RADAR TRENGGALEK– Bagi penggemar motor listrik Tirano, permasalahan suspensi depan yang keras sering kali menjadi keluhan utama. Banyak pengguna merasakan bantingan terlalu kaku, sehingga kurang nyaman untuk dikendarai. Baru-baru ini, Om Faiz membagikan tutorial modifikasi kaki-kaki Tirano, terutama fokus pada shok depan dan belakang, yang bisa membuat motor listrik adventure ini lebih nyaman dan stabil.
Menurut Om Faiz, shok depan bawaan Tirano memiliki tingkat kehalusan as yang kurang licin, sehingga mengurangi kenyamanan berkendara. Sebelumnya, beberapa modifikasi dilakukan dengan mengganti oli shok menjadi lebih encer, tetapi hasilnya tetap kurang memuaskan. Solusinya adalah mengganti shok depan bawaan dengan shok aftermarket KYB Zeto milik Yamaha NMAX. Diameter as 30 mm sama persis dengan Tirano, sehingga kompatibilitasnya tinggi. Namun, beberapa penyesuaian tetap diperlukan agar bisa dipasang dengan sempurna.
Modifikasi Shok Depan dan Sistem Rem
Untuk memasang shok depan NMAX, diperlukan penyesuaian pada as roda Tirano. As bawaan berdiameter 12 mm, sedangkan as shok NMAX 10 mm, sehingga perlu dilubangi agar sesuai. Selain itu, as rodanya diganti dengan as Supra X15 yang lebih pendek untuk memastikan kunci baut bisa terpasang dengan rapi.
Sistem rem juga ikut dimodifikasi. Tirano memiliki piringan rem di sisi kiri, sedangkan NMAX di sisi kanan. Kaliper rem depan pun diganti dengan kaliper NMAX Turbo. Bracket dan busing roda tetap kompatibel, sehingga tidak memerlukan perubahan besar. Selang rem pun dipindahkan dari kiri ke kanan agar sesuai dengan konfigurasi baru.
Biaya keseluruhan modifikasi shok depan termasuk pemasangan, bubut lubang as, dan penggantian kaliper, diperkirakan sekitar Rp250.000. Sementara harga KYB Zeto aftermarket NMAX dibanderol sekitar Rp850.000.
Modifikasi Suspensi Belakang
Untuk suspensi belakang, Om Faiz menilai performa bawaan Tirano sudah cukup baik. Shok belakang empuk dan nyaman, dengan panjang 350 mm, sama seperti milik Yamaha XMAX. Namun, untuk meningkatkan ground clearance dan mencegah motor nyangkut, bisa diganti dengan suspensi KTC Razer Pro untuk PCX 160 berukuran 365 mm. Suspensi ini memiliki preload yang dapat disesuaikan dan rebound yang bisa diatur sesuai preferensi, sehingga cocok untuk pemakaian boncengan maupun solo riding.
Harga KTC Razer Pro ini sekitar Rp800.000, dan pemasangannya sedikit lebih rumit karena beberapa komponen seperti baterai, separator, dan soket perlu dilepas dulu agar shok bisa terpasang dengan benar.
Hasil Modifikasi
Setelah modifikasi, shok depan dan belakang Tirano terasa jauh lebih nyaman. Depan empuk, belakang stabil, dan motor tidak mudah limbung. Handling jadi lebih mantap saat melewati polisi tidur atau jalan bergelombang, memberikan pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan. Penggunaan kaliper NMAX juga mempermudah perawatan karena suku cadangnya mudah dicari.
Proses modifikasi dilakukan di Pandawa Project, Cikarang, yang juga melayani anggota komunitas Tirano ID. Om Faiz menyarankan bagi pemilik Tirano yang ingin memodifikasi kaki-kaki motor agar menyiapkan budget sekitar Rp1,5 juta untuk part dan jasa pemasangan, tergantung jenis shok dan komponen yang dipilih.
Dengan langkah-langkah modifikasi ini, motor listrik Tirano tidak hanya lebih nyaman digunakan, tetapi juga tampil lebih siap untuk perjalanan jarak menengah hingga adventure ringan. Fitur teknologi dan performa motor tetap terjaga, sementara kenyamanan berkendara meningkat signifikan.
Editor : Cholifatun Nisak