RENGGALEK NJENGGELEK - Pasar mobil listrik nasional kembali diramaikan pendatang baru yang menawarkan konsep berbeda. Chery J6 hadir sebagai SUV listrik bergaya boxy futuristis yang tak hanya mengedepankan desain unik, tetapi juga kemampuan offroad serius serta performa buas di kelasnya.
Unit ini diperkenalkan langsung oleh reviewer otomotif ternama Fitra Eri setelah menjajalnya di markas besar Chery di Wuhu, Tiongkok.
Mobil listrik ini dipastikan segera dipasarkan resmi di Indonesia. Kehadirannya menarik perhatian karena menggabungkan desain SUV klasik bergaya kotak dengan teknologi elektrifikasi modern.
Sosoknya terlihat gagah dengan garis tegas, over fender besar, roof rail, serta pencahayaan serba LED yang menegaskan kesan futuristis.
Yang membuatnya berbeda dari SUV listrik lain adalah klaim sebagai EV pertama di Indonesia yang benar-benar siap diajak offroad.
Bukan sekadar tampilan, mobil ini dibekali sistem penggerak empat roda pintar bernama Intelligent Wheel Drive (IWD) yang mampu mendistribusikan torsi secara otomatis ke tiap roda sesuai kondisi medan.
Baca Juga: Dr Desi Kembali Pimpin IKA Unair Cabang Tulungagung
Desain Boxy Modern dan Fungsional
Tampilan luar Chery J6 mengusung konsep premium boxy design yang selama ini identik dengan SUV petualang. Ground clearance tinggi menjadi nilai jual utama, mencapai 200 mm saat kosong dan 170 mm saat terisi penuh. Angka tersebut membuatnya aman melintasi jalan berbatu hingga genangan air.
Sudut approach angle 31,8 derajat dan departure angle 34 derajat memastikan mobil mampu menanjak dan turun di medan ekstrem tanpa khawatir bumper terbentur. Kapabilitas tanjakan pun impresif karena sanggup melibas kemiringan hingga 55 persen.
Bagian buritan tak kalah unik. Alih-alih ban serep konvensional, tersedia kompartemen penyimpanan tambahan yang tetap mempertahankan aura SUV petualang. Bagasi belakang luas dengan konfigurasi kursi lipat 70:30 bahkan bisa rata lantai, membuat daya angkut semakin fleksibel.
Performa Gahar, Akselerasi Lampaui Klaim
Chery J6 tersedia dalam dua varian penggerak. Tipe pertama menggunakan sistem Rear Wheel Drive (RWD) bertenaga 184 HP dengan torsi 220 Nm. Akselerasi 0–100 km/jam diklaim 10,5 detik dengan jarak tempuh 426 km dari baterai 65,7 kWh.
Varian tertinggi menjadi yang paling menarik karena mengusung Intelligent Wheel Drive alias All Wheel Drive. Kombinasi dua motor listrik depan-belakang menghasilkan total tenaga 279 HP dan torsi tambahan signifikan.
Secara teori, akselerasi 0–100 km/jam dicapai dalam 6,5 detik. Namun saat diuji langsung, catatan waktunya justru tembus 5,7 detik. Artinya performanya melampaui klaim pabrikan. Respons pedal terasa spontan namun tetap halus, memberikan sensasi berkendara bertenaga khas mobil listrik modern.
Baterai lebih besar berkapasitas 69,7 kWh membuat jarak tempuh varian AWD mencapai 418 km. Efisiensi energi diklaim berada di kisaran 6 km/kWh, angka yang tergolong realistis untuk SUV listrik berbodi besar.
Fast Charging dan Fitur V2L
Kemudahan pengisian daya menjadi nilai tambah. Mobil ini sudah memakai port pengisian standar CCS2 yang kompatibel dengan jaringan SPKLU nasional. Pengisian AC mendukung hingga 6,6 kW, sementara DC fast charging mampu menerima daya 85 kW.
Dengan fast charging, baterai dapat terisi dari 30 persen ke 80 persen hanya dalam 30 menit, cukup untuk menambah jarak tempuh lebih dari 200 km.
Fitur Vehicle to Load (V2L) juga tersedia, memungkinkan mobil menyuplai listrik eksternal hingga 220 volt. Fitur ini sangat berguna saat berkemah maupun kondisi darurat ketika rumah mengalami pemadaman.
Interior Futuristis Sarat Teknologi
Masuk ke kabin, nuansa modern langsung terasa lewat layar infotainment besar 15,6 inci dan panel instrumen digital 9 inci. Hampir seluruh pengaturan kendaraan terpusat di layar sentuh, menghadirkan kesan minimalis khas mobil masa depan.
Sistem audio premium dari Infinity dengan 12 speaker dan subwoofer menghadirkan kualitas suara jernih dan bertenaga.
Kenyamanan penumpang dimanjakan panoramic roof luas, jok berventilasi, fitur pijat kursi depan, ambient light 64 warna, hingga kabin senyap berkat kaca double glass. Ruang kaki belakang lega dengan lantai rata, meningkatkan kenyamanan perjalanan jauh bersama keluarga.
Fitur keselamatan pun lengkap. Enam airbag, 14 fitur ADAS, kamera 360 derajat, hingga DVR perekam perjalanan telah disematkan sebagai perlengkapan standar.
Baca Juga: Resmi Pimpin PAN Tulungagung, Rijal Abdulloh Siapkan Transformasi Parpol Modern
Siap Offroad dan Tahan Banjir
Sebagai SUV petualang listrik, Chery J6 dibekali pelindung baterai baja setebal 10 mm. Struktur bodi aluminium diklaim tahan karat hingga 30 tahun.
Mobil ini juga sanggup menerjang banjir setinggi 60 cm dengan aman. Sistem Intelligent Wheel Drive membuat distribusi tenaga tetap optimal di medan licin, pasir, lumpur, maupun bebatuan.
Baterai berteknologi Lithium Iron Phosphate (LFP) diklaim lebih tahan panas dan tidak mudah terbakar, bahkan saat terjadi benturan keras.
Harga Jadi Kejutan Besar
Semua keunggulan tersebut terasa makin menarik berkat estimasi harga yang mengejutkan. Chery J6 diperkirakan dijual di rentang Rp500–600 jutaan.
Di kisaran harga itu, konsumen biasanya hanya mendapat SUV listrik dua roda penggerak dengan tenaga dan fitur lebih terbatas. Kombinasi performa tinggi, kemampuan offroad, fitur premium, serta desain ikonik menjadikan mobil ini sebagai salah satu kandidat SUV listrik paling value for money tahun ini.
Baca Juga: Haji Her Sultan Madura Gelar Acara Selawat dan Bagi-bagi Uang, Istana 3 Hektar Jadi Sorotan Publik
Editor : Fadhilah Salsa Bella