TRNGGALEK NJENGGELEK– Skuter listrik premium Vespa Elettrica akhirnya bisa dicoba langsung setelah sebelumnya diperkenalkan kepada publik. Motor listrik dari merek legendaris asal Italia, Vespa, ini menghadirkan konsep kendaraan listrik yang tetap mempertahankan karakter khas skuter klasiknya.
Berbeda dengan banyak motor listrik lain yang beredar di pasaran, Vespa Elettrica dirancang dengan pendekatan yang mirip dengan motor bensin konvensional milik Vespa, khususnya model Vespa Primavera yang menjadi basis desainnya.
Motor listrik ini tidak menempatkan penggeraknya di dalam hub roda seperti kebanyakan sepeda motor listrik. Sebaliknya, motor listrik ditempatkan di sisi roda belakang, mirip posisi mesin pada Vespa bermesin bensin.
Motor Listrik 4 kW dengan Torsi Besar
Dari sisi performa, Vespa Elettrica menggunakan motor listrik dengan tenaga 4 kW atau sekitar 5,4 tenaga kuda (PS). Meski angka tersebut terlihat tidak terlalu besar, motor ini memiliki keunggulan pada torsi yang sangat tinggi.
Torsi yang dihasilkan bahkan diklaim setara dengan motor berkapasitas besar. Hal ini membuat akselerasi awal terasa kuat meskipun tenaga yang dihasilkan relatif kecil dibandingkan motor bensin.
Penyaluran tenaga juga terasa halus karena motor listrik tidak langsung terhubung dengan roda belakang. Sistemnya menggunakan reduction gear terlebih dahulu sebelum tenaga disalurkan ke roda, sehingga tarikan terasa lebih smooth tanpa hentakan.
Baterai 4,2 kWh dengan Dua Mode Berkendara
Untuk sumber energinya, Vespa Elettrica dibekali baterai berkapasitas 4,2 kWh. Baterai ini ditempatkan di bawah jok namun tetap menyisakan ruang bagasi yang cukup luas.
Bagasi motor masih mampu menampung satu helm meskipun di dalamnya juga terdapat adaptor pengisian daya.
Motor listrik ini menawarkan dua mode berkendara, yaitu:
-
Mode Eco dengan jarak tempuh hingga 100 km
-
Mode Power dengan jarak tempuh sekitar 70 km
Perbedaan kedua mode ini terletak pada respons akselerasi dan penggunaan daya baterai.
Mode Eco dirancang untuk penggunaan hemat energi dengan akselerasi yang lebih lembut. Sementara mode Power memberikan respons gas yang lebih agresif sehingga motor terasa lebih bertenaga.
Sistem Pengisian Daya Praktis
Salah satu kelebihan Vespa Elettrica adalah sistem pengisian daya yang praktis.
Port charger ditempatkan di bagian depan motor, tepat di area yang biasanya menjadi posisi tangki bensin pada Vespa konvensional.
Motor ini sudah dilengkapi kabel charger bawaan yang langsung terhubung dengan kendaraan. Pengguna hanya perlu mencolokkannya ke stop kontak rumah tanpa memerlukan adaptor besar tambahan.
Waktu pengisian daya baterai berkisar antara 4 hingga 8 jam, tergantung kondisi baterai saat mulai diisi.
Pengalaman Berkendara Tetap Khas Vespa
Saat dikendarai, Vespa Elettrica tetap menghadirkan posisi duduk yang identik dengan skuter klasik Vespa.
Posisi setang yang lebar dan pijakan kaki yang lega membuat pengendara merasa santai ketika digunakan untuk perjalanan dalam kota.
Suspensi yang digunakan juga masih mempertahankan karakter Vespa. Di bagian depan, motor ini menggunakan single arm trailing suspension, sebuah desain khas Vespa yang sulit ditiru oleh motor listrik lain.
Sementara di bagian belakang terdapat single shock absorber yang dapat diatur tingkat kekerasannya hingga empat tingkat.
Karakter suspensi tersebut memberikan keseimbangan antara kenyamanan dan stabilitas, terutama ketika motor digunakan pada kecepatan lebih tinggi atau saat menikung.
Fitur Digital Modern
Sebagai skuter listrik modern, Vespa Elettrica dilengkapi panel instrumen TFT digital penuh.
Layar ini menampilkan berbagai informasi penting seperti:
-
Kecepatan kendaraan
-
Indikator baterai
-
Trip meter dan odometer
-
Indikator akselerasi
-
Indikator regenerative braking
Motor ini juga memiliki fitur regenerative braking yang dapat diatur dalam dua level berbeda untuk membantu mengisi ulang baterai saat pengereman.
Selain itu, kendaraan ini dapat terhubung dengan smartphone melalui aplikasi Vespa Mia, sehingga pengendara bisa mengakses berbagai informasi kendaraan langsung dari ponsel.
Perbedaan dengan Vespa Bensin
Meski menggunakan basis desain Vespa Primavera, terdapat beberapa perbedaan pada model listrik ini.
Dimensi Vespa Elettrica sedikit lebih lebar dan memiliki wheelbase yang lebih panjang. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh desain spion yang lebih panjang serta penyesuaian struktur rangka untuk baterai.
Selain itu, ukuran velg belakang juga berbeda. Pada Vespa Elettrica, roda belakang menggunakan velg 11 inci, sedangkan Primavera menggunakan velg 12 inci.
Harga Premium
Sebagai produk yang diimpor langsung dari Italia, Vespa Elettrica dijual dengan harga yang cukup tinggi.
Skuter listrik ini dibanderol sekitar Rp198 juta on the road di Indonesia.
Harga tersebut membuatnya berada di segmen premium dan sejajar dengan beberapa model Vespa edisi spesial.
Kesimpulan
Dengan desain klasik, teknologi listrik modern, serta performa yang tetap mempertahankan karakter berkendara khas Vespa, Vespa Elettrica menawarkan pengalaman berkendara yang berbeda dari kebanyakan motor listrik di pasaran.
Meski harganya tergolong sangat tinggi, skuter listrik ini menjadi pilihan menarik bagi pecinta Vespa yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan tanpa kehilangan identitas skuter Italia yang ikonik.
Editor : Cholifatun Nisak