Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Mobil Listrik Murah untuk Anak Muda: Dari Tata Nano Hingga Mahindra dengan Harga Mulai Rp13 Juta

Cholifatun Nisak • Minggu, 15 Maret 2026 | 15:15 WIB
Mobil listrik murah kini hadir di Indonesia, mulai dari Jangli, Tata Nano, hingga Mahindra e2o dengan harga mulai Rp13 juta hingga Rp57,5 juta.
Mobil listrik murah kini hadir di Indonesia, mulai dari Jangli, Tata Nano, hingga Mahindra e2o dengan harga mulai Rp13 juta hingga Rp57,5 juta.

TRENGGALEK NJENGGELEK– Di era modern ini, kendaraan listrik tak lagi identik dengan harga mahal. Kini, sejumlah produsen menghadirkan mobil listrik dengan harga yang tergolong murah, bahkan setara dengan motor konvensional. Ini menjadi alternatif menarik bagi masyarakat yang ingin beralih dari motor ke mobil tanpa harus menguras kantong.

Salah satu contoh mobil listrik murah yang menarik perhatian adalah Jangli, kendaraan mungil yang menawarkan kenyamanan meski dengan harga terjangkau. Mobil ini memiliki dimensi 2.500 mm panjang, 1.600 mm lebar, dan 1.800 mm tinggi, mampu menampung hingga empat penumpang. Desain lampu unik dan fitur penyimpanan yang memadai membuat kendaraan ini terlihat modern. Harga yang ditawarkan juga sangat terjangkau, yakni sekitar Rp13 juta, setara dengan motor bekas, meski kecepatan maksimalnya hanya 30 km/jam dengan waktu pengisian baterai sekitar 6 jam.

Selain Jangli, ada Tata Nano, mobil mungil asal India yang kini mulai populer di Indonesia. Tata Nano memiliki kapasitas empat penumpang dan dirancang untuk efisiensi bahan bakar. Dengan harga sekitar Rp20–25 juta, mobil ini menyediakan beberapa fasilitas dasar seperti AC dan mesin yang responsif. Generasi terbaru, GenX Nano, hadir dengan kapasitas baterai 644 PC, teknologi multipoint full injection, serta transmisi otomatis yang memudahkan penggunaan di perkotaan. Mobil ini mampu menempuh kecepatan hingga 105 km/jam, menjadikannya cukup kompetitif untuk mobil listrik murah di pasaran.

Selanjutnya, ada mobil listrik asal India lainnya yang juga menarik perhatian, yakni Mahindra e2o. Mobil ini dibanderol sekitar Rp57,5 juta. Meskipun harga relatif murah, Mahindra e2o menawarkan fitur yang cukup lengkap, seperti AC, power outlet, dan pengaturan setir yang nyaman bagi pengendara. Mobil ini menggunakan baterai 8 kW yang mampu menempuh jarak hingga 80 km dalam sekali pengisian penuh. Kendati demikian, mobil ini belum dilengkapi airbag dan sistem ABS, sehingga perlu diperhatikan aspek keselamatan saat berkendara.

Secara umum, tren mobil listrik murah ini menunjukkan bahwa teknologi kendaraan ramah lingkungan semakin terjangkau. Selain bisa digunakan untuk konsumsi pribadi, mobil-mobil tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk bisnis transportasi, misalnya sebagai armada ojek atau taksi listrik mini, sehingga memberikan nilai lebih bagi pemiliknya.

Baca Juga: Charged Baycat, Motor Listrik dengan Fast Charging 40 Menit dan Jarak Tempuh Hingga 170 Km

Keunggulan utama dari mobil listrik murah adalah biaya operasional yang rendah. Selain harga pembelian yang kompetitif, pengisian baterai relatif hemat dibandingkan bahan bakar konvensional. Dengan kapasitas baterai yang memadai, pengguna dapat menempuh jarak harian tanpa khawatir kehabisan daya.

Namun, ada juga beberapa keterbatasan yang perlu diperhatikan. Sebagian besar mobil listrik murah memiliki kapasitas kecepatan rendah, fitur keselamatan minimal, dan ruang bagasi terbatas. Misalnya, Jangli hanya bisa melaju hingga 30 km/jam, sementara Tata Nano menawarkan fasilitas dasar dengan kecepatan maksimum 105 km/jam. Mahindra e2o menawarkan performa lebih baik, tapi tetap tidak memiliki sistem keselamatan tambahan seperti ABS atau airbag.

Meski demikian, mobil listrik murah tetap menjadi pilihan menarik bagi masyarakat yang ingin memulai penggunaan kendaraan ramah lingkungan. Dengan harga mulai dari Rp13 juta hingga Rp57,5 juta, kendaraan ini memungkinkan masyarakat dari berbagai kalangan untuk beralih ke mobil listrik.

Selain itu, desain eksterior dan interior juga mulai lebih modern dan nyaman. Sebagian mobil kini sudah dilengkapi dashboard digital, layar sentuh, dan sistem pendingin yang memadai, sehingga pengalaman berkendara tetap nyaman meski menggunakan mobil dengan harga terjangkau.

Kesimpulannya, mobil listrik murah kini hadir sebagai solusi transportasi praktis dan ramah lingkungan. Dari Jangli, Tata Nano, hingga Mahindra e2o, pilihan kendaraan ini memungkinkan masyarakat memiliki mobil tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Sebelum membeli, penting untuk mempertimbangkan kecepatan, kapasitas baterai, fitur keselamatan, dan kenyamanan, agar kendaraan yang dipilih sesuai dengan kebutuhan harian.

Dengan inovasi yang terus berkembang, bukan tidak mungkin di masa depan harga mobil listrik akan semakin terjangkau, sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat kendaraan ramah lingkungan ini.

Baca Juga: United C2000 Resmi Meluncur, Motor Listrik Bergaya Neo-Klasik dengan Jarak Tempuh Hingga 130 Km

 

Editor : Cholifatun Nisak
#Tata Nano #Mahindra e2o #Jangli #Mobil listrik Murah #harga