TRENGGALEK NJENGGELEK- Pasar mobil listrik di Indonesia kembali memanas dengan hadirnya dua pemain baru yang langsung menarik perhatian, yaitu Wooling RV dan BYD Eto One. Kedua model ini menawarkan keunggulan masing-masing, dari harga terjangkau hingga performa tinggi, memicu persaingan sengit di segmen mobil listrik perkotaan dan antar kota.
Wooling RV, Mobil Listrik Perkotaan dengan Harga Terjangkau
Wooling RV hadir dengan desain futuristis yang cocok untuk mobilitas di kota besar. Mobil mungil ini menawarkan dua pilihan baterai: 17,3 kWh dengan jarak tempuh 200 km, dan 26,7 kWh yang mampu menempuh hingga 300 km. Sistem penggerak belakang (rear wheel drive) menghasilkan tenaga 39,5 TK dan torsi 110 Nm.
Varian Light ditawarkan mulai Rp184 juta, Lite 300 km Rp195 juta, dan Pro Rp252 juta. Fitur modern seperti IOV dan layar sentuh 10,25 inci tersedia pada varian Pro, meningkatkan kenyamanan pengemudi. Proses pengisian baterai menggunakan AC 2,0 kW membutuhkan sekitar 8,5 jam, sementara AC charging 6,6 kW di varian long range hanya 4 jam.
Baca Juga: Mahindra e2o: Mobil Listrik Murah di Indonesia dengan Harga Setara Dua NMAX
Keunggulan Wooling RV adalah harga yang ramah di kantong serta kelincahan tinggi di jalan perkotaan. Cocok bagi konsumen yang membutuhkan mobil listrik ringkas dan praktis untuk mobilitas harian.
BYD Eto One, Mobil Listrik Jarak Jauh dengan Fitur Lengkap
Sementara itu, BYD Eto One menawarkan desain hatchback modern dengan velg 16 inci dan kapasitas lima penumpang. Dibangun di atas e-platform 3.0, mobil ini menggunakan teknologi blade battery canggih yang mampu meningkatkan keamanan dan daya tahan baterai. Varian dynamic hadir dengan kapasitas 30,08 kWh untuk jarak tempuh 300 km NEDC, sedangkan varian premium 38,88 kWh dapat menempuh 380 km.
BYD Eto One memiliki tenaga 73 TK dengan torsi 135 Nm dan penggerak roda depan (front wheel drive). Akselerasinya responsif, sementara fitur keselamatan premium mencakup 6 airbag, kamera belakang, TPMS, sensor parkir, EBD, ESC/TCS, Hill Start Assist, cruise control, electric parking brake, dan auto brake hold. Fitur hiburan juga lengkap, seperti infotainment floating 10,1 inci, Apple CarPlay, Android Auto, digital instrument cluster 7 inci, serta wireless charging pad.
Pengisian baterai menggunakan fast charging/DC hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit dari 30% hingga 80%, membuat mobil ini ideal untuk perjalanan antar kota. Harga Eto One dipatok mulai Rp195 juta untuk varian dynamic dan Rp235 juta untuk varian premium long range.
Persaingan yang Menarik di Pasar Mobil Listrik Indonesia
Perbandingan kedua mobil ini menampilkan fokus yang berbeda: Wooling RV lebih menonjol pada desain unik, kelincahan, dan harga terjangkau, sedangkan BYD Eto One unggul di performa, jarak tempuh, dan fitur keselamatan. Konsumen kini memiliki pilihan strategis: mobil listrik murah dan praktis untuk perkotaan atau mobil listrik bertenaga dengan kapasitas baterai besar untuk perjalanan lebih jauh.
Menurut pengamat otomotif, kehadiran kedua model ini diprediksi akan memperluas segmen mobil listrik di Indonesia, sekaligus mendorong produsen lain untuk menghadirkan inovasi lebih agresif. Diskon besar-besaran pada Wooling RV, serta teknologi fast charging pada BYD Eto One, menjadi senjata masing-masing dalam merebut perhatian konsumen.
Dengan tren mobilitas yang terus berubah dan kesadaran lingkungan yang meningkat, mobil listrik semakin menjadi pilihan utama. Konsumen di perkotaan kini tidak hanya mencari harga murah, tapi juga efisiensi, keamanan, dan kenyamanan berkendara. Kombinasi keunggulan tersebut membuat persaingan Wooling RV dan BYD Eto One patut untuk terus diikuti oleh pecinta otomotif.
Baca Juga: Charged Baycat, Motor Listrik dengan Fast Charging 40 Menit dan Jarak Tempuh Hingga 170 Km
Editor : Cholifatun Nisak