TRENGGALEK NJENGGELEK- Pasar mobil listrik di Indonesia kini tidak hanya menghadirkan unit baru, tetapi juga kendaraan bekas pameran yang menarik bagi penggemar DIY atau pengusaha kendaraan listrik. Salah satu yang sedang ramai diperbincangkan adalah mobil listrik roda empat bekas pameran dengan tegangan baterai 72 volt, kondisi mulus, dan setir kiri. Meskipun tidak dilengkapi surat-surat, kendaraan ini menarik perhatian karena kualitas komponennya yang masih prima.
Kondisi Unit dan Fitur
Mobil listrik bekas pameran ini berasal dari merk Taking, perusahaan yang selama ini dikenal memproduksi truk dan bus listrik. Meski paling kecil dari lini mereka, mobil ini hadir dengan dashboard lengkap yang sudah dilengkapi AC, sistem Double Din, tuas transmisi maju-netral-mundur, dan hand rem. Bagasi kendaraan juga cukup luas dan terdapat soket charger bawaan.
Baca Juga: 5 Mobil Listrik Murah 2026 Wajib Beli Sebelum Subsidi Dicabut, Harga Masih Ramah Kantong
Kendaraan ini bisa menampung hingga empat orang penumpang, dengan power window dan central lock yang masih berfungsi. Semua MCB, controller, dan komponen kelistrikan lainnya dalam kondisi mulus, karena unit ini memang hanya digunakan untuk display atau pameran, bukan untuk operasional jalan raya.
Kaki-Kaki dan Sistem Rem
Secara teknis, mobil listrik ini menggunakan ban ring 13, dengan rem drum di bagian belakang dan rem cakram di bagian depan. Sistem suspensi dan struktur rangka juga masih dalam kondisi prima karena unit belum dipakai secara ekstensif. Komponen penting seperti controller dan konektor baterai dipasang dengan rapi, sehingga bagi penggemar otomotif yang ingin merakit ulang atau memodifikasi, mobil ini bisa menjadi “starter kit” berkualitas.
Potensi Penggunaan
Mengingat mobil ini tanpa surat-surat, penggunaannya memang terbatas untuk display, proyek riset, atau rakitan kendaraan listrik. Namun, unit ini sangat ideal bagi mereka yang ingin mempelajari sistem kelistrikan mobil listrik, mulai dari kontroler, baterai 72 volt, sistem penggerak roda, hingga pengaturan AC. Dengan kondisi komponen yang masih mulus, unit ini juga bisa digunakan sebagai bahan edukasi untuk pelatihan teknisi mobil listrik atau prototipe kendaraan listrik skala kecil.
Interior dan Desain
Interior mobil listrik bekas pameran ini dirancang fungsional namun cukup nyaman. Kursi depan single seat, sementara kursi belakang cukup untuk dua penumpang. Dashboard modern dengan AC dan sistem hiburan Double Din mempermudah pengaturan suhu dan kontrol audio. Posisi tuas transmisi di tengah dan hand rem dekat pengemudi memudahkan manuver di area sempit, seperti pameran atau area perkantoran.
Komponen dan Sistem Kelistrikan
Bagian baterai menggunakan tegangan 72 volt dengan sistem controller yang masih terpasang rapi di bawah jok belakang. Setiap komponen utama, termasuk lampu, soket charger, dan MCB, berada dalam kondisi siap pakai. Mobil listrik ini juga dilengkapi fitur keamanan dasar, seperti central lock dan indikator daya, sehingga bisa dipelajari atau dimodifikasi tanpa harus membeli komponen baru.
Kesimpulan
Mobil listrik roda empat bekas pameran 72 volt ini menjadi pilihan menarik bagi mereka yang ingin mengutak-atik atau mempelajari teknologi kendaraan listrik secara praktis. Kondisi unit yang masih mulus, sistem kelistrikan lengkap, dan fitur dasar seperti AC, power window, dan rem cakram depan, membuat mobil ini layak dimanfaatkan untuk display, edukasi, atau proyek riset kendaraan listrik. Meskipun tidak bisa digunakan di jalan raya karena tanpa surat-surat, nilai edukasi dan potensinya cukup besar bagi penggemar otomotif dan teknologi ramah lingkungan.
Dengan semakin meningkatnya minat terhadap kendaraan listrik di Indonesia, unit bekas pameran semacam ini bisa menjadi pintu masuk bagi teknisi muda dan pengusaha yang ingin belajar lebih jauh tentang mobil listrik.
Editor : Cholifatun Nisak