RADAR TULUNGAGUNG - Review BYD Atto 1 menjadi topik panas di industri otomotif setelah mobil listrik murah dari BYD ini resmi hadir dengan harga mulai Rp195 juta. Kehadirannya langsung mengguncang pasar karena menawarkan spesifikasi dan desain yang jauh di atas mobil konvensional di kelas harga serupa.
Review BYD Atto 1 menunjukkan bahwa mobil ini bukan sekadar kendaraan listrik entry-level. Dengan harga di bawah Rp200 juta, mobil ini justru membawa teknologi modern dan tampilan futuristik yang biasanya hanya ditemukan di segmen lebih tinggi.
Review BYD Atto 1 juga menarik perhatian karena model ini sebenarnya merupakan versi facelift dari model global bernama Seagull. Di Indonesia, mobil ini diposisikan sebagai varian paling terjangkau yang menemani model SUV populer seperti BYD Atto 3.
Desain Futuristik dan Dimensi Kompak
Secara tampilan, BYD Atto 1 hadir dengan desain yang sporty dan modern. Bagian depan dan belakang mengalami perubahan pada versi facelift, memberikan kesan lebih segar dibanding generasi sebelumnya.
Dimensinya tergolong kompak, mirip dengan mobil LCGC seperti Agya atau Brio, sehingga sangat cocok digunakan di perkotaan. Namun, berbeda dengan tren crossover, Atto 1 tetap mempertahankan desain hatchback yang lebih sporty.
Lampu LED dengan desain unik serta penggunaan velg racing 16 inci semakin memperkuat kesan modern pada mobil ini.
Performa dan Jarak Tempuh Jadi Keunggulan
Salah satu hal yang paling menarik dari review BYD Atto 1 adalah performanya. Mobil ini dibekali motor listrik dengan tenaga sekitar 75 PS dan torsi 135 Nm.
Tersedia dua varian, yaitu Dynamic dan Premium. Perbedaan utama terletak pada kapasitas baterai dan jarak tempuh.
Varian Dynamic mampu menempuh jarak hingga 300 km, sementara varian Premium mencapai sekitar 380 km. Angka ini cukup impresif untuk mobil listrik di kelas harga entry-level.
Pengisian daya juga sudah mendukung fast charging dengan standar CCS2, meskipun daya maksimum berbeda antara kedua varian.
Interior Lebih Mewah dari LCGC
Masuk ke dalam kabin, review BYD Atto 1 menunjukkan kualitas yang cukup mengejutkan. Desain interior terasa modern dengan banyak lekukan khas BYD.
Material yang digunakan memang masih didominasi plastik, namun beberapa bagian sudah dilapisi bahan empuk yang meningkatkan kenyamanan.
Head unit sudah mendukung Android Auto dan Apple CarPlay secara wireless, dilengkapi konektivitas 4G serta berbagai fitur hiburan.
Meski tidak dilengkapi kamera 360 derajat dan ADAS, mobil ini tetap memiliki fitur penting seperti TPMS, sensor parkir, dan kamera belakang.
Fitur dan Teknologi Cukup Lengkap
Dari sisi fitur, BYD Atto 1 menawarkan berbagai teknologi yang cukup lengkap untuk kelasnya. Tersedia mode berkendara, regenerative braking, serta berbagai pengaturan kendaraan melalui layar infotainment.
Namun, beberapa fitur canggih seperti ADAS dan kamera 360 derajat belum tersedia. Hal ini menjadi kompromi yang wajar mengingat harga yang ditawarkan sangat kompetitif.
Meski begitu, fitur keselamatan seperti airbag hingga pilar serta rem cakram di semua roda tetap menjadi nilai plus.
Kabin dan Bagasi, Cukup untuk Kebutuhan Harian
Ruang kabin belakang cukup lega untuk penumpang dengan tinggi sekitar 170 cm. Namun, untuk tiga penumpang dewasa, ruangnya terasa agak sempit.
Bagasi juga tidak terlalu besar, tetapi masih cukup untuk kebutuhan harian. Kursi belakang dapat dilipat untuk menambah kapasitas, meski belum menghasilkan lantai yang rata.
Ancaman Serius untuk Mobil LCGC
Kehadiran BYD Atto 1 menjadi ancaman serius bagi mobil bensin di segmen LCGC. Dengan harga yang bersaing, konsumen kini mendapatkan kendaraan listrik bebas BBM dengan fitur lebih modern.
Selain itu, biaya operasional yang lebih rendah membuat mobil ini semakin menarik bagi masyarakat perkotaan.
Jika tren ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin mobil listrik seperti Atto 1 akan menjadi pilihan utama di kelas entry-level.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula