Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Terungkap! Review Honda Fit Hybrid 2012: Jarang di Indonesia, Konsumsi BBM Tembus 27 Km/L?

Divka Vance Yandriana • Rabu, 18 Maret 2026 | 21:02 WIB
Review Honda Fit Hybrid 2012: mobil langka di Indonesia dengan konsumsi BBM hingga 27 km/l dan teknologi hybrid IMA.
Review Honda Fit Hybrid 2012: mobil langka di Indonesia dengan konsumsi BBM hingga 27 km/l dan teknologi hybrid IMA.

JAKARTA – Kehadiran Honda Fit Hybrid menjadi sorotan karena statusnya yang langka di Indonesia. Mobil hybrid yang sempat dipasarkan di Jepang, Thailand, dan Malaysia ini tidak masuk resmi ke Tanah Air pada awal kemunculannya sekitar 2012.

Alasan utama Honda Fit Hybrid absen di Indonesia kala itu adalah regulasi. Sebelum 2020, mobil hybrid dikenakan pajak tinggi karena dianggap memiliki dua mesin, yakni mesin bensin dan motor listrik. Akibatnya, harga jual menjadi tidak kompetitif.

Kini, setelah regulasi berubah, mobil hybrid mulai banyak bermunculan di Indonesia. Namun, unit lama seperti Honda Fit Hybrid justru menjadi incaran karena keunikannya dan statusnya sebagai pionir teknologi hybrid di kelas hatchback.

Baca Juga: Perbandingan 3 Motor Listrik Honda: Jarak Tempuh, Kecepatan, hingga Waktu Cas, Mana Paling Worth It?

Teknologi Hybrid IMA, Bukan Hybrid Biasa

Honda Fit Hybrid menggunakan sistem Integrated Motor Assist (IMA), yaitu teknologi hybrid khas Honda. Sistem ini berada di antara mild hybrid dan full hybrid.

Motor listriknya menghasilkan tenaga sekitar 14 hp dengan torsi 78 Nm, yang berfungsi membantu akselerasi di putaran bawah. Berbeda dengan hybrid milik Toyota yang bisa berjalan full EV, sistem IMA tetap mengandalkan mesin bensin sebagai penggerak utama.

Unit yang diuji merupakan versi CBU Jepang dengan mesin 1.300 cc yang mampu menghasilkan tenaga 88 hp dan torsi 121 Nm. Kombinasi ini memberikan karakter berkendara yang cukup responsif, terutama di kecepatan rendah.

Baca Juga: JAECOO J8 SHS AWD hadir dengan 530 HP, 0-100 5 detik, dan range 1400 km. Super SUV premium ini dibanderol di bawah Rp850 juta.

Desain Mirip Jazz, Tapi Lebih Premium

Secara tampilan, Honda Fit Hybrid sangat mirip dengan Honda Jazz generasi GE8 yang dikenal di Indonesia. Namun, terdapat sejumlah perbedaan, seperti grille depan, aksen lampu kebiruan, serta panoramic glass roof yang memberikan kesan lebih mewah.

Bagian belakang juga mengalami sentuhan berbeda, terutama pada desain lampu kombinasi dan spoiler yang lebih minimalis. Meski bentuk dasarnya sama, nuansa yang ditawarkan terasa lebih elegan dibanding Jazz konvensional.

Baca Juga: Rekomendasi Mobil Sedan Tahun 90-an Murah Terbaik 2026: Mesin Bandel, Nyaman Harian, Harga Mulai Rp20 Jutaan

Interior Fleksibel dan Canggih di Masanya

Masuk ke kabin, keunggulan khas Honda tetap terasa, terutama pada pengaturan ruang. Honda Fit Hybrid dibekali fitur “Magic Seat” yang memungkinkan kursi belakang dilipat ke atas untuk membawa barang tinggi.

Selain itu, mobil ini sudah menggunakan AC digital, keyless entry, serta berbagai fitur yang tergolong canggih pada masanya. Bahkan terdapat seat heater dan port multimedia, fitur yang jarang ditemukan di hatchback era tersebut.

Namun, posisi baterai hybrid berada di bagian belakang, sehingga tidak tersedia ban serep dan digantikan dengan tire repair kit.

Sensasi Berkendara: Halus dan Efisien

Saat dikendarai, Honda Fit Hybrid menawarkan pengalaman berkendara yang unik. Motor listrik membantu akselerasi awal, memberikan sensasi “dorongan halus” khas mobil hybrid.

Meski demikian, mesin tidak sepenuhnya mati saat mode EV aktif, berbeda dengan hybrid modern. Sistem ini dirancang untuk menjaga efisiensi tanpa mengorbankan keseimbangan bobot kendaraan.

Handling tetap menjadi keunggulan, khas Honda, dengan suspensi yang masih nyaman meski unit sudah mengalami modifikasi.

Konsumsi BBM Sangat Irit

Salah satu daya tarik utama Honda Fit Hybrid adalah efisiensi bahan bakarnya. Berdasarkan klaim, mobil ini mampu menempuh hingga 27 km per liter.

Angka tersebut menjadikannya salah satu hatchback paling irit di kelasnya, bahkan hingga saat ini. Efisiensi ini didukung oleh kombinasi mesin kecil 1.300 cc dan bantuan motor listrik IMA.

Kesimpulan: Hatchback Hybrid Langka yang Layak Diburu

Secara keseluruhan, Honda Fit Hybrid merupakan mobil unik dengan kombinasi efisiensi, teknologi, dan kenyamanan. Meski bukan hybrid full EV, sistem IMA tetap memberikan manfaat nyata dalam konsumsi bahan bakar.

Dengan statusnya yang langka di Indonesia, mobil ini cocok bagi pecinta otomotif yang menginginkan sesuatu yang berbeda. Terlebih, kehadirannya menjadi bagian penting dari evolusi kendaraan hybrid sebelum era elektrifikasi berkembang pesat seperti sekarang.

Editor : Divka Vance Yandriana
#honda #hybrid #honda jazz