Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Honda Jazz GE8 Modifikasi Hybrid Ala JDM Ini Bikin Melongo, Biaya Tembus Rp500 Juta tapi Tetap Tampil Clean!

Divka Vance Yandriana • Rabu, 18 Maret 2026 | 21:30 WIB
Honda Jazz GE8 modifikasi hybrid tampil clean ala JDM, habiskan hingga Rp500 juta dan digarap selama 5 tahun.
Honda Jazz GE8 modifikasi hybrid tampil clean ala JDM, habiskan hingga Rp500 juta dan digarap selama 5 tahun.

JAKARTA - Tren Honda Jazz GE8 modifikasi hybrid kembali mencuri perhatian pecinta otomotif Tanah Air. Kali ini, sebuah Honda Jazz GE8 lansiran 2013 tampil beda dengan konsep clean hybrid ala Jepang yang digarap serius selama lima tahun. Meski bukan hybrid asli, tampilan mobil ini sukses menipu mata berkat detail modifikasi yang sangat presisi.

Konsep Honda Jazz GE8 modifikasi hybrid ini berangkat dari keinginan sang pemilik, Gilang, yang ingin tampil beda tanpa meninggalkan kesan standar. Alih-alih mengikuti aliran umum seperti Type S atau modulo, ia justru memilih jalur unik: mengadopsi tampilan Honda Fit hybrid versi Jepang.

Perjalanan modifikasi ini dimulai secara tidak sengaja saat pandemi COVID-19. Kerusakan pada speedometer akibat disinfektan justru menjadi titik awal perubahan besar. Dari situ, Gilang mulai mengganti berbagai komponen dengan versi hybrid Jepang.

Baca Juga: 7 HP Oppo Rp3 Jutaan Terbaik 2026: Dari A Series hingga Reno, Ini Pilihan Paling Worth It!

Eksterior Clean, Detail Maksimal

Dari sisi eksterior, perubahan paling mencolok terlihat pada warna bodi. Warna asli abu-abu metalik diganti menjadi super platinum aqua metallic, yang sekilas tampak seperti hijau telur asin. Warna ini memberikan kesan fresh sekaligus berbeda di jalan.

Bagian depan mengusung grille Honda Fit GP4 lengkap dengan LED biru khas hybrid. Komponen ini sendiri memiliki harga pasaran sekitar Rp6,5 juta hingga Rp7 juta dalam kondisi bekas. Headlamp dan foglamp juga menggunakan aksesoris Honda Access untuk mempertahankan nuansa OEM+.

Velg yang digunakan merupakan Honda Fit 10th Anniversary, dipadukan dengan ban Yokohama BlueEarth yang identik dengan kendaraan hybrid. Detail kecil seperti spion blue mirror, side visor, hingga emblem hybrid semakin menguatkan konsep yang diusung.

Baca Juga: 10 HP Oppo 2 Jutaan Terbaik 2026, Kamera 50 MP dan Baterai Jumbo Jadi Andalan!

“Gue pengen mobil tetap kelihatan standar, tapi beda dari yang lain,” ujar Gilang.

Interior Berasa Mobil Jepang Asli

Masuk ke dalam kabin, nuansa Jepang semakin terasa. Speedometer sudah menggunakan versi GP4 yang dilengkapi mode berkendara seperti sport dan normal. Head unit diganti, lengkap dengan sistem audio aftermarket dari merek Getters.

Tak hanya itu, mobil ini juga dilengkapi berbagai fitur tambahan seperti wireless charger, dashcam, hingga radar detector khas mobil Jepang. Jok dan panel interior turut di-upgrade dengan aksen dan material yang lebih premium.

Salah satu detail menarik adalah penggunaan AC digital full elektrik, yang menjadi salah satu rekomendasi utama bagi pemilik Jazz yang ingin melakukan upgrade. Selain itu, panoramic roof juga dipasang dengan biaya mencapai Rp35 juta.

Baca Juga: Komparasi Double Cabin Terbaik 2026: Toyota Hilux vs Triton vs Ranger vs D-Max vs Navara, Mana Paling Tangguh & Irit?

Modifikasi Bertahap Selama 5 Tahun

Proses pembangunan mobil ini tidak instan. Gilang mengaku mengerjakan modifikasi secara bertahap selama lima tahun. Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan budget sekaligus mencari parts original Jepang yang tidak mudah didapat.

Beberapa komponen bahkan harus didatangkan dari luar negeri dengan risiko kerusakan saat pengiriman. “Kaca depan sama bagasi pernah pecah waktu kirim,” ungkapnya.

Total biaya yang dihabiskan pun tidak main-main. Untuk mencapai kondisi saat ini, estimasi dana yang dikeluarkan berkisar antara Rp450 juta hingga Rp500 juta.

Bukan Soal Mesin, Tapi Kepuasan

Menariknya, modifikasi ini tidak menyentuh sektor mesin secara signifikan. Fokus utama tetap pada tampilan dan kenyamanan. Meski menggunakan beberapa part hybrid, mobil ini tidak benar-benar diubah menjadi hybrid secara fungsional.

Menurut Gilang, modifikasi adalah soal kepuasan pribadi, bukan sekadar pamer atau mengikuti tren. Ia juga menegaskan bahwa membangun mobil harus sesuai selera sendiri agar tidak ada penyesalan di kemudian hari.

“Modifikasi buat diri sendiri, bukan buat orang lain,” tegasnya.

Bagi pemilik Honda Jazz GE8 yang ingin mengikuti konsep serupa, ia menyarankan untuk memulai dari bagian penting seperti AC digital, panoramic roof, dan sistem keyless. Setelah itu, barulah fokus ke eksterior seperti lampu, grille, dan warna bodi.

Dengan konsep yang matang dan eksekusi detail, Honda Jazz GE8 modifikasi hybrid ini membuktikan bahwa tampilan clean ala Jepang masih menjadi primadona di kalangan pecinta otomotif Indonesia.

Editor : Divka Vance Yandriana
#honda #honda jazz