Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Indomobil EMotor Tirano Viral, Desain Gagah Tapi Ada Kekurangan ? Ini Review Jujur 1 Minggu Pemakaian

Muhamad Ahsanul Wildan • Jumat, 20 Maret 2026 | 20:00 WIB
Indomobil EMotor Tirano viral dengan desain adventure, tapi review 1 minggu ungkap kekurangan ergonomi dan baterai.
Indomobil EMotor Tirano viral dengan desain adventure, tapi review 1 minggu ungkap kekurangan ergonomi dan baterai.

RADAR TULUNGAGUNG - Motor listrik Indomobil EMotor Tirano tengah menjadi perbincangan karena tampil beda dengan konsep adventure.

Namun di balik desainnya yang mencolok, terdapat sejumlah catatan penting dari pengalaman penggunaan harian.

Selama satu minggu pemakaian, Indomobil EMotor Tirano memang menawarkan keunggulan dari sisi tampilan dan fitur.

Namun, beberapa aspek ergonomi dan kenyamanan masih perlu perhatian lebih.

Motor listrik ini hadir dengan desain yang jauh dari kata biasa. Rangka besi yang mengelilingi bodi memberikan kesan kokoh, namun juga membuat tampilannya terasa cukup ramai dibanding motor listrik lain.

Baca Juga: Test Ride Motor Listrik Sprinto ke Bogor, Jarak 67 Km Boncengan, Fast Charging Cuma 30 Menit Jadi Sorotan !

Ergonomi Masih Perlu Penyesuaian

Salah satu catatan utama ada pada posisi berkendara. Dengan tinggi pengendara sekitar 171 cm, posisi kaki terasa agak sempit karena jaraknya terlalu dekat dengan stang.

Saat bermanuver di ruang sempit, kondisi ini bahkan bisa mengganggu karena kaki berpotensi mentok dengan stang.

Hal ini menunjukkan desain ergonomi masih belum optimal untuk penggunaan harian.

Selain itu, suspensi depan terasa cukup keras saat melewati jalan tidak rata, meskipun suspensi belakang tergolong lebih empuk.

Instrumen Kurang User Friendly

Dari sisi teknologi, Indomobil EMotor Tirano memang terlihat canggih. Namun tidak semua fitur terasa fungsional.

Contohnya adalah fitur inclinometer yang dinilai kurang relevan untuk penggunaan sehari-hari.

Selain itu, ukuran tulisan pada layar dinilai terlalu kecil sehingga sulit dibaca saat berkendara.

Penempatan indikator seperti baterai dan speedometer juga dianggap kurang familiar, sehingga membutuhkan adaptasi bagi pengguna baru.

Baca Juga: Honda Vario 125 Street Resmi Diluncurkan ! Desain Baru Lebih Garang, Futuristik, dan Beda Total dari Generasi Sebelumnya

Konsumsi Baterai Tergolong Boros

Meski dibekali baterai dengan klaim jarak tempuh hingga 110 km, penggunaan nyata menunjukkan hasil berbeda.

Dalam perjalanan sekitar 39–41 km, sisa baterai hanya sekitar 32 persen.

Hal ini menunjukkan konsumsi daya cukup tinggi, terutama jika motor digunakan dengan akselerasi agresif.

Waktu pengisian daya juga tergolong standar, yakni 6–7 jam menggunakan charger bawaan.

Opsi fast charging memang tersedia, namun membutuhkan daya listrik besar yang tidak semua rumah mampu menyediakan.

Performa dan Harga Tetap Kompetitif

Di sisi lain, performa motor ini tetap layak diapresiasi. Dinamo 3.000 watt mampu menghasilkan akselerasi yang responsif dan kecepatan hingga 86 km/jam, melampaui klaim pabrikan.

Fitur tambahan seperti cruise control, regenerative braking, hingga konektivitas Bluetooth menjadi nilai tambah yang tidak bisa diabaikan.

Dengan harga Rp 25,9 juta OTR Jakarta, Indomobil EMotor Tirano tetap menjadi pilihan menarik, terutama bagi konsumen yang mengutamakan desain unik.

Baca Juga: Motor Listrik Indomobil Emotor Sprinto Dipakai 300 Km, Ternyata Begini Rasanya, Tenaga Ngebut Tapi Baterai Bikin Tercengang !

Editor : Muhamad Ahsanul Wildan
#review motor listrik #Indomobil EMotor Tirano #kekurangan Tirano #harga Tirano #motor listrik indonesia