Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Review 10 Hari Indomobil EMotor Tirano: Motor Listrik Adventure Rp25,9 Juta Ini Ternyata Punya Kelebihan dan Kekurangan Mengejutkan

Cholifatun Nisak • Jumat, 20 Maret 2026 | 19:20 WIB
Review Indomobil EMotor Tirano setelah 10 hari pemakaian, ungkap kelebihan, kekurangan, dan jarak tempuh asli motor listrik ini.
Review Indomobil EMotor Tirano setelah 10 hari pemakaian, ungkap kelebihan, kekurangan, dan jarak tempuh asli motor listrik ini.

 

RADAR TULUNGAGUNG- Indomobil EMotor Tirano kembali menjadi perbincangan setelah digunakan langsung oleh pemiliknya selama 10 hari. Motor listrik adventure dengan harga Rp25,9 juta ini dinilai menarik, tetapi juga menyimpan sejumlah catatan penting. Review Indomobil EMotor Tirano ini pun membuka sisi kelebihan dan kekurangan yang jarang diungkap.

Sejak pertama kali diluncurkan, Indomobil EMotor Tirano memang mencuri perhatian berkat desainnya yang berbeda. Dalam pengalaman pemakaian 10 hari, motor ini terbukti memiliki daya tarik kuat, bahkan tanpa test ride sebelumnya sudah mampu membuat konsumen jatuh hati.

Pengguna mengaku membeli motor ini hanya berdasarkan iklan dan spesifikasi yang beredar. Setelah menunggu inden hingga sekitar 83 hari, unit akhirnya diterima dan langsung digunakan untuk aktivitas harian.

Baca Juga: Honda Vario 125 Street Resmi Diluncurkan ! Desain Baru Lebih Garang, Futuristik, dan Beda Total dari Generasi Sebelumnya

Desain Jadi Daya Tarik Utama

Salah satu alasan utama membeli Indomobil EMotor Tirano adalah desainnya yang bergaya adventure. Tampilan motor ini disebut mirip dengan Yamaha BWS atau Zuma, dengan bodi kekar, lampu proyektor ganda, serta crash bar di berbagai sisi.

Fitur rak depan yang mampu menahan beban hingga 50 kg juga menjadi nilai tambah. Ditambah ban dual purpose dan velg ring 12 inci, motor ini terlihat siap diajak menjelajah, meski tetap berbasis skutik listrik.

Tidak hanya itu, detail seperti DRL yang bisa berubah menjadi lampu sein menambah kesan modern. Secara keseluruhan, desain Tirano dianggap “eye catching” dan sering menarik perhatian pengguna jalan lain.

Fitur Melimpah, Teknologi Lengkap

Dalam hal fitur, Indomobil EMotor Tirano tergolong sangat lengkap di kelasnya. Motor ini sudah dilengkapi regenerative braking, cruise control, hingga traction control system (TCS).

Selain itu, terdapat tiga mode berkendara yakni Eco, Comfort, dan Sport. Mode Sport menjadi favorit karena mampu menghasilkan akselerasi responsif dengan kecepatan hingga 85 km/jam, melampaui klaim pabrikan.

Fitur lain yang tak kalah menarik adalah hill start assist, reverse mode untuk mundur, hingga mode “dorong” dengan kecepatan rendah saat kondisi darurat seperti ban kempes.

Panel instrumen digital juga mendukung berbagai informasi penting dan konektivitas, termasuk navigasi serta fitur hiburan.

Performa Kencang, Cocok untuk Harian

Dari sisi performa, Tirano dinilai sangat mumpuni untuk penggunaan sehari-hari. Motor ini memiliki akselerasi spontan khas motor listrik, sehingga cocok untuk kondisi stop and go di perkotaan.

Handling-nya juga ringan dan lincah, membuat pengendara mudah bermanuver di jalan padat. Bahkan, motor ini disebut mampu menyaingi motor bensin saat akselerasi awal.

Namun untuk penggunaan jarak jauh atau touring, pengguna masih merasa ada keterbatasan, terutama dari sisi stabilitas di kecepatan tinggi dan daya tahan baterai.

Jarak Tempuh Realistis di 80 Km

Meski diklaim mampu menempuh hingga 110 km, dalam penggunaan nyata jarak tempuh Indomobil EMotor Tirano berada di kisaran 80 km. Angka ini dianggap lebih realistis untuk penggunaan normal.

Pengguna menyebut jarak 110 km hanya bisa dicapai dalam kondisi ideal, seperti kecepatan rendah dan minim pengereman. Meski demikian, jarak 80 km masih cukup untuk kebutuhan harian.

Konsumsi listriknya juga tergolong hemat. Dengan kapasitas baterai sekitar 2,5 kWh, biaya pengisian penuh hanya sekitar Rp4.000, jauh lebih murah dibanding motor bensin.

Baca Juga: Warga Muhammadiyah Tulungagung Lebaran Lebih Awal, Ribuan Jamaah Sholat Idul Fitri di Masjid Al Fattah Hingga ke Jalan Raya

Kekurangan yang Perlu Diperhatikan

Di balik kelebihannya, terdapat beberapa kekurangan yang cukup disorot. Salah satunya adalah waktu pengisian daya yang tergolong lama, mencapai lebih dari 6 jam dengan charger bawaan 5 ampere.

Selain itu, suspensi depan terasa agak keras saat tanpa beban. Standar samping yang terlalu panjang juga menjadi keluhan karena membuat motor kurang stabil saat parkir di permukaan datar.

Beberapa pengguna juga menemukan adanya komponen yang berpotensi berkarat, meski hal ini bisa diklaim melalui layanan purna jual.

After Sales Jadi Nilai Plus

Salah satu keunggulan lain dari Indomobil EMotor Tirano adalah layanan purna jual yang cukup luas. Jaringan dealer Indomobil yang tersebar di berbagai daerah memudahkan pengguna untuk servis maupun klaim garansi.

Bahkan, beberapa kasus seperti charger bermasalah bisa langsung diganti unit baru tanpa kendala berarti.

Kesimpulan: Layak Dibeli?

Dengan harga Rp25,9 juta, Indomobil EMotor Tirano dinilai worth it untuk penggunaan harian. Motor ini menawarkan desain unik, fitur melimpah, serta biaya operasional yang sangat hemat.

Namun, bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan untuk perjalanan jauh, perlu mempertimbangkan keterbatasan jarak tempuh dan waktu pengisian daya.

Secara keseluruhan, Tirano menjadi pilihan menarik bagi mereka yang ingin beralih ke motor listrik tanpa mengorbankan gaya dan performa.

Baca Juga: Polres Tulungagung Gelar Baksos, Bagikan Sembako Serta Parsel Lebaran Kepada Ratusan Penggali Kubur dan Bilal Jenazah

Editor : Cholifatun Nisak
#Indomobil EMotor Tirano #motor listrik adventure #review Tirano 10 hari #jarak tempuh Tirano #harga