JAKARTA - Suzuki membuat kejutan besar lewat peluncuran Suzuki eVitara di India. SUV listrik ini disebut-sebut dibanderol mulai Rp200 jutaan, angka yang langsung menarik perhatian publik, termasuk di Indonesia. Namun, di balik harga murah tersebut, ternyata ada strategi khusus yang diterapkan pabrikan asal Jepang itu.
Dalam pasar Suzuki eVitara, harga Rp200 jutaan bukanlah harga utuh kendaraan. Maruti Suzuki, selaku produsen di India, menerapkan skema Battery as a Service (BaaS), di mana baterai tidak termasuk dalam harga pembelian awal. Artinya, konsumen membeli mobil tanpa baterai, sementara baterai disewa secara terpisah.
Skema ini membuat harga awal Suzuki eVitara terlihat sangat kompetitif, terutama di pasar seperti India yang sensitif terhadap harga kendaraan. Namun, pengguna tetap harus mengeluarkan biaya tambahan dalam jangka panjang.
Skema Sewa Baterai Jadi Kunci Harga Murah
Dalam skema BaaS tersebut, pengguna dikenakan biaya sekitar Rp399 per kilometer atau setara Rp700–Rp800 per km tergantung pemakaian. Jika diasumsikan mobil digunakan sejauh 15.000 km per tahun, biaya sewa baterai bisa mencapai sekitar Rp10 juta hingga Rp12 juta per tahun.
Jika dihitung dalam jangka lima tahun, total biaya sewa baterai bisa menyentuh angka Rp50 jutaan. Dengan demikian, harga murah di awal sebenarnya diimbangi dengan biaya operasional yang berjalan.
Meski begitu, strategi ini memiliki kelebihan. Salah satunya adalah risiko penurunan performa baterai tidak sepenuhnya ditanggung konsumen. Selain itu, skema ini juga dinilai mampu mempercepat adopsi kendaraan listrik di negara berkembang.
Desain Modern dan Nuansa SUV Futuristik
Dari sisi desain, Suzuki eVitara tampil modern dan futuristik. Bagian depan mengusung grille tertutup khas mobil listrik dengan DRL LED tajam yang mempertegas identitasnya. Aksen bumper hitam memberikan kesan tangguh layaknya SUV.
Pada bagian samping, siluet mobil terlihat proporsional dengan desain yang berotot. Handle pintu model flush serta velg aerodinamis menambah kesan futuristik sekaligus meningkatkan efisiensi.
Sementara di bagian belakang, lampu LED menyatu secara visual dengan spoiler sporty dan bumper gelap. Ground clearance yang cukup tinggi membuatnya tetap fungsional untuk berbagai kondisi jalan, termasuk medan ringan.
Baca Juga: 7 HP Oppo 5G RAM 8/256 GB Terbaik Akhir 2025, Harga Turun Spek Makin Gahar Cocok Buat Gaming & Kerja
Interior Lebih Premium dan Canggih
Masuk ke dalam kabin, Suzuki eVitara menunjukkan peningkatan signifikan dari segi kualitas. Dashboard mengusung dual screen, terdiri dari panel instrumen digital 10,25 inci dan layar infotainment 10,1 inci.
Kabin terasa lebih premium berkat kombinasi warna hitam dan tan serta material soft touch. Fitur hiburan juga lengkap, mulai dari sistem audio Infinity by Harman, Apple CarPlay, Android Auto, wireless charging, hingga panoramic glass roof.
Desain setir dua palang dan konsol tengah model floating semakin memperkuat kesan modern pada SUV listrik ini.
Performa dan Jarak Tempuh Kompetitif
Suzuki eVitara dibangun di atas platform khusus kendaraan listrik terbaru. Mobil ini tersedia dalam dua pilihan baterai, yakni 49 kWh dan 61 kWh.
Untuk varian 49 kWh, tenaga yang dihasilkan mencapai 144 hp dengan torsi 189 Nm menggunakan penggerak roda depan. Sementara varian 61 kWh menawarkan tenaga hingga 172 hp dengan torsi yang sama.
Menariknya, tersedia juga varian tertinggi dengan sistem penggerak semua roda (AWD) AllGrip-e yang menggunakan dua motor listrik. Varian ini mampu menghasilkan torsi hingga 300 Nm, memberikan traksi lebih baik di berbagai kondisi jalan.
Baca Juga: Update Motor Listrik Terbaru 2026: Harga Mulai Rp5 Jutaan, Desain Keren hingga Fitur Canggih
Dari sisi jarak tempuh, versi 49 kWh mampu menempuh hingga 440 km, sedangkan varian 61 kWh mencapai 543 km dalam sekali pengisian penuh. Angka ini tergolong kompetitif di kelas SUV listrik.
Harga Asli Tetap Kompetitif
Jika dibeli lengkap dengan baterai, harga Suzuki eVitara di India berkisar antara Rp301 juta hingga Rp377 juta. Meski lebih mahal dari skema awal, angka tersebut tetap tergolong kompetitif dibandingkan harga mobil listrik di Indonesia.
Dengan desain modern, fitur premium, serta opsi AWD yang jarang ditemukan di kelasnya, Suzuki eVitara berpotensi menjadi salah satu pemain kuat di pasar kendaraan listrik global.
Baca Juga: 7 HP Oppo 5G RAM 8/256 GB Terbaik Akhir 2025, Harga Turun Spek Makin Gahar Cocok Buat Gaming & Kerja
Namun, konsumen tetap perlu memahami bahwa harga murah di awal bukan berarti tanpa konsekuensi. Skema sewa baterai menjadi faktor penting yang harus diperhitungkan sebelum memutuskan membeli.
Editor : Novica Satya Nadianti