RADAR TULUNGAGUNG- Motor listrik murah Indomobil EMotor QT Pro langsung mencuri perhatian publik setelah diperkenalkan dengan harga yang tak biasa. Dengan banderol mulai Rp15 juta untuk versi standar dan hanya sekitar Rp1,8 juta untuk varian Pro, motor ini digadang-gadang menjadi solusi kendaraan listrik harian yang terjangkau.
Dalam peluncurannya, pihak Indomobil mengungkap bahwa konsep motor listrik murah Indomobil EMotor QT Pro berangkat dari kebutuhan masyarakat akan kendaraan listrik yang ekonomis namun tetap layak digunakan sehari-hari. Ide ini bahkan muncul dari berbagai diskusi dengan konsumen dan komunitas otomotif.
Tak butuh waktu lama, hasilnya pun terlihat. Motor listrik ini hadir dengan desain menarik, fitur cukup lengkap, serta performa yang diklaim mampu memenuhi kebutuhan mobilitas di perkotaan.
Perbedaan QT dan QT Pro, Baterai Jadi Kunci
Perbedaan paling mencolok antara QT standar dan QT Pro terletak pada sektor baterai. QT Pro dibekali dua baterai dengan kapasitas total sekitar 2,88 kWh, sementara QT standar hanya menggunakan satu baterai berkapasitas 1,44 kWh.
Dampaknya signifikan. QT Pro mampu menempuh jarak hingga 130 kilometer, hampir dua kali lipat dibandingkan dengan QT standar yang hanya sekitar 70 kilometer. Kecepatan maksimalnya pun lebih tinggi, yakni mencapai 70 km/jam, sedangkan versi biasa hanya sekitar 60 km/jam.
Meski begitu, secara desain keduanya hampir identik. Perbedaan hanya terlihat pada pilihan warna dan detail kecil seperti ukuran ban. QT Pro menggunakan ban lebih lebar yang memberikan kesan lebih stabil saat berkendara.
Baca Juga: Alpha Entry Next Generation Resmi Meluncur, Motor Listrik 140 Km Sekali Cas Ini Bikin Penasaran!
Desain Retro Modern, Karya Anak Bangsa
Menariknya, desain motor ini merupakan hasil karya desainer lokal bernama Nono Sumarno atau yang akrab disapa Mangno. Ia mengusung konsep skuter bergaya retro yang dipadukan dengan sentuhan modern.
Lampu depan berbentuk bulat dengan DRL khas memberikan kesan klasik, sementara pencahayaan LED di seluruh bagian menambah nuansa futuristik. Di bagian belakang, desain lampu dibuat unik dengan pola garis yang menyala lebih terang saat pengereman.
Motor ini juga dirancang untuk berbagai kalangan, mulai dari remaja, mahasiswa, hingga ibu rumah tangga. Nama “QT” sendiri disebut memiliki makna “cute”, sekaligus singkatan dari quality dan technology.
Fitur Fungsional untuk Kebutuhan Harian
Sebagai kendaraan harian, motor ini dibekali berbagai fitur yang cukup fungsional. Bagasi luas tersedia di bawah jok karena posisi baterai ditempatkan di bagian bawah rangka. Selain itu, terdapat port USB untuk mengisi daya gadget.
Panel instrumen menampilkan informasi penting seperti indikator baterai ganda, trip meter, hingga mode berkendara. Terdapat tiga mode kecepatan yang bisa dipilih, mulai dari 38 km/jam hingga hampir 70 km/jam.
Fitur tambahan seperti sistem mundur, hazard, hingga NFC dan remote juga sudah disematkan. Khusus untuk QT Pro, tersedia fitur regenerative braking dan traction control yang tidak ditemukan pada versi standar.
Strategi Indomobil Hadirkan Motor Listrik Terjangkau
CEO Indomobil E-Motor, Piuswan, menjelaskan bahwa pengembangan motor ini diawali oleh target harga. Perusahaan ingin menghadirkan motor listrik dengan harga maksimal Rp15 juta agar lebih mudah diterima masyarakat.
Menurutnya, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap motor listrik masih perlu ditingkatkan. Salah satu caranya adalah dengan menghadirkan produk yang terjangkau namun tetap berkualitas.
Melalui riset dan pengembangan dalam waktu relatif singkat, Indomobil akhirnya mampu menghadirkan motor listrik yang tidak hanya murah, tetapi juga memiliki desain menarik dan fitur kompetitif.
Cocok untuk Mobilitas Perkotaan
Dengan dimensi yang ringkas dan bobot ringan, motor ini dinilai sangat cocok digunakan di perkotaan. Kelincahannya menjadi nilai tambah, terutama untuk menghadapi kemacetan.
Selain itu, jarak tempuh yang cukup jauh pada QT Pro membuatnya relevan untuk kebutuhan harian tanpa harus sering mengisi daya.
Kehadiran motor listrik murah Indomobil EMotor QT Pro menjadi angin segar di pasar otomotif nasional. Jika respons pasar positif, bukan tidak mungkin tren motor listrik terjangkau akan semakin berkembang di Indonesia.
Editor : Kirana Meigita Luciana Rani