Persaingan mobil listrik murah di Indonesia kian memanas dengan hadirnya BYD Atto One vs Wuling Air EV yang sama-sama menyasar segmen kendaraan perkotaan.
Kehadiran BYD Atto One dengan harga mulai Rp195 juta langsung mengguncang pasar, apalagi di saat yang sama Wuling Air EV dikabarkan mendapat diskon besar hingga menyentuh kisaran Rp160 jutaan.
Situasi ini membuat konsumen semakin diuntungkan. Dua mobil listrik mungil ini menawarkan keunggulan masing-masing, mulai dari harga terjangkau, efisiensi energi, hingga fitur modern yang semakin lengkap. Dalam duel BYD Atto One vs Wuling Air EV, mana yang lebih layak dipilih?
Baca juga:Desain dan Karakter: Unik vs Modern
Wuling Air EV tampil dengan desain yang sangat khas dan futuristis.
Bentuknya kompak, minimalis, dan cocok untuk mobilitas di jalan perkotaan yang padat. Dimensinya yang kecil membuat mobil ini lincah saat digunakan di area sempit maupun parkir terbatas.
Sebaliknya, BYD Atto One hadir dengan desain hatchback yang lebih konvensional namun modern.
Tampilan ini membuatnya terlihat lebih “normal” seperti mobil pada umumnya, sekaligus memberikan kesan lebih matang dan elegan dibandingkan kompetitornya.
Baca juga:Performa dan Penggerak
Dari sisi performa, perbandingan BYD Atto One vs Wuling Air EV cukup menarik.
Wuling Air EV menggunakan penggerak roda belakang (rear wheel drive) dengan tenaga 39,5 dk dan torsi 110 Nm. Tenaga ini cukup untuk penggunaan harian di dalam kota.
Sementara itu, BYD Atto One lebih unggul dengan tenaga 73 dk dan torsi 135 Nm. Mobil ini menggunakan penggerak roda depan (front wheel drive),
yang membuat akselerasinya terasa lebih responsif. Untuk pengguna yang membutuhkan tenaga lebih, BYD jelas lebih unggul.
Baca juga:Kapasitas Baterai dan Jarak Tempuh
Wuling Air EV menawarkan dua pilihan baterai, yaitu 17,3 kWh dengan jarak tempuh hingga 200 km, serta 26,7 kWh dengan jarak tempuh mencapai 300 km.
Di sisi lain, BYD Atto One juga hadir dengan dua varian baterai. Varian Dynamic memiliki kapasitas 30,08 kWh dengan jarak tempuh 300 km (NEDC), sedangkan varian Premium membawa baterai 38,88 kWh dengan jarak tempuh hingga 380 km.
Dalam aspek ini, BYD Atto One lebih unggul, terutama untuk kebutuhan perjalanan jarak menengah hingga antar kota.
Baca juga:Fitur dan Teknologi
Wuling Air EV sudah dibekali fitur modern seperti Internet of Vehicle (IoV) dan layar sentuh 10,25 inci pada varian tertinggi. Fitur ini cukup menunjang kebutuhan hiburan dan konektivitas pengguna.
Namun, BYD Atto One menawarkan teknologi yang lebih lengkap. Mobil ini memiliki layar infotainment 10,1 inci, dukungan Apple CarPlay dan Android Auto, digital cluster 7 inci, hingga wireless charging.
Selain itu, platform e-Platform 3.0 dan teknologi blade battery menjadi nilai tambah dari sisi efisiensi dan keamanan baterai.
Baca juga:Fitur Keselamatan
Dalam duel BYD Atto One vs Wuling Air EV, sektor keselamatan menjadi salah satu pembeda signifikan. BYD Atto One unggul dengan fitur keselamatan yang lebih lengkap, seperti 6 airbag, ESC, TCS, hill start assist, cruise control, hingga auto brake hold.
Wuling Air EV juga memiliki fitur keselamatan standar, namun belum selengkap kompetitornya tersebut.
Baca juga:Pengisian Daya
Wuling Air EV membutuhkan waktu sekitar 8,5 jam untuk pengisian AC 2,0 kW, atau sekitar 4 jam dengan charger AC 6,6 kW pada varian long range.
Sementara itu, BYD Atto One sudah mendukung fast charging DC yang mampu mengisi daya dari 30% ke 80% hanya dalam waktu sekitar 30 menit. Ini menjadi keunggulan besar bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.
Baca juga:Harga dan Kesimpulan
Dari segi harga, Wuling Air EV masih menjadi pilihan paling terjangkau dengan banderol mulai Rp184 juta hingga Rp252 juta, bahkan bisa lebih murah dengan promo tertentu.
Sedangkan BYD Atto One dijual mulai Rp195 juta hingga Rp235 juta, menawarkan value lebih dari sisi performa, fitur, dan jarak tempuh.
Jika fokus pada mobilitas dalam kota dengan harga ekonomis, Wuling Air EV adalah pilihan tepat.
Namun, jika menginginkan performa lebih kuat, fitur lengkap, dan fleksibilitas perjalanan jauh, maka BYD Atto One layak dipertimbangkan.
Editor : Ayu Dhea Cheryl