TULUNGAGUNG – Tren mobil listrik di Indonesia kini tidak lagi hanya didominasi oleh desain streamline yang landai. Kehadiran Chery J60 memberikan warna baru bagi pecinta otomotif yang mendambakan tampilan maskulin dan kapabilitas tangguh. Dengan bahasa desain Cube Design yang mengotak (boxy), motor listrik ini langsung mencuri perhatian sebagai salah satu SUV listrik paling "macho" yang pernah mengaspal di tanah air.
Kesan pertama saat melihat Chery J60 adalah siluetnya yang timeless. Desain minimalis tanpa banyak tekukan tajam justru membuat mobil ini berpotensi enak dipandang dalam waktu yang lama. Chery juga memberikan detail premium pada eksteriornya, mulai dari overfender besar yang memberikan kesan kokoh hingga logo Chery yang elegan. Keunikan lain terlihat pada pola lampu DRL depan dan lampu belakang yang serasi, menciptakan identitas visual yang kuat.
Bagi masyarakat di kawasan Jawa Timur yang sering menghadapi beragam kondisi jalan, Chery J60 menawarkan ketenangan pikiran ekstra. Ground clearance-nya mencapai lebih dari 220 mm dengan kemampuan wading depth atau menerjang banjir hingga kedalaman 600 mm (60 cm). Kapabilitas ini menjadikan J60 sebagai SUV listrik sejati yang siap diajak berpetualang ke medan off-road ringan hingga menembus genangan air di perkotaan.
Material Aluminium dan Efisiensi Energi
Di balik tampilannya yang gahar, Chery J60 menyimpan teknologi material yang canggih. Chery menggunakan material aluminium secara ekstensif pada bodi dan frame. Penggunaan aluminium ini membuat bobot kendaraan 30% lebih ringan namun 30% lebih kaku (rigid) dibandingkan material konvensional. Dampak positifnya, konsumsi energi menjadi 3% lebih hemat dan rasa berkendara menjadi lebih senyap karena minim getaran.
Keunggulan lain dari material aluminium adalah sifatnya yang secara alami anti-karat (anti-corrosion). Hal ini menjadi investasi jangka panjang yang sangat menguntungkan bagi pemilik mobil di daerah tropis. Selain itu, penggunaan edge arm belakang dari bahan aluminium semakin meningkatkan kenyamanan kabin, membuat ayunan suspensi terasa lebih berkualitas saat melintasi jalan berlubang atau polisi tidur.
Performa All-Wheel Drive yang Instan
Sektor performa menjadi daya tarik utama lainnya. Chery J60 dibekali sistem gerak roda Intelligent Wheel Drive (IWD) dengan dua motor listrik di poros depan dan belakang. Output gabungannya mencapai 270-an PS dengan torsi melimpah sebesar 385 Nm. Tak heran jika akselerasi 0-100 km/jam dapat dituntaskan hanya dalam waktu 6,5 detik saja, sebuah angka yang sangat cekatan untuk SUV berpostur tinggi.
Urusan jarak tempuh, pengemudi tidak perlu menderita range anxiety. Dengan baterai berkapasitas nyaris 70 kWh, Chery J60 mampu menempuh jarak hingga 430 km dalam sekali pengisian penuh. Baterai tipe Lithium Iron Phosphate (LFP) yang digunakannya juga mendukung pengisian cepat (fast charging), di mana pengisian daya dari 30% ke 80% hanya membutuhkan waktu sekitar 25 menit.
Delapan Mode Berkendara untuk Segala Medan
Untuk memudahkan pengemudi awam saat melintasi medan sulit, Chery menyematkan delapan mode berkendara yang komprehensif. Mulai dari Eco, Normal, Sport, hingga mode khusus seperti Slippery, Beach, Muddy, Snow, dan All Road. Saat diuji di medan tanah yang licin akibat hujan, sistem traksi J60 terbukti mampu menjaga kestabilan kendaraan dengan sangat meyakinkan tanpa perlu keahlian off-road tingkat tinggi.
Chery juga melengkapi mobil ini dengan fitur Vehicle to Load (V2L) hingga 3.300 Watt, yang memungkinkan pengguna menyalakan peralatan elektronik seperti kompor listrik atau lampu saat berkemah di area terpencil. Ditambah dengan program after sales berupa garansi baterai seumur hidup (lifetime warranty) bagi pembeli pertama, Chery J60 benar-benar menjadi paket lengkap bagi mereka yang ingin beralih ke mobil listrik tanpa mengorbankan hobi berpetualang.
Editor : Natasha Eka Safrina