SINGAPURA – Ajang bergengsi Singapore Motor Show 2026 menjadi saksi bisu lahirnya calon primadona baru di jagat kendaraan listrik dunia, yakni BYD Atto 2. Mobil listrik yang di Tiongkok dikenal sebagai bagian dari keluarga Dynasty Yuan ini tampil memukau dengan membawa identitas desain yang lebih matang. Kehadirannya seolah menjawab keraguan konsumen yang menginginkan mobil listrik ringkas namun tetap memiliki aura SUV tradisional yang gagah dan praktis.
Munculnya BYD Atto 2 di panggung internasional ini tentu memicu spekulasi kuat mengenai kehadirannya di pasar otomotif Indonesia. Berbeda dengan saudaranya, Atto 1, yang memiliki desain lebih radikal, Atto 2 memilih garis desain yang lebih "aman" dan elegan. Dengan dimensi panjang sekitar 4,2 meter, mobil ini diposisikan tepat di bawah Atto 3, namun menawarkan kualitas interior dan kenyamanan yang diklaim jauh melampaui ekspektasi di kelasnya.
Bagi Anda yang sedang berencana meminang EV, spesifikasi BYD Atto 2 layak untuk ditunggu. Mengusung teknologi baterai Blade Battery khas BYD berkapasitas sekitar 61 kWh, mobil ini menjanjikan efisiensi tinggi untuk penggunaan dalam kota maupun perjalanan jarak menengah. Tak hanya soal performa, detail eksteriornya yang mengadopsi elemen floating roof dan lampu LED Dynasty Series memberikan kesan premium yang sulit diabaikan.
Eksterior: Perpaduan Desain Dinamis dan Sporty
Dari sisi tampilan luar, BYD Atto 2 memiliki kemiripan yang cukup kental dengan Atto 3 namun dalam kemasan yang lebih kompak. Bagian depannya dilengkapi lampu utama yang sedikit membulat, berbeda dengan gaya tajam ala Lamborghini pada Atto 1. Velg berukuran 17 inci dengan balutan ban 215/60 memberikan proposi yang pas, ditambah lagi dengan balutan warna Breeze Green yang segar—mirip warna buah alpukat—yang menjadi ciri khas unit di pameran ini.
Bagian belakang mobil ini tidak mengikuti tren coupe yang melandai, melainkan lebih tegak layaknya SUV konvensional. Hal ini berdampak positif pada kapasitas bagasi yang sangat fleksibel. Lantai bagasi dapat diturunkan untuk menciptakan ruang penyimpanan yang sangat dalam, lengkap dengan kompartemen tambahan untuk tire kit dan peralatan lainnya.
Interior: Kualitas Material di Atas Atto 1
Masuk ke dalam kabin, kejutan sesungguhnya dimulai. BYD Atto 2 menawarkan kualitas build quality yang jempolan. Area dashboard dan door trim didominasi oleh material soft touch yang memberikan kesan mewah. Meski layarnya tidak bisa berputar otomatis seperti seri Atto yang lebih tinggi, antarmuka khas BYD yang familiar tetap hadir dengan respons yang cepat.
Uniknya, posisi kisi-kisi AC pada mobil ini diletakkan cukup rendah di konsol tengah, yang secara fungsional justru membantu mendinginkan smartphone saat diletakkan di area wireless charging. Kursinya pun sudah menggunakan model bucket seat berbahan kulit berkualitas tinggi yang memberikan dukungan postur lebih baik dibandingkan model sebelumnya. Di baris kedua, ruang kaki (legroom) terasa jauh lebih proper dan lega, lengkap dengan charging port USB tipe A dan tipe C untuk penumpang belakang.
Efisiensi Baterai dan Potensi Harga di Indonesia
Secara teknis, BYD Atto 2 diharapkan menjadi pilihan yang lebih ekonomis namun tetap bertenaga. Dengan kapasitas baterai 51 hingga 61 kWh, mobil ini dirancang untuk mencapai efisiensi jarak tempuh yang lebih baik dibandingkan versi Atto yang lebih kecil. Penggunaan port pengisian daya tipe CCS2 juga memastikan kemudahan akses di berbagai SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) yang ada saat ini.
Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi mengenai harga jika mobil ini diboyong ke Indonesia. Namun, melihat posisinya sebagai "kakak" dari Atto 1 namun di bawah Atto 3, banyak pengamat memprediksi harganya akan bermain di angka yang sangat kompetitif. Jika benar masuk ke tanah air, BYD Atto 2 berpotensi menjadi "pembunuh" bagi kompetitor di segmen SUV listrik ringkas berkat nama besar BYD dan kualitas interior yang ditawarkannya.
Editor : Natasha Eka Safrina