JAKARTA – Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 menjadi panggung pembuktian bagi raksasa New Energy Vehicle (NEV) asal Tiongkok, BYD. Tidak sekadar memajang unit, BYD memamerkan dominasi teknologinya yang diklaim melampaui standar mobil listrik saat ini. Salah satu yang paling mencuri perhatian pengunjung adalah teknologi Super E-Platform dengan tegangan 1000 Volt yang memungkinkan proses pengisian daya berjalan sangat ekspres.
Dalam pantauan di booth BYD, pabrikan yang baru saja mencetak rekor produksi 15 juta unit NEV ini memperkenalkan solusi pengisian daya berkekuatan 1000 kW atau setara 1 Megawatt. Teknologi BYD di IIMS 2026 ini mampu mengisi daya baterai dari 20 persen ke 80 persen hanya dalam waktu 5 menit. Durasi ini diklaim setara dengan waktu memasak nasi yang bahkan belum matang, namun sudah mampu menambah jarak tempuh kendaraan hingga 400 kilometer.
Inovasi ini menjadi jawaban atas kekhawatiran masyarakat mengenai durasi pengisian daya mobil listrik yang selama ini dianggap memakan waktu lama. Dengan dukungan Blade Battery yang sudah dikenal aman dan tahan lama, BYD membuktikan bahwa ekosistem kendaraan listrik mereka tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga sangat praktis untuk mobilitas tinggi masyarakat perkotaan.
Kecerdasan Buatan dan Sistem Suspensi Disus yang Fenomenal
Selain sektor baterai, BYD juga membedah kecerdasan sistem integrasi pada unit-unit mereka. Hampir semua komponen, mulai dari setir, ban, suspensi, hingga sasis, kini terhubung ke satu "otak" elektronik yang memastikan setiap input dari pengemudi berjalan secara harmonis. Hal ini didukung oleh sistem Electronic Stability Control dan Vehicle Dynamic Control untuk menjamin keamanan serta kenyamanan maksimal bagi pengendara dan penumpang.
Teknologi lain yang menjadi primadona adalah sistem suspensi Disus. Berbeda dengan suspensi konvensional, teknologi ini mampu membaca permukaan jalan dan menghitung gerakan bodi mobil secara real-time. Teknologi ini jugalah yang disematkan pada supercar BYD Yang Wang U9 yang sempat viral karena kemampuannya "melompat". Di ajang IIMS 2026, teknologi ini hadir untuk memberikan kontrol manuver yang lebih presisi, terutama saat kendaraan melintasi jalanan bergelombang atau saat berbelok tajam.
Update Terbaru BYD Atto 3 dan Dominasi Pasar Indonesia
Bagi pengunjung yang mencari unit harian, BYD menghadirkan pembaruan pada model populer mereka, BYD Atto 3. Versi update ini kini dilengkapi dengan pelek 18 inci baru berbalut ban 235/50 R18 yang lebih stabil. Sektor interior pun semakin mewah dengan kehadiran Panoramic Sunroof yang luas serta layar sentuh 15,6 inci yang dapat berputar. Tak ketinggalan, fitur ADAS lengkap seperti Adaptive Cruise Control dengan Stop & Go sudah menjadi standar untuk kenyamanan saat terjebak kemacetan.
Antusiasme masyarakat Indonesia terhadap lini produk BYD memang tergolong luar biasa. Berdasarkan data terbaru, model keluarga tujuh penumpang BYD M6 telah laku sebanyak 16.800 unit sejak pertama kali meluncur. Sementara itu, model BYD Seal yang meraih penghargaan Best EV Sedan tercatat sudah terjual sebanyak 22.500 unit. Angka ini membuktikan bahwa jargon "Build Your Dreams" (BYD) telah diterima luas sebagai solusi transportasi masa depan di tanah air.
Kesuksesan BYD di pasar global sebagai Global Sales Champion dengan pengiriman 4,6 juta unit NEV tahun lalu semakin memperkokoh posisi mereka di IIMS 2026. Dengan beragam penghargaan seperti Best Family EV untuk M6 hingga Best Compact EV untuk BYD Atto 3, diler BYD diprediksi akan terus diserbu konsumen yang menginginkan kombinasi antara teknologi pintar, keamanan tingkat tinggi, dan performa mesin listrik yang tangguh. Jika Anda sedang berada di area pameran, booth BYD adalah destinasi wajib untuk melihat langsung masa depan otomotif dunia.
Editor : Natasha Eka Safrina