Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Alpha Entry Next Generation Meluncur, Motor Listrik Stylish dengan Baterai LFP Tembus 140 Km Sekali Cas!

Divka Vance Yandriana • Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:25 WIB
Alpha Entry Next Generation hadir dengan baterai LFP, jarak 140 km, dan desain stylish. Motor listrik ini cocok untuk mobilitas harian.
Alpha Entry Next Generation hadir dengan baterai LFP, jarak 140 km, dan desain stylish. Motor listrik ini cocok untuk mobilitas harian.

 JAKARTA - Alpha kembali menggebrak pasar kendaraan listrik dengan menghadirkan Alpha Entry Next Generation. Motor listrik terbaru ini langsung mencuri perhatian berkat peningkatan signifikan di sektor baterai, tanpa mengubah desain eksterior yang sudah dikenal stylish. Kehadiran Alpha Entry Next Generation ini sekaligus menjadi jawaban bagi pengguna yang menginginkan motor listrik praktis dengan daya jelajah lebih jauh.

Diluncurkan pertama kali dalam ajang Indonesia Motorcycle Show (IMS) Februari lalu, Alpha Entry Next Generation membawa pembaruan utama pada teknologi baterai. Jika generasi sebelumnya masih menggunakan baterai konvensional, kini motor ini dibekali baterai LFP (Lithium Iron Phosphate) yang dikenal lebih awet dan aman.

Alpha Entry Next Generation menawarkan kapasitas baterai sebesar 3,5 kWh. Dengan kapasitas tersebut, motor ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 140 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Angka ini tergolong tinggi di kelas motor listrik entry level, bahkan mendekati performa beberapa motor listrik premium.

Baca Juga: Daftar HP 1 Jutaan Terbaik Maret 2026: Spek Makin Gila, Ada Layar 120 Hz, Baterai 6000 mAh, hingga Fitur AI!

Baterai Lebih Awet dan Efisien

Penggunaan baterai LFP menjadi salah satu daya tarik utama Alpha Entry Next Generation. Teknologi ini umum digunakan pada mobil listrik karena memiliki daya tahan lebih panjang dibandingkan baterai NCM (Nickel Cobalt Manganese). Selain itu, biaya produksinya juga lebih terjangkau.

Namun, baterai LFP memiliki konsekuensi bobot yang lebih berat. Meski demikian, untuk penggunaan harian di dalam kota, hal ini tidak menjadi kendala signifikan. Justru keunggulan daya tahan dan keamanan menjadi nilai tambah bagi pengguna.

Dalam hal pengisian daya, motor ini cukup fleksibel. Dengan charger standar 840 watt, waktu pengisian dari nol hingga penuh berkisar 3-4 jam. Jika menggunakan daya lebih rendah 500 watt, waktu pengisian bisa mencapai sekitar 7 jam. Alpha juga menyediakan fitur fast charging melalui jaringan “Charge Boost” yang memungkinkan pengisian penuh dalam waktu sekitar satu jam.

Baca Juga: 7 HP Oppo 1 Jutaan Terbaik 2026, Murah Tapi Spek Nggak Murahan! Ini Rekomendasi Paling Worth It

Desain Tetap Stylish, Warna Baru Lebih Premium

Secara tampilan, Alpha Entry Next Generation tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan versi sebelumnya. Namun, hadirnya pilihan warna baru “Moonlight” memberikan kesan lebih premium. Warna ini memadukan nuansa silver dengan sentuhan abu-abu gelap yang terlihat elegan di berbagai kondisi cahaya.

Desain lampu depan tetap mengusung konsep futuristis dengan pencahayaan LED yang terang. Bagian bodi terlihat clean dengan garis desain minimalis, sementara bagian belakang tampil modern tanpa spakbor besar yang mengganggu estetika.

Meski demikian, beberapa catatan kecil masih ada, seperti belum hadirnya fitur ABS dan ukuran ban belakang yang dianggap kurang besar untuk menunjang tampilan lebih gagah.

Baca Juga: Promo GJAW 2026: Intip Spesifikasi GAC Aion UT, Hatchback Listrik Mewah yang Pajak Tahunan-nya Lebih Murah dari Motor!

Performa Halus dan Nyaman untuk Harian

Alpha Entry Next Generation dibekali motor listrik bertenaga 3 kW. Performa yang dihasilkan cukup responsif untuk penggunaan dalam kota maupun perjalanan jarak menengah. Motor ini juga memiliki tiga mode berkendara, yakni Eco, Urban, dan Sport.

Menariknya, mode Sport kini bisa digunakan hingga sisa baterai 20 persen, meningkat dibandingkan generasi sebelumnya yang terbatas di angka 70 persen. Hal ini memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna.

Fitur lain yang tak kalah penting adalah regenerative braking, yang memungkinkan energi saat deselerasi dikembalikan ke baterai. Selain itu, terdapat hill start assist yang membantu saat berhenti di tanjakan.

Dari sisi kenyamanan, posisi duduk motor ini dinilai ergonomis dengan suspensi yang cukup empuk. Handling juga terasa ringan dan stabil, bahkan saat melaju di kecepatan tinggi mendekati 80 km/jam.

Harga dan Skema Kepemilikan Fleksibel

Alpha Entry Next Generation dibanderol dengan harga Rp30,5 juta, atau naik sekitar Rp2 juta dari versi sebelumnya. Namun, Alpha juga menawarkan skema pembelian fleksibel.

Konsumen bisa membeli unit tanpa baterai dengan harga sekitar Rp15 juta, lalu menyewa baterai dengan biaya mulai Rp150 ribu per bulan untuk penggunaan hingga 700 km. Skema ini dinilai menarik bagi pengguna dengan mobilitas rendah hingga menengah.

Dengan segala peningkatan yang ditawarkan, Alpha Entry Next Generation dinilai sebagai salah satu motor listrik paling matang di kelas entry level. Kombinasi desain, teknologi baterai, dan kenyamanan berkendara membuatnya layak dipertimbangkan sebagai kendaraan harian ramah lingkungan.

Editor : Divka Vance Yandriana
#Alpha Entry Next Generation #Motor listrik 2026 #motor listrik