JAKARTA - Mitsubishi kembali membuat gebrakan di industri otomotif global. Kali ini, pabrikan asal Jepang tersebut tengah menyiapkan mobil listrik hatchback baru melalui kolaborasi strategis dengan perusahaan teknologi asal Taiwan, Foxconn.
Langkah ini menjadi sorotan karena berbeda dari strategi konvensional pabrikan Jepang. Alih-alih mengembangkan kendaraan listrik secara mandiri, Mitsubishi Motors justru menggandeng mitra teknologi untuk mempercepat pengembangan EV mereka. Keyword “mobil listrik hatchback Mitsubishi” pun langsung mencuri perhatian karena dinilai berpotensi besar di pasar global.
Kolaborasi Mitsubishi dan Foxconn Percepat Elektrifikasi
Kerja sama ini muncul di tengah transisi besar industri otomotif menuju elektrifikasi. Banyak pabrikan berlomba menghadirkan kendaraan listrik, termasuk merek Jepang yang sebelumnya dikenal lebih konservatif.
Foxconn sendiri tidak hanya dikenal sebagai perakit produk elektronik seperti iPhone, tetapi juga memiliki divisi kendaraan listrik bernama Foxtron. Divisi ini mengembangkan platform modular MIH yang memungkinkan produksi EV lebih cepat dan efisien.
Mobil listrik hatchback Mitsubishi ini disebut akan berbasis model Foxtron, yang dirancang dengan dukungan studio desain ternama Italia, Pininfarina. Kombinasi ini menghadirkan perpaduan desain Eropa dengan teknologi modern.
Desain Futuristik, Lebih Besar dari Hatchback Biasa
Dari sisi tampilan, mobil ini diposisikan sebagai hatchback listrik kompak dengan karakter sporty dan futuristik. Dimensinya bahkan diklaim sedikit lebih besar dibanding hatchback konvensional seperti Volkswagen Golf.
Bagian depan mengusung desain minimalis khas mobil listrik dengan grille tertutup dan lampu LED ramping. Sementara sisi samping tampil rendah dan lebar, memberikan kesan stabil sekaligus agresif.
Di bagian belakang, lampu LED menyambung serta bumper tebal menambah kesan modern yang sesuai tren kendaraan listrik masa kini.
Baca Juga: Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik 2026: Spek Gahar, Layar 120Hz, Baterai Badak, Cocok Buat Upgrade!
Platform MIH dan Baterai LFP yang Efisien
Secara teknis, mobil ini dibangun di atas platform skateboard EV MIH 400 volt. Platform ini memungkinkan baterai ditempatkan di bawah lantai, sehingga distribusi bobot lebih seimbang dan ruang kabin lebih lega.
Untuk baterai, Mitsubishi diperkirakan akan menggunakan teknologi LFP (Lithium Iron Phosphate) berkapasitas sekitar 57,5 kWh. Baterai jenis ini dikenal lebih aman dan tahan panas.
Dalam kondisi penuh, versi penggerak roda belakang (RWD) diprediksi mampu menempuh jarak hingga 400-430 km (WLTP). Sementara varian AWD memiliki jarak tempuh sedikit lebih rendah karena performa yang lebih tinggi.
Performa Bertenaga Hingga 400 HP
Dari sisi performa, mobil listrik hatchback Mitsubishi ini menawarkan dua varian utama. Versi RWD dibekali tenaga sekitar 229 hp dengan akselerasi 0-100 km/jam dalam 6-7 detik.
Sedangkan varian AWD hadir lebih bertenaga dengan output hingga 400 hp. Akselerasi 0-100 km/jam diklaim hanya sekitar 3,9 detik, menjadikannya salah satu hatchback listrik tercepat di kelasnya.
Hal ini menunjukkan bahwa Mitsubishi tidak hanya fokus pada efisiensi, tetapi juga menghadirkan sensasi berkendara yang sporty.
Pengisian Cepat dan Interior Modern
Mobil ini juga mendukung teknologi fast charging hingga 130 kW, yang memungkinkan pengisian daya dari 0 hingga 80 persen dalam waktu sekitar 30 menit.
Di dalam kabin, konsep modern dan minimalis menjadi fokus utama. Layar infotainment besar, panel instrumen digital, serta konektivitas canggih dipastikan hadir untuk memenuhi kebutuhan pengguna masa kini.
Dengan platform Foxtron, sistem software juga dirancang fleksibel untuk pembaruan di masa depan.
Target Pasar dan Potensi Masuk Indonesia
Mitsubishi menargetkan peluncuran mobil ini di Australia dan Selandia Baru pada paruh kedua 2026. Kedua pasar tersebut dipilih karena pertumbuhan kendaraan listrik yang cukup pesat.
Meski belum ada konfirmasi resmi untuk Indonesia, kehadiran mobil ini membuka peluang besar untuk masuk ke pasar Asia Tenggara. Jika strategi harga tepat, mobil ini bisa menjadi pesaing serius bagi model seperti BYD Dolphin.
Bukti Mitsubishi Serius di Era EV
Kolaborasi Mitsubishi dan Foxconn menjadi sinyal kuat bahwa pabrikan Jepang mulai lebih agresif di era kendaraan listrik. Dengan desain modern, performa tinggi, dan teknologi efisien, mobil ini bukan sekadar proyek percobaan.
Jika berhasil, mobil listrik hatchback Mitsubishi ini berpotensi menjadi game changer di segmen EV global.
Editor : Divka Vance Yandriana