RADAR TULUNGAGUNG- Motor listrik Alpha Entry Next Generation resmi hadir sebagai penyegaran dari model sebelumnya. Meski secara tampilan tidak mengalami perubahan signifikan, peningkatan besar justru ada pada sektor baterai yang kini lebih canggih dan tahan lama.
Alpha Entry Next Generation menjadi sorotan karena menawarkan jarak tempuh hingga 140 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Dengan harga Rp30,5 juta, motor listrik ini mencoba menarik perhatian pasar kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.
Peluncuran generasi terbaru ini dilakukan setelah model sebelumnya diperkenalkan tahun lalu. Kini, Alpha menghadirkan peningkatan penting yang membuat motor ini semakin kompetitif di segmen entry-level.
Baca Juga: Motor Listrik Murah di Dablong EV, Harga Mulai Rp5 Jutaan! Ada Alesa, Yadea hingga Adora, Bisa Nego
Baterai Baru Lebih Awet dan Efisien
Perubahan paling mencolok pada Alpha Entry Next Generation terletak pada penggunaan baterai berjenis LFP (Lithium Ferro Phosphate). Teknologi ini umum digunakan pada mobil listrik modern karena dikenal lebih awet dibandingkan baterai NCM (Nickel Cobalt Manganese).
Baterai berkapasitas 3,5 kWh tersebut diklaim mampu menempuh jarak hingga 140 km dalam kondisi penuh. Ini menjadi salah satu keunggulan utama yang membuat motor ini unggul di kelasnya.
Selain itu, baterai LFP memiliki biaya produksi yang lebih rendah serta daya tahan siklus yang lebih panjang. Namun, konsekuensinya bobot baterai menjadi lebih berat dibandingkan teknologi sebelumnya.
Baca Juga: Motor Listrik Murah di Dablong EV, Harga Mulai Rp5 Jutaan! Ada Alesa, Yadea hingga Adora, Bisa Nego
Waktu Pengisian dan Fitur Charging
Motor ini dilengkapi charger dengan desain industrial yang modern. Pengisian daya dari nol hingga penuh membutuhkan waktu sekitar 3 hingga 4 jam menggunakan daya 840 watt.
Menariknya, pengguna bisa menyesuaikan daya menjadi 500 watt jika kapasitas listrik rumah terbatas. Dalam kondisi tersebut, waktu pengisian menjadi sekitar 7 jam.
Alpha juga menyediakan jaringan fast charging bernama Charge Boost. Dengan fitur ini, pengisian daya bisa dilakukan lebih cepat, bahkan mendekati satu jam dalam kondisi tertentu.
Baca Juga: Relawan SPPG Menganggur, 8 Dapur MBG di Tulungagung Kena Sanksi Suspend Imbas Dugaan Keracunan
Desain Tetap Futuristis
Secara desain, Alpha Entry Next Generation masih mempertahankan bentuk lama yang sudah dikenal futuristis. Tampilan depan hingga belakang terlihat modern dengan garis bodi yang clean.
Pilihan warna baru “moonlight” menjadi daya tarik tersendiri. Warna ini menghadirkan nuansa silver dengan sentuhan keemasan saat terkena cahaya, memberikan kesan premium.
Lampu LED di bagian depan dan belakang juga terlihat terang dan modern. Desainnya memberi kesan kendaraan masa depan yang stylish.
Fitur Berkendara dan Performa
Motor listrik ini memiliki tiga mode berkendara, yaitu Eco, Urban, dan Sport. Mode Sport kini bisa digunakan hingga baterai tersisa 20 persen, peningkatan dari generasi sebelumnya.
Tenaga motor mencapai 3.000 watt dengan kecepatan maksimal sekitar 80 km/jam. Dalam pengujian, kecepatan bisa menyentuh angka mendekati 87 km/jam.
Fitur tambahan seperti regenerative braking memungkinkan baterai terisi kembali saat deselerasi. Selain itu, tersedia hill start assist yang membantu saat berhenti di tanjakan.
Menariknya, motor ini juga memiliki efek seperti hill descent control saat turunan, membuat laju kendaraan lebih stabil tanpa harus terus menekan rem.
Kenyamanan dan Handling
Dari sisi kenyamanan, posisi duduk Alpha Entry Next Generation dinilai ergonomis. Suspensi depan dan belakang tergolong empuk, membuat perjalanan lebih nyaman di berbagai kondisi jalan.
Handling motor juga terasa ringan dan stabil, bahkan saat digunakan di kecepatan tinggi. Sistem pengereman dinilai responsif dan cukup pakem meski belum dilengkapi ABS.
Namun, ada beberapa catatan seperti jok yang terasa licin dan ukuran ban belakang yang dianggap kurang proporsional.
Skema Pembelian Fleksibel
Alpha menawarkan opsi pembelian unik dengan sistem sewa baterai. Konsumen bisa membeli motor dengan harga Rp15 juta, sementara baterai disewa dengan biaya mulai Rp150 ribu per bulan.
Skema ini cocok bagi pengguna dengan mobilitas rendah. Namun, untuk penggunaan intensif, membeli unit lengkap seharga Rp30,5 juta dinilai lebih ekonomis.
Kesimpulan
Alpha Entry Next Generation hadir sebagai motor listrik entry-level yang matang secara pengembangan. Kombinasi baterai LFP, jarak tempuh jauh, serta fitur modern membuatnya layak dipertimbangkan.
Dengan performa yang stabil dan kenyamanan yang baik, motor ini menjadi salah satu opsi menarik bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan listrik.
Editor : Kirana Meigita Luciana Rani