Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Uwinfly M110G Review Indonesia 2026: Motor Listrik Futuristik dengan Fitur Canggih, Layak Ditunggu atau Sekadar Gimmick?

Muhammad Rusdian Nuzula • Jumat, 3 April 2026 | 20:00 WIB
Uwinfly M110G review Indonesia 2026, kupas desain futuristik dan fitur motor listrik terbaru yang mulai mencuri perhatian pasar.
Uwinfly M110G review Indonesia 2026, kupas desain futuristik dan fitur motor listrik terbaru yang mulai mencuri perhatian pasar.

RADAR TULUNGAGUNG- Tren motor listrik di Indonesia terus berkembang pesat, dan pencarian terkait uwinfly m110g review indonesia semakin meningkat seiring hadirnya berbagai model terbaru dari pabrikan lokal maupun luar. Salah satu yang menarik perhatian adalah lini terbaru dari Uwinfly yang terus memperluas segmennya di pasar kendaraan listrik Tanah Air.

Dalam konteks uwinfly m110g review indonesia, publik kini juga mulai menyoroti kehadiran model lain yang masih satu keluarga, yakni Uwinfly M90. Meski masih berstatus prototype, desain dan fitur yang ditampilkan memberi gambaran arah pengembangan motor listrik Uwinfly ke depan.

Pembahasan uwinfly m110g review indonesia tidak bisa dilepaskan dari inovasi desain dan teknologi yang mulai diadopsi oleh model-model baru, termasuk M90 yang dipamerkan dalam ajang otomotif nasional. Kehadiran model ini menjadi sinyal kuat bahwa Uwinfly serius menggarap segmen motor listrik premium dengan tampilan futuristik.

Desain Futuristik dan Berbeda dari Skutik Konvensional

Secara tampilan, Uwinfly M90 hadir dengan desain yang cukup mencolok. Bagian depan dilengkapi visor besar yang memberikan kesan modern, meski tidak sepenuhnya menutup area pengendara. Lampu LED sudah menjadi standar, dengan konfigurasi proyektor di sisi kanan dan kiri.

Bodi motor dibuat terpisah antara bagian atas dan bawah dengan kombinasi warna yang kontras, termasuk aksen biru yang memberi kesan futuristik. Desain ini mempertegas identitas motor listrik yang berbeda dari motor berbahan bakar konvensional.

Pada bagian samping, motor ini mengusung konsep semi skuter maxi dengan deck rata. Hal ini memberikan kenyamanan lebih bagi pengendara, terutama untuk penggunaan harian di perkotaan.

Fitur Modern Mulai Terlihat

Meski masih prototype, sejumlah fitur modern sudah terlihat pada unit ini. Panel instrumen digital menampilkan informasi dasar seperti kecepatan, indikator baterai, dan trip meter.

Terdapat tiga mode berkendara, yaitu eco, normal, dan sport. Selain itu, fitur cruise control juga sudah disematkan, yang jarang ditemukan di motor listrik kelas menengah.

Sistem pencahayaan sudah full LED, termasuk lampu sein dan lampu belakang. Desain lampu belakang bahkan mengadopsi gaya modern dengan garis memanjang yang menyatu dengan logo.

Suspensi dan Kaki-Kaki

Dari sisi kaki-kaki, motor ini menggunakan suspensi depan teleskopik dan dual shockbreaker di belakang. Menariknya, shock belakang sudah dilengkapi pengaturan preload yang memungkinkan pengguna menyesuaikan tingkat kekerasan sesuai kebutuhan, baik untuk penggunaan sendiri maupun berboncengan.

Ukuran ban depan menggunakan ring 12, sedangkan belakang ring 10. Kombinasi ini cukup unik dan memberi karakter tersendiri dalam hal handling.

Sistem pengereman sudah menggunakan cakram di depan dan belakang, meskipun ukuran cakram belakang terlihat lebih kecil.

Penyimpanan dan Fungsionalitas

Salah satu keunggulan motor ini adalah kapasitas penyimpanan yang cukup besar. Bagasi bawah jok mampu menampung lebih dari satu charger, bahkan masih menyisakan ruang tambahan.

Selain itu, terdapat kompartemen terbuka di bagian depan kanan dan kiri, serta gantungan barang di tengah. Fitur ini sangat membantu untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari.

Port pengisian daya juga cukup lengkap, termasuk USB Type-A dan Type-C yang memungkinkan pengendara mengisi daya perangkat elektronik.

Masih Prototype, Spesifikasi Belum Final

Meski menarik, perlu dicatat bahwa unit ini masih berstatus prototype. Artinya, spesifikasi seperti kapasitas baterai, tenaga motor, hingga jarak tempuh belum dapat dipastikan.

Namun, dari indikasi charger yang digunakan, kemungkinan motor ini akan mengusung baterai sekitar 60 volt. Hal ini masih bisa berubah saat versi produksi resmi dirilis.

Arah Pengembangan Uwinfly

Jika melihat perkembangan ini, jelas bahwa Uwinfly ingin bersaing di segmen yang lebih tinggi. Desain yang lebih berani, fitur yang lebih lengkap, serta pendekatan futuristik menjadi strategi utama.

Hal ini tentu berdampak pada ekspektasi terhadap model lain, termasuk M110G yang saat ini sudah lebih dulu hadir di pasar.

Dengan semakin banyaknya pilihan motor listrik, konsumen kini memiliki lebih banyak opsi sesuai kebutuhan dan budget.

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
#Uwinfly M110G #uwinfly m110g 2026