RADAR TULUNGAGUNG - Sepeda listrik mirip motor matic kini semakin diminati masyarakat, terutama di segmen harga terjangkau. Salah satu yang sedang ramai dibahas adalah model terbaru yang disebut-sebut memiliki desain “diceperin” layaknya motor matic, lengkap dengan fitur modern dan kenyamanan berkendara yang meningkat.
Dalam ulasan yang beredar di YouTube, sepeda listrik mirip motor matic ini dibandingkan langsung dengan seri sebelumnya seperti D66A.
Hasilnya, terdapat sejumlah peningkatan signifikan, baik dari sisi desain, fitur, maupun kenyamanan.
Tak heran jika model ini langsung menarik perhatian, bahkan disebut layak ditukar dengan tambahan biaya sekitar Rp500 ribu saja oleh pengguna lama.
Desain Lebih Kokoh dan Modern
Secara tampilan, sepeda listrik ini memang terlihat berbeda dari generasi sebelumnya. Bodinya tampak lebih rendah atau “diceperin”, dengan ukuran roda yang kecil, sehingga memberikan kesan sporty layaknya motor matic.
Perubahan paling terasa ada pada rangka yang kini lebih kokoh. Hal ini terlihat jelas saat pemasangan baterai, di mana struktur rangka dinilai lebih solid dibandingkan model lama seperti D66A.
Selain itu, detail desain seperti lampu depan dan belakang juga mengalami peningkatan. Lampu utama sudah cukup terang untuk penggunaan malam hari, sementara desain DRL dan lampu sein terlihat lebih futuristik.
Fitur Tambahan: Cruise Control hingga NFC
Keunggulan lain dari sepeda listrik mirip motor matic ini adalah hadirnya fitur-fitur yang sebelumnya tidak tersedia di seri lama.
Salah satunya adalah cruise control, meski fitur ini diakui belum banyak dimanfaatkan oleh pengguna.
Selain itu, terdapat pengaturan lampu terang dan redup yang menambah fleksibilitas saat berkendara di berbagai kondisi.
Untuk sistem penguncian, kendaraan ini sudah mengusung dua metode, yakni kunci konvensional dan NFC.
Pengguna pun memiliki pilihan sesuai preferensi, apakah ingin praktis dengan NFC atau tetap menggunakan kunci manual.
Bagasi Luas, Muat Tabung Gas
Salah satu keunggulan yang paling disorot adalah kapasitas bagasi. Sepeda listrik ini memiliki ruang penyimpanan yang cukup dalam dan luas, bahkan mampu memuat tabung gas 3 kilogram dengan sisa ruang tambahan.
Tak hanya itu, area pijakan kaki juga dirancang lebih lebar, sehingga memungkinkan pengguna membawa barang tambahan seperti galon air atau belanjaan harian.
Kondisi ini membuat sepeda listrik tidak hanya cocok untuk mobilitas pribadi, tetapi juga kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
Kenyamanan Berkendara Lebih Baik
Dari sisi kenyamanan, sepeda listrik ini mengalami peningkatan signifikan. Joknya kini lebih empuk dan menyerupai motor, menggunakan material busa berpegas yang membantu meredam getaran saat berkendara.
Sistem suspensi depan dan belakang juga dinilai cukup empuk untuk ukuran sepeda listrik di kelas harga terjangkau.
Hal ini membuat pengalaman berkendara lebih nyaman, terutama di jalanan yang tidak rata.
Pengguna juga diberikan fleksibilitas posisi berkendara, mulai dari posisi santai selonjoran hingga posisi lebih tegak atau “racing”.
Detail Tambahan yang Menarik
Beberapa detail kecil turut menambah nilai jual sepeda listrik ini. Misalnya, penggunaan material behel berbahan logam yang lebih kuat dibandingkan plastik.
Finishing warna juga dibuat lebih menarik, dengan pilihan warna doff dan glossy, serta tekstur unik yang menyerupai pola tertentu.
Selain itu, bagian shockbreaker depan dilengkapi pelumas (grease) untuk menjaga performa tetap optimal dalam jangka panjang.
Harga Terjangkau, Layak Direkomendasikan
Dengan berbagai peningkatan yang ditawarkan, sepeda listrik mirip motor matic ini disebut sangat layak direkomendasikan, terutama bagi pengguna baru yang ingin beralih ke kendaraan listrik.
Meski begitu, bagi pengguna lama seperti pemilik D66A, keputusan untuk upgrade tetap kembali pada kebutuhan dan anggaran. Pasalnya, model lama masih menawarkan harga lebih murah dengan fungsi yang tidak jauh berbeda.
Namun secara keseluruhan, sepeda listrik ini dinilai sebagai pilihan menarik di kelas harga Rp jutaan, dengan fitur lebih lengkap, desain modern, dan kenyamanan yang meningkat.
Editor : Manda Dwi Agustin