Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Motor Listrik Indomobil eMotor QT Pro Dibanderol Mulai Rp18 Juta, Jarak Tempuh 130 Km dan Fitur Traction Control Jadi Sorotan

Ganindha Putri Balqis • Selasa, 7 April 2026 | 18:10 WIB
Motor listrik Indomobil eMotor QT Pro hadir dengan baterai ganda, jarak tempuh 130 km, traction control, dan harga mulai Rp18 juta.
Motor listrik Indomobil eMotor QT Pro hadir dengan baterai ganda, jarak tempuh 130 km, traction control, dan harga mulai Rp18 juta.

RADAR TULUNGAGUNG - Persaingan kendaraan listrik roda dua di Indonesia kembali memanas setelah motor listrik Indomobil eMotor QT Pro resmi diperkenalkan sebagai model baru yang menyasar kebutuhan mobilitas harian dengan harga terjangkau namun tetap membawa fitur lengkap. Produk ini langsung menarik perhatian karena menawarkan jarak tempuh panjang, desain kompak, dan teknologi yang biasanya hadir pada motor listrik kelas lebih tinggi.

Dalam peluncuran terbarunya, motor listrik Indomobil eMotor QT Pro hadir berdampingan dengan versi standar QT. Keduanya mengusung basis desain serupa, namun memiliki perbedaan cukup jelas pada kapasitas baterai, performa, dan fitur pendukung. QT standar dipasarkan mulai sekitar Rp15 juta on the road, sedangkan QT Pro dibanderol mulai Rp18 juta.

Harga tersebut menjadi strategi penting dari Indomobil eMotor untuk menjangkau konsumen yang selama ini masih menimbang motor listrik karena faktor biaya. Pabrikan menyebut model ini lahir dari hasil survei pasar yang menunjukkan masyarakat menginginkan kendaraan listrik yang lebih mudah dijangkau, tetapi tetap layak dipakai setiap hari.

Baterai Ganda Jadi Pembeda Utama QT Pro

Perbedaan paling menonjol dari motor listrik Indomobil eMotor QT Pro terletak pada konfigurasi baterai. Versi standar menggunakan satu baterai 60 volt dengan kapasitas sekitar 1,44 kWh, sedangkan QT Pro memakai dua baterai sehingga total kapasitasnya mencapai 2,88 kWh.

Konfigurasi baterai ganda itu membuat QT Pro memiliki jarak tempuh hingga 130 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Sementara QT standar hanya mampu mencapai sekitar 70 kilometer.

Selain jarak tempuh, performa keduanya juga berbeda. QT Pro diklaim mampu melaju hingga 70 kilometer per jam, sedangkan QT standar dibatasi sekitar 60 kilometer per jam.

Tenaga motor listrik yang digunakan mencapai 2 kW dengan sistem hub motor di roda belakang. Tenaga tersebut dinilai cukup untuk kebutuhan mobilitas perkotaan, terutama bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan ringan, lincah, dan hemat biaya operasional.

Secara visual, kedua model tetap mempertahankan karakter skuter mungil dengan pendekatan desain retro modern. Perbedaan paling mudah terlihat ada pada pilihan warna. QT Pro menggunakan kombinasi dua warna atau two tone, sedangkan QT standar hadir dalam warna tunggal.

Ukuran ban juga dibuat berbeda. QT Pro memakai ban depan lebih lebar ukuran 100, sedangkan QT standar menggunakan ukuran 90 pada roda depan.

Bagasi Besar dan Fitur Digital Lengkap

Salah satu daya tarik lain dari motor ini adalah ruang penyimpanan di bawah jok yang cukup besar karena posisi baterai ditempatkan di bagian bawah rangka. Bagasi tersebut dinilai cukup dalam untuk membawa perlengkapan harian.

Pada bagian depan tersedia kompartemen tambahan lengkap dengan port USB tipe A untuk pengisian daya ponsel atau gadget selama perjalanan. Area dek juga dibuat rata agar memudahkan membawa barang.

Sistem penguncian masih menggunakan kunci konvensional, tetapi sudah dilengkapi NFC dan remote control. Pengguna juga mendapat dua unit akses saat pembelian.

Panel instrumen digital menampilkan indikator baterai kanan dan kiri, trip meter, serta mode berkendara. Tersedia tiga riding mode dengan batas kecepatan berbeda.

Mode pertama membatasi kecepatan hingga 38 kilometer per jam, mode kedua sampai 50 kilometer per jam, dan mode ketiga mendekati 70 kilometer per jam.

Motor ini juga memiliki fitur mundur yang memudahkan saat parkir di ruang sempit, hazard, lampu jauh-dekat, serta regenerative braking khusus pada QT Pro.

Tambahan traction control menjadi fitur yang membedakan QT Pro dari versi standar. Teknologi ini membantu menjaga traksi roda saat digunakan di permukaan jalan yang licin.

Desain Anak Bangsa dengan Karakter Retro Modern

Desain motor listrik Indomobil eMotor QT Pro dibuat oleh desainer lokal bernama Nono Sumarno atau dikenal sebagai Mangno. Konsep yang diambil adalah skuter bergaya global dengan tampilan sederhana namun tetap modern.

Lampu depan menggunakan bentuk bundar untuk menonjolkan nuansa retro. Seluruh sistem pencahayaan sudah LED, termasuk daytime running light dan lampu belakang.

Bagian belakang dibuat dengan model garis horizontal yang memberi karakter visual berbeda dibanding motor listrik lain di kelasnya.

Menurut manajemen Indomobil eMotor, model QT dikembangkan untuk menjangkau kalangan remaja, mahasiswa, hingga pengguna perempuan yang membutuhkan kendaraan praktis.

Dengan harga yang lebih kompetitif, jarak tempuh panjang, serta fitur seperti NFC, traction control, regenerative braking, dan dual battery, motor listrik Indomobil eMotor QT Pro diproyeksikan menjadi salah satu model yang berpotensi menarik perhatian pasar kendaraan listrik nasional dalam waktu dekat.

Editor : Ganindha Putri Balqis
#Indomobil QT Pro #harga Indomobil QT Pro #review Indomobil QT Pro #spesifikasi Indomobil QT Pro