RADAR TULUNGAGUNG - Test ride sepeda listrik Uwinfly T70 menjadi sorotan setelah pengalaman sebelumnya sempat mengalami mogok di tengah jalan, meskipun indikator baterai masih menunjukkan tiga strip. Dalam uji coba terbaru ini, penyebab masalah tersebut akhirnya terungkap.
Pengujian dilakukan dengan kondisi baterai yang sudah diisi penuh sejak awal. Berbeda dari penggunaan sebelumnya yang langsung dipakai tanpa pengisian daya terlebih dahulu, kali ini pengguna memastikan baterai dalam kondisi optimal sebelum digunakan. Selain itu, baterai cadangan juga disiapkan sebagai langkah antisipasi.
Sepeda listrik Uwinfly T70 menggunakan baterai lithium ion 12 volt 12 Ah, yang juga kompatibel dengan unit lain. Harga baterai cadangan di pasaran disebut berkisar Rp1,5 jutaan, sehingga masih tergolong terjangkau bagi pengguna yang ingin memiliki backup saat perjalanan jauh.
Penyebab Mogok: Bukan Kerusakan, Tapi Kalibrasi Baterai
Dari hasil pengujian, mogok yang terjadi sebelumnya diduga bukan karena kerusakan unit, melainkan karena baterai belum terkalibrasi dengan baik. Penggunaan pertama tanpa pengisian penuh dapat menyebabkan pembacaan indikator baterai menjadi tidak akurat.
Setelah dilakukan pengisian penuh, performa sepeda listrik Uwinfly T70 terlihat lebih stabil. Selama perjalanan, tidak ditemukan kendala berarti seperti mogok mendadak.
Dalam test ride kali ini, sepeda listrik Uwinfly T70 diuji di berbagai kondisi jalan, mulai dari jalan kampung yang rusak, tanjakan, hingga jalan raya.
Pada jalanan tidak rata, kendaraan masih terasa cukup nyaman meskipun karakter suspensinya cenderung keras. Hal ini wajar mengingat sepeda listrik memiliki konstruksi berbeda dibanding motor konvensional.
Saat diuji menanjak dengan kemiringan sekitar 10 hingga 11 derajat, sepeda listrik ini masih mampu melaju dengan baik. Namun, pengguna tetap disarankan untuk mengambil ancang-ancang dan menggunakan kecepatan maksimal agar tenaga tetap optimal.
Performa Kecepatan dan Konsumsi Baterai
Dari sisi performa, sepeda listrik Uwinfly T70 mampu mencapai kecepatan maksimum sekitar 43 hingga 46 km/jam dalam pengujian. Kecepatan ini dinilai cukup untuk penggunaan dalam kota maupun jarak menengah.
Baca Juga: Motor Listrik United Terbaru IMS 2026: Harga Cuma Rp46 Jutaan, Spek Offroad 6 kW Bikin Kaget!
Dalam perjalanan sejauh 20 kilometer, indikator baterai hanya berkurang satu strip. Bahkan hingga menempuh jarak 32 kilometer, konsumsi baterai masih tergolong efisien.
Hingga total perjalanan mencapai 44 kilometer, baterai masih tersisa dua strip. Hal ini menunjukkan bahwa jarak tempuh sepeda listrik Uwinfly T70 bisa melebihi 45 kilometer dalam kondisi penggunaan normal.
Sepeda listrik ini juga dilengkapi fitur cruise control yang memungkinkan pengendara mengistirahatkan tangan saat berkendara jarak jauh. Fitur ini menjadi nilai tambah, terutama untuk perjalanan santai.
Selain itu, jok dengan sistem pegas memberikan kenyamanan lebih dibandingkan jok standar. Namun, pada jalan rusak, karakter suspensi yang keras masih cukup terasa.
Penggunaan di Jalan Raya
Dalam pengujian, sepeda listrik Uwinfly T70 juga digunakan di jalan raya. Secara aturan, kendaraan jenis ini sebenarnya diperuntukkan bagi jalur sepeda.
Namun, karena belum semua daerah memiliki fasilitas tersebut, pengguna tetap dapat menggunakannya di jalan umum dengan catatan berada di sisi kiri dan tetap memperhatikan keselamatan.
Menariknya, dalam test ride kali ini, baterai cadangan yang dibawa tidak digunakan sama sekali. Hal ini menunjukkan bahwa performa baterai utama sudah cukup andal untuk perjalanan jarak menengah.
Meski demikian, pengguna tetap mendemonstrasikan cara pemasangan baterai cadangan tanpa perlu melakukan modifikasi atau pembongkaran unit.
Dari hasil pengujian, sepeda listrik Uwinfly T70 terbukti mampu menempuh jarak lebih dari 45 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh.
Masalah mogok yang sempat terjadi sebelumnya kemungkinan besar disebabkan oleh penggunaan awal tanpa pengisian baterai penuh. Oleh karena itu, pengguna disarankan untuk selalu melakukan pengisian daya maksimal sebelum penggunaan pertama.
Dengan performa yang cukup stabil, efisiensi baterai yang baik, serta biaya operasional rendah, sepeda listrik ini layak menjadi pilihan untuk kebutuhan harian, khususnya di area perkotaan dan jarak menengah.
Editor : Manda Dwi Agustin