RADAR TULUNGAGUNG - Persaingan motor listrik di kelas harga terjangkau kembali memanas setelah Indomobil menghadirkan motor listrik Indomobil QT Pro dengan desain bergaya klasik modern yang langsung menarik perhatian. Model ini hadir untuk konsumen yang mencari kendaraan hemat energi dengan tampilan stylish namun tetap ramah di kantong.
Sejak pertama diperkenalkan, motor listrik Indomobil QT Pro menjadi sorotan karena menawarkan harga di bawah Rp20 juta dengan fitur yang cukup lengkap. Tidak hanya mengandalkan desain, motor ini juga membawa spesifikasi baterai yang lebih unggul dibanding varian standar.
Harga menjadi salah satu alasan utama model ini menarik perhatian pasar. Untuk versi standar, Indomobil membanderol QT sekitar Rp15 juta, sedangkan varian QT Pro dijual sekitar Rp18 juta dengan tambahan fitur dan kapasitas baterai yang lebih besar.
Desain Klasik dengan Nuansa Skuter Eropa
Secara tampilan, QT Pro mengusung desain yang kuat pada nuansa skuter klasik. Bentuk lampu utama diletakkan di area setang, dipadukan bodi depan dengan aksen menyerupai skuter bergaya Eropa.
Lampu utama sudah memakai teknologi LED projector lengkap dengan daytime running light yang membuat tampilannya lebih modern. Lampu sein dibuat dengan desain berbeda yang memberi kesan futuristis pada bagian depan.
Bagian kaki-kaki menggunakan velg 12 inci dengan pengereman cakram di roda depan. Kaliper dua piston juga sudah disematkan untuk mendukung pengereman lebih optimal.
Dari sisi samping, karakter klasik semakin terlihat melalui penggunaan spion bulat, dek kaki rata yang luas, serta jok panjang yang dibuat nyaman untuk dua penumpang.
Bagian belakang motor memiliki bentuk meruncing dengan tambahan behel tanpa bodi besar. Lampu rem dibuat cukup besar dan modern, sementara lampu sein belakang tetap mempertahankan aksen desain serupa dengan bagian depan.
Fitur Modern Mulai Semi Keyless hingga NFC
Walau tampil klasik, fitur yang dibawa QT Pro cukup modern untuk kelas motor listrik murah.
Sistem penguncian sudah menggabungkan anak kunci manual dengan remote keyless atau semi keyless. Selain itu tersedia kartu NFC yang bisa digunakan untuk menyalakan motor.
Pengguna cukup menempelkan kartu NFC pada panel tertentu di area dashboard, lalu motor langsung aktif.
Panel instrumen juga sudah digital penuh dengan tampilan warna. Informasi yang tersedia meliputi kecepatan, indikator baterai, persentase daya, hingga odometer.
Keunggulan lain terlihat dari indikator dua baterai yang ditampilkan terpisah, sehingga pengguna lebih mudah memantau kondisi daya secara real time.
Spesifikasi Motor Listrik Indomobil QT Pro
Untuk performa, QT Pro memakai motor penggerak belakang dengan tenaga 2 kW. Tenaga ini dirancang untuk kebutuhan mobilitas harian di area perkotaan.
Meski angka torsinya belum diumumkan secara rinci, motor ini mampu melaju hingga kecepatan maksimum 70 km per jam.
QT Pro menggunakan dua baterai dengan kapasitas masing-masing 1,44 kWh. Total kapasitas baterainya mencapai 2,88 kWh.
Dengan konfigurasi tersebut, jarak tempuh maksimal yang diklaim mencapai 135 kilometer dalam satu kali pengisian penuh.
Sementara varian QT standar hanya memakai satu baterai, sehingga kemampuan jarak tempuhnya turun menjadi sekitar 70 kilometer dengan kecepatan maksimum 60 km per jam.
Harga Jadi Daya Tarik Utama
Di tengah persaingan motor listrik murah, harga QT Pro menjadi salah satu nilai jual terkuat.
Varian standar di kisaran Rp15 juta sudah cukup menarik untuk pengguna pemula yang ingin beralih ke kendaraan listrik.
Sedangkan tambahan sekitar Rp3 juta pada QT Pro dianggap sepadan karena konsumen mendapatkan dua baterai, fitur NFC, dan jarak tempuh hampir dua kali lipat lebih jauh.
Dengan desain premium, fitur digital modern, dan biaya operasional yang jauh lebih hemat dibanding motor bensin, QT Pro berpotensi menjadi pilihan baru di pasar motor listrik Indonesia.
Editor : Ganindha Putri Balqis