Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Motor Listrik Tiba-Tiba Mati Padahal Baterai Masih 3 Strip, Ternyata Ini Penyebabnya!

Ingge Nayla Ayu Karina • Rabu, 8 April 2026 | 21:55 WIB
Motor listrik tiba-tiba mati padahal baterai masih 3 strip! Ini penyebab dan solusi agar tidak terjadi lagi.
Motor listrik tiba-tiba mati padahal baterai masih 3 strip! Ini penyebab dan solusi agar tidak terjadi lagi.

 

RADAR TULUNGAGUNG - Motor listrik tiba-tiba mati meski indikator baterai masih menunjukkan tiga strip menjadi pengalaman mengejutkan yang dialami seorang pengguna saat melakukan uji coba berkendara. Kejadian ini pun memunculkan pertanyaan besar terkait akurasi indikator baterai pada kendaraan listrik.

 

Dalam pengujian tersebut, motor listrik yang baru saja dibeli langsung digunakan tanpa dilakukan pengisian daya hingga penuh. Motor listrik tiba-tiba mati setelah menempuh jarak sekitar 25 kilometer, meskipun pada speedometer masih terlihat sisa tiga strip baterai.

 

Kondisi ini membuat pengendara harus mendorong motor sejauh hampir satu kilometer menuju rumah terdekat. Menariknya, meski motor tidak bisa dijalankan, beberapa komponen seperti lampu utama dan klakson masih berfungsi dengan normal.

 

Indikator Baterai Tidak Selalu Akurat

 

Kasus motor listrik tiba-tiba mati ini mengindikasikan bahwa indikator baterai belum tentu mencerminkan kondisi daya yang sebenarnya. Meski menunjukkan tiga strip, kapasitas baterai bisa saja sudah berada di ambang batas minimum untuk menggerakkan motor.

 

Hal ini kemungkinan terjadi karena baterai belum pernah diisi penuh sejak pertama kali digunakan. Pada kendaraan listrik, proses kalibrasi baterai sangat penting agar indikator dapat bekerja secara akurat.

 

Dalam perjalanan awal, motor hanya mampu mencapai kecepatan sekitar 30 km/jam, lebih rendah dari performa normal. Seiring waktu, kecepatan terus menurun hingga akhirnya motor berhenti total.

 

Proses Pengisian Daya Jadi Kunci

 

Setelah mengalami kendala tersebut, pengguna kemudian mencoba mengisi ulang baterai menggunakan charger bawaan. Charger tersebut memiliki output sekitar 54,6 volt dengan arus 6 ampere, yang tergolong cukup besar untuk pengisian baterai motor listrik.

 

Namun, kendala lain muncul saat proses pengisian dilakukan di rumah dengan daya listrik 450 VA. Dalam waktu sekitar 10 menit, listrik langsung turun atau “jeglek” karena tidak mampu menahan beban.

 

Pengisian kemudian dipindahkan ke rumah dengan daya listrik 900 VA, yang terbukti lebih stabil dan mampu mendukung proses charging tanpa gangguan.

 

Waktu Pengisian Hingga Penuh

 

Pengisian baterai dari kondisi awal yang masih tersisa tiga strip membutuhkan waktu cukup lama. Berdasarkan rekaman CCTV, proses charging dimulai sekitar pukul 23.30 malam dan baru selesai pada pukul 05.30 pagi.

 

Artinya, dibutuhkan waktu sekitar enam jam untuk mengisi baterai hingga penuh. Durasi ini masih sesuai dengan klaim umum pengisian baterai motor listrik, yakni antara lima hingga enam jam dari kondisi hampir habis ke penuh.

 

Setelah pengisian selesai, indikator baterai berubah menjadi penuh dan motor kembali dapat digunakan secara normal.

 

Performa Kembali Normal Setelah Dicas

 

Setelah baterai terisi penuh, motor listrik kembali menunjukkan performa yang lebih baik. Kecepatan pada mode dua mampu mencapai sekitar 44 km/jam, jauh lebih optimal dibandingkan saat kondisi baterai sebelumnya.

 

Pengujian juga dilakukan pada tanjakan dengan kemiringan sekitar 11 derajat. Hasilnya, motor masih mampu menanjak meski terasa cukup berat, menunjukkan bahwa tenaga motor masih bekerja dengan baik.

 

Namun, pengguna tetap menyiapkan baterai cadangan sebagai langkah antisipasi jika kejadian serupa terulang saat perjalanan berikutnya.

 

Pelajaran Penting untuk Pengguna Motor Listrik

 

Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi pengguna motor listrik, terutama yang baru pertama kali menggunakan kendaraan tersebut. Salah satu hal yang wajib dilakukan adalah mengisi baterai hingga penuh sebelum penggunaan awal.

 

Selain itu, pemahaman mengenai kapasitas listrik rumah juga menjadi faktor penting dalam proses pengisian daya. Daya listrik yang tidak mencukupi dapat menghambat proses charging bahkan berpotensi merusak perangkat listrik lainnya.

 

Dengan pemakaian yang tepat dan perawatan yang sesuai, motor listrik tetap menjadi solusi transportasi yang efisien dan ramah lingkungan di masa depan.

Editor : Ingge Nayla Ayu Karina
#masalah motor listrik #baterai motor listrik #charging motor listrik #motor listrik mati mendadak #tips motor listrik