JAKARTA - Motor listrik Rp7 jutaan kini semakin diminati masyarakat, terutama di tengah tren peralihan ke kendaraan ramah lingkungan. Harga yang semakin terjangkau membuat motor listrik bukan lagi barang mahal. Bahkan, dengan budget terbatas, konsumen sudah bisa mendapatkan kendaraan listrik dengan fitur modern dan performa cukup mumpuni.
Motor listrik Rp7 jutaan menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin berhemat tanpa mengorbankan kenyamanan berkendara. Selain efisien, kendaraan ini juga minim biaya operasional dan perawatan. Tak heran jika permintaan terus meningkat, terutama di kalangan pelajar hingga pekerja urban.
Berikut ini lima rekomendasi motor listrik Rp7 jutaan yang layak dipertimbangkan di tahun 2026. Masing-masing menawarkan keunggulan berbeda, mulai dari jarak tempuh hingga fitur keamanan.
GreenTech Unity, Murah dengan Performa Stabil
GreenTech Unity hadir sebagai salah satu motor listrik subsidi dengan harga mulai Rp7,4 jutaan. Motor ini menawarkan jarak tempuh sekitar 70–80 km dalam sekali pengisian daya, cukup untuk kebutuhan harian.
Dengan tenaga 1000 watt dan baterai 60 volt, motor ini mampu melaju hingga 60 km/jam. Sistem pengereman sudah menggunakan cakram di depan dan belakang, memberikan keamanan lebih saat berkendara. Daya angkut hingga 175 kg membuatnya cukup tangguh untuk penggunaan sehari-hari.
Baca Juga: Buntut OTT Bupati Gatut Sunu Wibowo, KPK Segel Sejumlah Ruang di Kantor PUPR Tulungagung
Viar NX, Desain Stylish dan Tangguh
Viar NX menjadi pilihan menarik dengan harga sekitar Rp7,3 jutaan. Motor ini hadir dalam berbagai warna seperti hitam, putih, hijau, dan oranye.
Ditenagai motor 1000 watt dengan daya maksimal 2000 watt, Viar NX mampu mencapai kecepatan hingga 50 km/jam. Jarak tempuhnya sekitar 60 km. Rangka berbahan baja membuatnya kokoh, dengan kapasitas beban hingga 150 kg.
Selis Neo, Fitur Lengkap untuk Harian
Selis Neo dibanderol mulai Rp7,9 jutaan dengan motor 1500 watt. Motor ini mampu melaju hingga 40 km/jam dan memiliki jarak tempuh sekitar 40 km.
Keunggulan Selis Neo ada pada fitur modernnya, seperti lampu LED, alarm, remote keyless, hingga kotak penyimpanan. Sistem pengereman kombinasi cakram dan drum juga meningkatkan keamanan. Cocok untuk pengguna yang mencari motor praktis dengan fitur lengkap.
Uwinfly T3, Kuat Angkut Beban Berat
Uwinfly T3 hadir dengan harga sekitar Rp7,9 jutaan dan menawarkan performa yang cukup mengesankan. Motor ini memiliki tenaga 800 watt dengan kecepatan maksimal hingga 65 km/jam.
Jarak tempuhnya mencapai 70 km, dengan kapasitas beban hingga 250 kg. Fitur unggulan seperti gear mundur, cruise control, speedometer digital, dan remote alarm menjadikannya salah satu motor listrik paling fungsional di kelasnya.
Baca Juga: Isu OTT Pejabat Pemkab Tulungagung Mencuat, Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bangsa Ditutup Rapat
Exotic Sererato, Praktis dan Serbaguna
Exotic Sererato menjadi pilihan terakhir dalam daftar motor listrik Rp7 jutaan. Dibanderol sekitar Rp7,9 jutaan, motor ini memiliki tenaga 800 watt dengan kecepatan maksimal 50 km/jam.
Jarak tempuh mencapai 60 km dengan baterai 60 volt. Fitur yang ditawarkan cukup lengkap, mulai dari alarm, sistem keamanan tambahan, hingga port USB untuk mengisi daya perangkat elektronik saat berkendara.
Baca Juga: Mapolres Dijaga Ketat, Sejumlah Pejabat Pemkab Tulungagung Jalani Pemeriksaan, Siapa Saja Mereka?
Pilihan Motor Listrik Murah Semakin Variatif
Dengan semakin banyaknya pilihan motor listrik Rp7 jutaan, konsumen kini memiliki alternatif kendaraan yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan. Meski harganya terjangkau, fitur dan performa yang ditawarkan sudah cukup memenuhi kebutuhan mobilitas sehari-hari.
Namun, sebelum membeli, pengguna tetap disarankan untuk mempertimbangkan kebutuhan, seperti jarak tempuh, kapasitas baterai, hingga fitur keamanan. Hal ini penting agar motor listrik yang dipilih benar-benar sesuai dengan aktivitas harian.
Tren motor listrik diprediksi akan terus meningkat seiring dukungan pemerintah dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan. Dengan harga mulai Rp7 jutaan, kini siapa saja bisa beralih ke kendaraan listrik tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
Editor : Dyah Wulandari