Tulungagung - Kehadiran Alpha Entry Next Gen di ajang Indonesia Motor Show (IMS) 2026 menjadi sorotan publik. Motor listrik terbaru ini hadir dengan sejumlah pembaruan penting, terutama di sektor baterai dan performa yang kini lebih optimal dibanding generasi sebelumnya.
Sejak diperkenalkan, Alpha Entry Next Gen langsung mencuri perhatian karena membawa konsep peningkatan efisiensi tanpa mengubah desain secara drastis. Perubahan utama justru difokuskan pada teknologi baterai yang lebih modern.
Dalam peluncurannya di IMS 2026, Alpha Entry Next Gen menawarkan kombinasi performa, efisiensi, serta fleksibilitas kepemilikan yang menjadi daya tarik bagi konsumen motor listrik di Indonesia.
Desain Masih Sama, Warna Lebih Segar
Secara tampilan, Alpha Entry Next Gen tidak mengalami perubahan signifikan dibanding model sebelumnya. Desain bodinya masih mempertahankan karakter khas dengan garis tegas dan tampilan futuristik.
Namun, Alpha menghadirkan warna baru bernama Moonlight yang memberikan kesan lebih elegan dan modern. Fitur-fitur yang tersedia juga masih serupa dengan generasi sebelumnya, sehingga pengguna lama tidak akan merasa asing.
Baterai Baru Lebih Praktis dan Efisien
Perubahan paling mencolok pada Alpha Entry Next Gen terletak pada sektor baterai. Jika sebelumnya menggunakan dua baterai, kini hanya menggunakan satu baterai berkapasitas 72V 45Ah dengan output sekitar 3,3 kWh.
Baterai ini sudah menggunakan teknologi LFP (Lithium Iron Phosphate) yang dikenal lebih aman dan memiliki umur pakai lebih panjang. Dengan konfigurasi baru ini, motor mampu memberikan performa yang lebih maksimal.
Baca Juga: 5 HP 1 Jutaan Kamera 50 MP Terbaik, Hasil Jernih dan Spek Mumpuni Bikin Kaget!
Salah satu peningkatan signifikan adalah mode sport yang kini bisa digunakan hingga kapasitas baterai 20 persen. Berbeda dari model sebelumnya yang hanya bisa digunakan hingga 75 persen.
Fitur Boost Charge Jadi Andalan
Keunggulan lain dari Alpha Entry Next Gen adalah dukungan fitur boost charge. Dengan teknologi ini, pengisian daya dari 10 persen ke 50 persen hanya membutuhkan waktu kurang dari 25 menit.
Sementara itu, untuk pengisian normal dari 0 hingga 100 persen, waktu yang dibutuhkan sekitar 4 jam. Charger fast charging sendiri dijual terpisah dengan harga sekitar Rp2,9 juta.
Menariknya, khusus 20 pembeli pertama di IMS 2026, Alpha memberikan bonus charger fast charging secara gratis. Sedangkan pembeli berikutnya hanya mendapatkan charger standar.
Fitur Tambahan Lebih Modern
Motor ini juga dibekali fitur Hill Start Assist dan Hill Assist yang membantu pengendara saat berhenti di tanjakan atau turunan. Fitur ini memberikan kenyamanan dan keamanan ekstra dalam penggunaan sehari-hari.
Panel instrumen juga mengalami pembaruan dengan tampilan indikator baterai yang kini lebih sederhana karena hanya menggunakan satu baterai.
Pilihan Skema Beli atau Sewa
Alpha Entry Next Gen hadir dengan dua skema kepemilikan, yakni beli putus dan sewa baterai. Untuk pembelian penuh, harga motor ini dibanderol Rp35,5 juta dan mendapat diskon menjadi Rp30,5 juta.
Sementara itu, untuk skema sewa, konsumen cukup membayar Rp15,5 juta untuk unit motor. Biaya berlangganan baterai dimulai dari Rp125.000 per bulan.
Pengguna juga dikenakan biaya tambahan berdasarkan jarak tempuh. Untuk penggunaan di bawah 700 km per bulan tidak ada biaya tambahan. Namun, untuk penggunaan lebih tinggi, biaya tambahan berkisar antara Rp75.000 hingga Rp225.000 per bulan.
Garansi Lebih Panjang
Untuk skema pembelian baterai, Alpha memberikan garansi hingga 4 tahun, meningkat dari sebelumnya yang hanya 3 tahun. Sementara untuk skema sewa, baterai bahkan mendapat garansi seumur hidup.
Jika kapasitas baterai turun hingga 80 persen, pengguna dapat menukarnya dengan baterai baru tanpa biaya tambahan.
Pilihan Menarik di Segmen Motor Listrik
Dengan berbagai peningkatan yang ditawarkan, Alpha Entry Next Gen menjadi salah satu pilihan menarik di segmen motor listrik Indonesia. Terutama bagi konsumen yang menginginkan kendaraan ramah lingkungan dengan teknologi terbaru.
Kombinasi baterai baru, fitur modern, serta opsi kepemilikan fleksibel menjadikan motor ini semakin kompetitif di pasar yang terus berkembang.
Editor : Auliya Nur'Aini Khafadzoh