Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Touring Motor Listrik Polytron Fox Air Jakarta-Bandung: Gaspol Tanpa Eco, Biaya Murah dan Tembus Ratusan Km!

Auliya Nur'Aini Khafadzoh • Sabtu, 11 April 2026 | 20:50 WIB
Touring motor listrik Polytron Fox Air dari Jakarta ke Bandung, gaspol tanpa eco, biaya charging murah dan performa tetap tangguh.(Pinterest)
Touring motor listrik Polytron Fox Air dari Jakarta ke Bandung, gaspol tanpa eco, biaya charging murah dan performa tetap tangguh.(Pinterest)

Tulungagung – Uji ketahanan Polytron Fox Air dalam perjalanan jarak jauh akhirnya dibuktikan melalui touring dari Jakarta menuju Bandung. Menariknya, perjalanan ini dilakukan tanpa mode hemat (eco), melainkan dengan gaya berkendara agresif alias gaspol.

Touring motor listrik Polytron Fox Air ini dimulai dari Jakarta Barat menuju Bandung dengan jarak ratusan kilometer. Pengendara sengaja tidak menggunakan mode eco untuk menguji performa asli motor listrik tersebut dalam kondisi nyata.

Sejak awal perjalanan, Polytron Fox Air sudah dalam kondisi baterai penuh 100 persen. Dengan membawa perlengkapan touring lengkap, termasuk charger, jas hujan, hingga perangkat dokumentasi, motor ini langsung diuji di berbagai kondisi jalan.

Persiapan Touring Motor Listrik

Touring menggunakan motor listrik membutuhkan persiapan berbeda dibanding motor bensin. Salah satu yang paling penting adalah peralatan pengisian daya.

Pengendara membawa fast charger dengan kapasitas hingga 3.500 watt, yang memungkinkan pengisian baterai lebih cepat. Selain itu, tersedia juga converter listrik agar bisa mengisi daya dari berbagai sumber, termasuk colokan rumah.

Perlengkapan lain seperti intercom, GoPro, hingga tas perjalanan juga menjadi bagian penting untuk menunjang perjalanan jarak jauh ini.

Performa Gaspol Tanpa Mode Eco

Sepanjang perjalanan, Polytron Fox Air dikendarai tanpa mengaktifkan mode eco. Kecepatan rata-rata berada di kisaran 60–70 km/jam, bahkan sesekali menyentuh 80 km/jam di jalanan yang lebih lengang.

Hasilnya, konsumsi baterai terlihat lebih boros dibanding mode hemat. Dalam jarak sekitar 40 km, baterai sudah turun ke kisaran 68 persen.

Menariknya, performa motor tetap responsif. Akselerasi terasa instan khas motor listrik, bahkan mampu menyalip kendaraan lain di jalan.

Namun, terdapat catatan pada sektor kenyamanan. Getaran pada stang masih terasa, terutama pada kecepatan tinggi atau saat membawa beban tambahan seperti top box.

Tantangan Tanjakan dan Cuaca

Salah satu tantangan terbesar dalam touring ini adalah medan tanjakan menuju kawasan Puncak. Pada kondisi ini, konsumsi baterai meningkat drastis karena motor membutuhkan tenaga lebih besar.

Sebagai perbandingan, saat melaju di jalan datar, motor mampu menempuh sekitar 60 km dengan sisa baterai lebih dari 40 persen. Namun saat melewati tanjakan, jarak tempuh berkurang signifikan meski baterai digunakan dalam jumlah sama.

Selain itu, perjalanan juga diwarnai hujan deras. Meski motor listrik relatif aman dari air, proses pengisian daya menjadi kendala karena tidak bisa dilakukan saat hujan tanpa perlindungan.

Peran SPKLU dan Biaya Charging

Selama perjalanan, pengendara beberapa kali berhenti di SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) milik PLN untuk mengisi daya.

Biaya pengisian tergolong sangat murah. Dalam salah satu pengisian, biaya yang dikeluarkan hanya sekitar Rp4.000 untuk jarak puluhan kilometer.

Fasilitas SPKLU juga dinilai cukup membantu, meskipun masih perlu peningkatan seperti penyediaan kanopi agar pengguna tetap bisa mengisi daya saat hujan.

Total Perjalanan dan Efisiensi

Perjalanan dari Jakarta ke Bandung memakan waktu sekitar 11 jam, termasuk waktu istirahat dan pengisian daya. Meski cukup lama, pengendara mengaku tidak terlalu lelah karena adanya jeda saat charging.

Dengan strategi pengisian yang tepat, Polytron Fox Air mampu menyelesaikan perjalanan tanpa kendala berarti. Hal ini menunjukkan bahwa motor listrik mulai layak digunakan untuk perjalanan jarak jauh, bukan hanya dalam kota.

Layak untuk Touring?

Touring menggunakan Polytron Fox Air membuktikan bahwa motor listrik bisa diandalkan untuk perjalanan jauh, asalkan didukung perencanaan yang matang.

Faktor seperti lokasi charging, kondisi jalan, dan cuaca menjadi hal penting yang harus diperhatikan. Tanpa itu, risiko kehabisan baterai bisa terjadi.

Namun dengan biaya operasional yang sangat murah dan pengalaman berkendara yang senyap, motor listrik seperti Polytron Fox Air menjadi alternatif menarik bagi pecinta touring di era kendaraan listrik.

Editor : Auliya Nur'Aini Khafadzoh
#motor listrik jarak jauh #rekomendasi motor listrik #motor listrik