Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Heboh Fast Charging Motor Listrik Tirano, Cas 45% ke 100% Cuma 30 Menit, Benarkah Bisa Full 1 Jam?

Auliya Nur'Aini Khafadzoh • Sabtu, 11 April 2026 | 21:00 WIB
Fast charging motor listrik Tirano mampu isi baterai 45% ke 100% hanya 30 menit, benarkah bisa full 1 jam?(Pinterest)
Fast charging motor listrik Tirano mampu isi baterai 45% ke 100% hanya 30 menit, benarkah bisa full 1 jam?(Pinterest)

Tulungagung - Fast charging motor listrik Tirano milik Indomobil kembali mencuri perhatian publik. Teknologi pengisian cepat ini diklaim mampu mengisi daya baterai secara penuh hanya dalam waktu 1 hingga 2 jam. Namun, uji coba terbaru justru menunjukkan hasil yang jauh lebih cepat dari klaim tersebut.

Dalam sebuah pengujian langsung, fast charging motor listrik Tirano berhasil mengisi baterai dari sekitar 45 persen hingga 100 persen hanya dalam waktu kurang lebih 30 menit. Hasil ini tentu menjadi kabar menarik di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik di Indonesia.

Pengujian dilakukan di kawasan Indomobil Motor Bogor dengan menggunakan perangkat fast charging berkapasitas 35 ampere. Proses pengisian dilakukan dengan metode berbeda dari pengisian biasa, yaitu langsung terhubung ke baterai, bukan melalui port charger standar yang tersedia di bodi motor.

Cara Kerja Fast Charging Tirano

Berbeda dengan pengisian konvensional, fast charging motor listrik Tirano mengharuskan pengguna membuka kompartemen baterai terlebih dahulu. Setelah itu, kabel charger khusus langsung disambungkan ke unit baterai.

Langkah ini memungkinkan arus listrik mengalir lebih besar dan stabil, sehingga waktu pengisian bisa dipangkas secara signifikan. Saat proses berlangsung, indikator lampu dan kipas pendingin akan aktif sebagai tanda bahwa baterai sedang diisi.

Dalam pengujian tersebut, pengisian dimulai pada pukul 10.36 WIB dengan kondisi baterai sekitar 45 persen. Hanya dalam waktu sekitar 29 hingga 30 menit, indikator menunjukkan baterai sudah terisi penuh 100 persen.

Baca Juga: Overo Star Tr Lead 3 Bikin Heboh! Motor Listrik Rp9 Jutaan Ini Tembus 150 Km, Jauh Lampaui Klaim

Hasil ini menunjukkan bahwa dalam setengah jam saja, kapasitas baterai bisa bertambah hingga 50–55 persen. Artinya, klaim pengisian penuh dalam 1 jam dari kondisi nol persen cukup realistis, bahkan cenderung konservatif.

Faktor Penentu Kecepatan Pengisian

Meski hasil fast charging motor listrik Tirano terlihat impresif, terdapat beberapa faktor penting yang memengaruhi kecepatan pengisian.

Pertama adalah kestabilan arus listrik. Pengisian cepat membutuhkan suplai listrik yang konsisten dan kuat. Lokasi seperti SPKLU atau fasilitas resmi Indomobil tentu memiliki standar listrik yang memadai. Namun, jika dilakukan di rumah, hasilnya bisa berbeda tergantung instalasi listrik yang digunakan.

Kedua adalah faktor cuaca. Dalam kondisi panas ekstrem, sistem pendingin baterai akan bekerja lebih keras. Hal ini bisa sedikit memengaruhi durasi pengisian, meskipun tidak signifikan.

Pada pengujian di Bogor, cuaca terbilang cukup panas. Meski demikian, hasil pengisian tetap menunjukkan performa optimal, menandakan sistem pendingin pada Tirano bekerja dengan baik.

Potensi Besar Motor Listrik di Indonesia

Keberhasilan fast charging motor listrik Tirano menjadi sinyal positif bagi perkembangan kendaraan listrik di Tanah Air. Salah satu kendala utama pengguna motor listrik selama ini adalah waktu pengisian yang lama.

Dengan hadirnya teknologi fast charging seperti ini, kekhawatiran tersebut perlahan mulai teratasi. Pengguna tidak lagi harus menunggu berjam-jam untuk mengisi daya, bahkan bisa mendapatkan tambahan daya signifikan hanya dalam waktu singkat.

Hal ini tentu menjadi nilai tambah besar, terutama bagi pengguna dengan mobilitas tinggi. Selain itu, dukungan infrastruktur seperti SPKLU juga akan semakin mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia.

Ke depan, inovasi seperti fast charging motor listrik Tirano diprediksi akan menjadi standar baru di industri otomotif listrik. Jika terus dikembangkan, bukan tidak mungkin waktu pengisian akan semakin singkat, mendekati kenyamanan pengisian bahan bakar kendaraan konvensional.

Editor : Auliya Nur'Aini Khafadzoh
#baterai motor listrik #charging motor listrik #rekomendasi motor listrik #motor listrik