JAKARTA - Review United MX 1200 semakin banyak dicari, terutama oleh masyarakat yang mulai beralih ke kendaraan listrik. Salah satu pengguna membagikan pengalaman menarik setelah memakai motor listrik ini selama satu bulan atau menempuh jarak sekitar 600 kilometer.
Keputusan beralih ke motor listrik bukan tanpa alasan. Pengguna tersebut sebelumnya memakai motor bensin dan harus mengeluarkan biaya perawatan cukup besar, bahkan mencapai Rp500 ribu hanya untuk servis rutin dan perbaikan. Ditambah lagi, harga bahan bakar yang terus naik membuatnya mantap memilih United MX 1200 sebagai kendaraan harian.
Dalam review United MX 1200 ini, faktor harga menjadi salah satu pertimbangan utama. Motor listrik ini dibanderol sekitar Rp10 jutaan untuk wilayah tertentu, bahkan bisa lebih murah tergantung kota dan promo yang tersedia. Harga tersebut sudah termasuk status on-road lengkap dengan STNK dan BPKB.
Desain Sporty dan Build Quality Solid
Secara tampilan, United MX 1200 tampil berbeda dibanding motor listrik lain di kelasnya. Desainnya cenderung sporty dan tidak meniru gaya skuter klasik seperti Vespa. Hal ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang menginginkan motor listrik dengan identitas sendiri.
Dari segi build quality, motor ini juga tergolong baik. Material bodi terasa cukup tebal dan presisi saat dibongkar pasang. Tidak ditemukan bagian longgar, sehingga memberi kesan kokoh untuk penggunaan harian.
Performa Harian Cukup Andal
Motor ini dibekali dinamo dengan daya 1200 watt, meskipun secara klaim bisa mencapai sekitar 2000 watt. Untuk penggunaan dalam kota, performanya dinilai cukup memadai, bahkan saat digunakan berboncengan.
Tersedia tiga mode berkendara, mulai dari mode hemat hingga mode kecepatan tinggi. Kecepatan maksimum diklaim mencapai 65 km/jam, meskipun dalam penggunaan nyata hanya menyentuh sekitar 60 km/jam.
Menariknya, akurasi speedometer menjadi salah satu keunggulan. Selisih dengan GPS hanya sekitar 2-3 km/jam, jauh lebih akurat dibanding beberapa motor listrik lain di kelasnya.
Baterai SLA Jadi Kelemahan Utama
Namun, review United MX 1200 ini juga mengungkap kpelemahan yang cukup krusial, yaitu penggunaan baterai SLA (Sealed Lead Acid). Jenis baterai ini dikenal lebih murah, tetapi memiliki daya tahan yang terbatas.
Dalam pengujian, jarak tempuh maksimal hanya sekitar 61 km, lebih rendah dari klaim pabrikan yang mencapai 75 km. Selain itu, performa motor akan menurun drastis saat baterai mulai habis.
Dalam pengujian, jarak tempuh maksimal hanya sekitar 61 km, lebih rendah dari klaim pabrikan yang mencapai 75 km. Selain itu, performa motor akan menurun drastis saat baterai mulai habis.
Pengguna juga menyarankan pemasangan voltmeter tambahan karena indikator baterai bawaan kurang akurat. Hal ini penting agar pengendara tidak kehabisan daya di tengah jalan.
Biaya Operasional Jauh Lebih Hemat
Salah satu keunggulan terbesar dari United MX 1200 adalah efisiensi biaya. Dalam penggunaan selama satu bulan dengan jarak tempuh 600 km, konsumsi listrik hanya sekitar 15 kWh.
Jika dikonversi ke biaya, total pengeluaran listrik hanya sekitar Rp30 ribuan. Angka ini jauh lebih hemat dibanding motor bensin yang bisa menghabiskan Rp200 ribu hingga Rp250 ribu untuk jarak yang sama.
Bahkan jika memperhitungkan penggantian baterai setelah dua tahun, biaya total masih lebih murah hingga 50 persen dibanding motor konvensional.
Fitur dan Kenyamanan
Motor ini juga dilengkapi fitur seperti remote alarm dan sistem penguncian roda. Namun, fitur keyless dinilai kurang fungsional karena tetap membutuhkan kunci manual saat stang terkunci.
Baca Juga: Heboh Fast Charging Motor Listrik Tirano, Cas 45% ke 100% Cuma 30 Menit, Benarkah Bisa Full 1 Jam?
Dari sisi kenyamanan, posisi berkendara sedikit berbeda karena baterai diletakkan di bagian bawah. Meski begitu, hal ini memberikan keuntungan berupa ruang kaki yang lega serta bagasi luas yang mampu menampung berbagai barang.
Layak Dibeli untuk Pemakaian Harian?
Secara keseluruhan, review United MX 1200 menunjukkan bahwa motor listrik ini cocok untuk penggunaan harian dengan jarak pendek hingga menengah, sekitar 20 km per hari.
Namun, bagi pengguna dengan mobilitas tinggi, disarankan memilih motor listrik dengan baterai lithium yang lebih tahan lama. Meski begitu, dengan harga terjangkau dan biaya operasional rendah, United MX 1200 tetap menjadi pilihan menarik di kelas motor listrik entry-level.
Editor : Dyah Wulandari