JAKARTA – Ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 resmi menjadi saksi sejarah bangkitnya industri kendaraan listrik roda dua tanah air. Booth Alpha Auto mendadak pecah dan dipadati ribuan pengunjung saat selubung motor listrik terbaru mereka, Alpha Entry Next Gen, resmi dibuka. Bukan sekadar penyegaran warna, motor ini hadir sebagai lompatan generasi yang diklaim siap mengubah peta persaingan otomotif nasional. Dengan desain bongsor bergaya sport touring scooter, motor ini menunjukkan taringnya sebagai kendaraan listrik lokal yang siap melahap aspal Pantura hingga Bali.
Kehadiran Alpha Entry Next Gen di IIMS 2026 seolah menjawab keraguan masyarakat mengenai durabilitas dan jarak tempuh motor listrik untuk perjalanan jauh. Tidak tanggung-tanggung, Alpha mengusung kampanye "Ready for Long Trip" yang didukung oleh infrastruktur pengisian daya mandiri di sepanjang jalur mudik. Secara visual, Alpha Entry Next Gen tampil sangat agresif dengan fascia depan dilengkapi dual keen LED yang sipit serta DRL intimidatif. Menariknya, motor ini sudah dibekali windshield yang bisa diatur secara elektrik, fitur mewah yang biasanya hanya ditemukan pada skutik bongsor bermesin 250 cc ke atas.
Klaim yang paling menarik perhatian publik adalah kemampuan Alpha Entry Next Gen untuk menempuh rute Jakarta-Bali. Berkat manajemen daya cerdas dan penggunaan teknologi baterai terbaru, motor ini sanggup menjangkau jarak 180 hingga 200 km dalam sekali pengisian daya penuh pada mode Eco. Peningkatan drastis ini menjadikan Alpha sebagai pionir motor listrik yang berani menjanjikan pengalaman mudik yang seamless bagi pengendaranya melalui integrasi navigasi dan lokasi Alpha Superstation yang sudah tersebar luas di jalur Pantura dan Pansela.
Teknologi Baterai Semi Solid State dan Tenaga Setara 200 CC
Rahasia di balik jarak tempuh fantastis Alpha Entry Next Gen terletak pada jantung pacunya. Alpha meninggalkan teknologi litium-ion konvensional dan beralih ke hybrid semi-solid state battery. Teknologi ini memiliki kepadatan energi 40% lebih tinggi dibandingkan model tahun 2024. Dengan kapasitas total 6,4 kWh dari sistem dual battery, motor ini juga dilengkapi sistem pendingin cairan (liquid cooling) aktif untuk menjaga suhu baterai tetap stabil saat dipacu di cuaca terik lintas provinsi. Kepercayaan diri Alpha pun tak main-main dengan memberikan garansi baterai seumur hidup bagi pembeli pertama.
Urusan performa, Alpha Entry Next Gen dibekali motor penggerak tipe Midrive PMSM generasi terbaru. Tenaga puncaknya mencapai 15 kW, atau setara dengan motor bensin kelas 200 cc. Namun, torsi instannya yang mencapai 65 Nm adalah nilai jual utamanya. Akselerasi dari putaran bawah memberikan sensasi "jambakan" yang luar biasa. Meski memiliki tenaga buas, kecepatan puncaknya dibatasi secara elektronik di angka 130 km/jam demi keamanan dan efisiensi daya. Penggunaan belt drive dari Gates Carbon juga memastikan transfer tenaga yang senyap tanpa getaran rantai yang mengganggu.
Fitur Ultra Fast Charging dan Kemewahan Radar Adaptive Cruise Control
Menjawab kecemasan soal durasi cas, motor listrik ini sudah mendukung teknologi Ultra Fast Charging DC Type 2. Mengisi daya dari 20% ke 80% hanya memakan waktu 25 menit di titik Alpha Station, durasi yang pas untuk beristirahat saat touring. Selain itu, Alpha tetap menyediakan opsi battery swap sebagai range extender bagi pengguna dalam kota yang memiliki mobilitas tinggi tanpa sempat mengantre di stasiun pengisian.
Sisi futuristik semakin kental dengan adanya layar TFT 7 inci touchscreen berbasis Android Otomotif. Fitur paling fenomenal adalah kehadiran Adaptive Cruise Control (ACC) berbasis radar dan Blind Spot Detection (BSD), fitur yang biasanya hanya hadir di mobil mewah atau motor premium kelas atas. Fitur keselamatan aktif ini didukung oleh rem ABS dual channel dari Bosch dan Traction Control System (TCS) untuk menjamin keamanan di segala medan jalanan.
Harga dan Varian: Head-to-Head dengan Skutik Maxi Bensin
Alpha menawarkan Alpha Entry Next Gen dalam dua varian utama. Varian Standar dibanderol di kisaran Rp28 jutaan setelah subsidi, sementara varian Long Range Touring Edition dijual di angka Rp38 jutaan OTR Jakarta. Harga ini menempatkannya bersaing ketat dengan skutik bensin seperti NMAX Turbo atau PCX 160. Namun, dengan penghematan biaya operasional hingga Rp15 juta dalam lima tahun, Alpha menawarkan value for money yang sangat menggiurkan.
Bagi Anda yang mencari solusi mobilitas masa depan yang gagah, canggih, dan berani diajak bertualang jauh, Alpha Entry Next Gen adalah jawaban nyata. Motor ini membuktikan bahwa era mudik tanpa polusi bukan lagi sekadar impian, melainkan kenyataan yang bisa dimulai dari garasi rumah Anda hari ini.
Editor : Natasha Eka Safrina