JAKARTA – Memasuki kuartal kedua tahun 2026, pasar smartphone flagship di Indonesia mengalami pergeseran harga yang cukup signifikan. Bagi Anda yang sedang mengincar ponsel kelas atas namun terbentur anggaran, momen ini adalah waktu yang paling tepat. Sejumlah lini HP Samsung Galaxy S tercatat mengalami penurunan harga yang sangat dalam, bahkan ada yang merosot hingga Rp 7 juta dari harga peluncuran perdananya.
Penurunan harga pada deretan HP Samsung Galaxy S ini dipicu oleh rilisnya seri terbaru dan penyesuaian strategi pasar Samsung untuk bersaing dengan brand kompetitor. Menariknya, meskipun harganya turun, spesifikasi yang ditawarkan masih sangat relevan untuk kebutuhan multitasking berat, gaming kompetitif, hingga konten kreator profesional. Mulai dari varian Compact yang mungil namun buas, hingga seri Ultra yang menjadi raja fotografi, semuanya kini dibanderol dengan harga yang jauh lebih masuk akal.
Bagi konsumen cerdas, membeli HP Samsung Galaxy S saat harganya sudah "stabil" adalah langkah investasi yang bijak. Anda tetap mendapatkan kemewahan rangka aluminium, proteksi layar Gorilla Glass Victus terbaru, hingga jaminan pembaruan sistem operasi (OS) jangka panjang dari Samsung. Berikut adalah bedah lengkap lima tipe flagship Samsung yang paling layak sikat di bulan ini.
Galaxy S25 FE dan S25 Ultra: Pilihan Value for Money Terbaik
Di urutan pertama yang paling direkomendasikan adalah Samsung Galaxy S25 FE. Jika dibandingkan dengan seri menengah Galaxy A57 yang harganya mulai merangkak naik, Galaxy S25 FE kini jauh lebih menggiurkan di angka Rp 8,7 jutaan untuk varian 8/256 GB. Padahal, saat rilis harganya menyentuh Rp 11 juta. Ponsel ini sudah dibekali chipset Exynos 2400 yang tangguh dan peningkatan kamera depan 12 MP yang mengadopsi sensor seri flagship reguler, serta dukungan pengisian daya cepat 45 watt.
Lompatan harga paling drastis terjadi pada sang raja fotografi, Samsung Galaxy S25 Ultra. Ponsel yang mengusung layar luas 6,9 inci dan chipset Snapdragon 8 Elite ini awalnya dibanderol Rp 23 juta. Namun saat ini, Anda sudah bisa membawa pulang unitnya di kisaran Rp 17,9 jutaan. Dengan setup kamera 200 MP dan kemampuan rekam video format Log, penurunan harga ini tentu menjadi kabar gembira bagi para pecinta sinematografi seluler.
Era Snapdragon 8 Elite: Performa Gahar dalam Bodi Compact
Bagi pecinta ponsel berukuran kecil, Samsung Galaxy S25 standar menjadi pilihan yang sulit ditolak. Dengan layar hanya 6,2 inci, ponsel ini merupakan salah satu perangkat compact tercanggih yang menggunakan Snapdragon 8 Elite versi overclock. Ketebalannya pun menyusut drastis menjadi hanya 7,2 mm. Dari harga awal Rp 15 juta, kini Galaxy S25 sudah bisa dipinang dengan budget Rp 12,2 jutaan saja.
Selain versi standar, ada juga varian Galaxy S25 dengan bodi super tipis 5,8 mm yang tetap membawa kamera utama 200 MP. Perangkat ini kini mengalami kemerosotan harga dari Rp 19,5 juta menjadi Rp 14,7 jutaan. Meski baterainya tergolong kecil karena faktor ketipisan bodi, dukungan WiFi 7 dan fitur eksklusif Samsung Dex menjadikannya alat produktivitas yang sangat portable.
Warisan Galaxy Note: S24 Ultra Tetap Jadi Primadona
Tidak ketinggalan, sang legenda tahun lalu, Samsung Galaxy S24 Ultra, juga mengalami penyesuaian harga yang sangat menguntungkan konsumen. Sebagai pewaris desain Galaxy Note yang dilengkapi S-Pen, S24 Ultra masih menawarkan layar mewah Quad HD Plus dan chipset Snapdragon 8 Gen 3 yang masih sangat kencang. Update OS yang dijamin hingga Android 21 membuat ponsel ini tetap "awet" secara perangkat lunak. Dari harga rilis Rp 22 juta, kini harganya "terjun" menjadi Rp 14,9 jutaan saja untuk varian 12/256 GB.
Editor : Natasha Eka Safrina