RADAR TULUNGAGUNG - Proses produksi Polytron Fox 350 menjadi sorotan setelah diperlihatkan langsung ke publik. Motor listrik terbaru dari Polytron ini dirakit dengan standar industri tinggi, memanfaatkan teknologi modern dan pengawasan kualitas yang ketat.
Dalam kunjungan ke pabrik, terlihat bahwa proses assembling Polytron Fox 350 dilakukan secara profesional dengan melibatkan tenaga ahli serta penggunaan alat-alat canggih. Hal ini menunjukkan keseriusan Polytron dalam menghadirkan motor listrik berkualitas tinggi di pasar Indonesia.
Tak hanya itu, proses produksi Polytron Fox 350 juga mengedepankan presisi dan efisiensi, mulai dari perakitan komponen hingga tahap inspeksi akhir sebelum dikirim ke konsumen.
Baca Juga: Perbandingan Polytron Fox 350 vs TVS iQube, Motor Listrik di Bawah Rp30 Juta Mana Lebih Worth It?
Proses Dimulai dari Panel dan Komponen Elektronik
Tahap awal produksi dimulai dari perakitan panel dashboard, termasuk pemasangan layar LCD. Setiap komponen diuji secara menyeluruh untuk memastikan semua fungsi berjalan normal.
Setelah itu, proses berlanjut ke pemasangan sistem pencahayaan. Lampu-lampu dipasang dan direkatkan menggunakan teknologi lem khusus yang tahan air. Bahkan, beberapa tahap pengerjaan dilakukan dengan bantuan robot untuk memastikan hasil yang presisi dan konsisten.
Pengecatan Body dengan Teknologi Robot
Salah satu tahap penting dalam produksi adalah pengecatan bodi. Pada Polytron Fox 350, proses ini dilakukan dengan kombinasi tenaga manusia dan robot otomatis.
Warna-warna yang digunakan tergolong kompleks, sehingga membutuhkan beberapa lapisan cat agar menghasilkan tampilan akhir yang maksimal. Penggunaan robot juga membantu menjaga konsistensi warna dan kualitas finishing.
Selain itu, sistem pemindahan komponen di area produksi juga sudah menggunakan kendaraan otomatis, sehingga meningkatkan efisiensi kerja.
Perakitan Rangka dan Komponen Utama
Setelah proses pengecatan, motor masuk ke tahap assembling utama. Dimulai dari pemasangan motor hub dan roda ke rangka utama.
Selanjutnya, dilakukan pemasangan kabel utama, controller, serta berbagai sistem kelistrikan lainnya. Proses ini menjadi salah satu tahap krusial karena menyangkut performa motor secara keseluruhan.
Baterai kemudian dipasang di bagian dek bawah menggunakan alat bantu lifting, mengingat bobotnya yang cukup berat. Setelah itu, seluruh sistem diuji kembali untuk memastikan tidak ada kesalahan instalasi.
Pemasangan Body dan Finishing
Tahap berikutnya adalah pemasangan bodi luar, termasuk cover depan, samping, hingga belakang. Semua bagian dirakit secara bertahap hingga membentuk unit motor yang utuh.
Panel display, jok, dan komponen tambahan lainnya juga dipasang pada tahap ini. Setiap unit kemudian masuk ke proses inspeksi awal untuk memastikan semua komponen terpasang dengan benar.
Quality Control Berlapis
Salah satu keunggulan dalam produksi Polytron Fox 350 adalah sistem quality control (QC) yang berlapis. Setiap tahap produksi diawasi oleh inspektor untuk memastikan standar kualitas tetap terjaga.
Setelah perakitan selesai, motor akan menjalani final inspection. Di tahap ini, seluruh fungsi motor dicek kembali, termasuk sistem kelistrikan dan performa.
Uji Performa Sebelum Dikirim
Sebelum dikirim ke konsumen, setiap unit Fox 350 harus melewati serangkaian pengujian performa. Mulai dari uji kecepatan, pengereman, hingga uji suara klakson.
Dalam pengujian, motor mampu mencapai kecepatan mendekati 87 km/jam pada mode tertentu. Selain itu, dilakukan juga uji getaran (bumping test) untuk memastikan kenyamanan dan kestabilan saat digunakan.
Setelah semua pengujian selesai, motor akan menjalani inspeksi tampilan akhir atau appearance inspection untuk memastikan tidak ada cacat visual.
Finishing dan Pengiriman
Tahap terakhir adalah pemasangan label dan pelapisan pelindung pada bodi motor. Proses ini bertujuan menjaga kondisi motor tetap prima selama pengiriman ke konsumen.
Setelah itu, unit siap dikirim ke dealer atau langsung ke pembeli.
Bukti Peningkatan dari Generasi Sebelumnya
Proses produksi ini menunjukkan bahwa Polytron telah melakukan banyak peningkatan dibanding generasi sebelumnya seperti Fox Air. Mulai dari penggunaan teknologi, peningkatan kapasitas produksi, hingga sistem QC yang lebih ketat.
Dengan total produksi motor listrik yang telah mencapai puluhan ribu unit, Polytron optimistis Fox 350 dapat melanjutkan kesuksesan pendahulunya.
Editor : Fadhilah Salsa Bella