RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM – Pasar sepeda listrik terbaru 2026 kembali kedatangan pemain baru yang langsung mencuri perhatian. Produk tersebut adalah Overo Ster 5L, model anyar dari Overo yang resmi diperkenalkan dengan desain futuristik, performa lebih bertenaga, dan fitur modern.
Kehadiran Overo Ster 5L langsung ramai dibahas karena disebut sebagai penerus seri sebelumnya dengan peningkatan signifikan. Mulai dari baterai lebih besar, kecepatan lebih tinggi, hingga fitur keselamatan yang makin lengkap.
Dalam ulasan kanal YouTube otomotif, Overo Ster 5L dinilai cocok untuk pengguna harian yang ingin kendaraan listrik bergaya premium namun tetap nyaman digunakan.
Desain Futuristik dan Tampil Beda
Hal pertama yang mencuri perhatian dari Overo Ster 5L adalah desain bodinya. Tampilan depan dibuat runcing dengan garis tegas sehingga terlihat modern dan agresif.
Lampu depan memakai DRL berbentuk huruf X yang membuat kesan futuristik semakin kuat. Di bagian tengah terdapat lampu utama dengan pencahayaan terang.
Body depan juga dibuat besar dengan tambahan visor kecil yang memberi nuansa sporty. Sementara bagian samping memiliki lampu RGB warna-warni yang menambah kesan modern.
Tersedia tiga pilihan warna, yakni putih, hitam kuning, dan hitam full.
Motor Lebih Besar, Tenaga Lebih Galak
Jika dibanding generasi sebelumnya, Overo Ster 5L mendapat peningkatan besar di sektor tenaga.
Sepeda listrik ini dibekali dinamo 1.200 watt. Angka tersebut jauh lebih besar dan membuat akselerasi terasa lebih responsif.
Dalam pengujian, mode kecepatan pertama mampu menyentuh sekitar 42 km/jam. Mode kedua mencapai 48 km/jam, sedangkan mode tertinggi diklaim bisa menembus 60 km/jam.
Dengan tenaga tersebut, Overo Ster 5L dianggap lebih mantap untuk penggunaan di jalan raya maupun medan menanjak.
Pakai Baterai 60 Volt, Jarak Tempuh 130 Kilometer
Salah satu peningkatan utama lainnya adalah penggunaan baterai 60 volt 24 Ah dari Pillion.
Untuk satu baterai, jarak tempuhnya diklaim sekitar 65 kilometer. Namun jika menggunakan dua baterai, total daya jelajah bisa mencapai 130 kilometer.
Menariknya, sejumlah pengujian disebut mampu menghasilkan jarak lebih dari angka tersebut.
Waktu pengisian baterai dari kosong hingga penuh sekitar enam jam menggunakan charger bawaan 4 ampere.
Bagi pengguna yang sering bepergian jauh, spesifikasi ini tentu menjadi nilai jual besar.
Fitur Lengkap dan Modern
Overo Ster 5L juga dibekali fitur yang cukup lengkap di kelasnya.
Beberapa fitur unggulan yang tersedia antara lain:
- TCS (Traction Control System)
- Rem cakram depan belakang
- Cruise control
- Hazard lamp
- Lampu jauh dan dekat
- Port USB charger
- Mode mundur (reverse)
- Kunci stang
- LCD speedometer digital
Traction Control System berguna menjaga ban tetap stabil di jalan licin atau basah. Sedangkan mode mundur memudahkan saat parkir di area sempit.
Jok Lebih Panjang dan Riding Lebih Nyaman
Dari sisi kenyamanan, jok Overo Ster 5L dibuat lebih panjang dibanding seri Ster 3L.
Area duduk yang lebih luas membuat pengendara dan penumpang terasa nyaman saat berkendara. Posisi stang juga dinilai kokoh dan ergonomis.
Penguji menyebut sensasi berkendara Overo Ster 5L terasa lebih mantap dan lebih menyerupai motor listrik dibanding sepeda listrik biasa.
Handling saat bermanuver juga disebut lincah sehingga cocok dipakai di jalan perkotaan.
Kelebihan Dibanding Ster 3L
Jika Ster 3L identik dengan desain kotak, maka Ster 5L tampil lebih runcing dan modern.
Selain itu, penggunaan baterai 60 volt membuat tenaga lebih besar dan kemampuan menanjak meningkat signifikan.
Bagi pengguna yang menginginkan desain futuristik dan performa lebih tinggi, Ster 5L menjadi upgrade yang menarik.
Layak Dibeli?
Dengan kombinasi desain premium, motor 1.200 watt, baterai hingga 130 kilometer, dan fitur lengkap, Overo Ster 5L berpotensi menjadi salah satu sepeda listrik terbaik 2026.
Model ini cocok untuk pekerja harian, pengguna urban, maupun pencinta kendaraan listrik yang ingin tampil beda.
Jika harga resminya kompetitif, bukan tidak mungkin Overo Ster 5L akan menjadi incaran baru di pasar Indonesia.
Editor : Rangga Rizki Saputra