RADAR TULUNGAGUNG – Motor listrik Alpha Servo X resmi mencuri perhatian di ajang Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2025. Model terbaru dari Alpha ini hadir dengan desain sporty, warna berani, serta teknologi boost charging yang memungkinkan pengisian baterai super cepat.
Tak hanya itu, Alpha juga membawa model lain yang tak kalah menarik, yakni Alpha Entry dengan program baterai sewa. Berkat skema tersebut, harga motor listrik ini bisa ditekan drastis menjadi hanya Rp15,5 juta, membuatnya langsung diburu pengunjung.
Kehadiran motor listrik Alpha Servo X dan Alpha Entry menjadi strategi pabrikan untuk menyasar dua segmen berbeda, yakni pengguna premium yang mencari performa tinggi serta konsumen pemula yang ingin mencoba kendaraan listrik dengan harga lebih terjangkau.
Alpha Servo X Tampil Lebih Sporty
Secara tampilan, Alpha Servo X masih mengusung desain khas keluarga Servo. Namun model terbaru ini hadir dengan sejumlah pembaruan yang membuat tampilannya semakin agresif.
Warna baru bernama Rocket Red menjadi sorotan utama. Kombinasi merah dan hitam memberi kesan gagah sekaligus sporty. Selain itu, bagian belakang kini menggunakan model support half yang berbeda dari generasi sebelumnya.
Untuk kaki-kaki, Alpha Servo X sudah memakai ban merek Pirelli tipe Angel Scooter. Ban ini diklaim memiliki grip lebih baik sehingga meningkatkan rasa aman saat menikung maupun berkendara di jalan licin.
Bagian jok juga mendapat peningkatan dengan fitur lumbar support. Pengendara disebut akan merasa lebih nyaman, terutama saat digunakan touring atau perjalanan jarak jauh.
Cas Kilat 20 Menit
Salah satu keunggulan utama motor listrik Alpha Servo X adalah baterai tanam generasi baru yang mendukung fitur boost charging.
Dengan teknologi ini, pengisian baterai dari 10 persen ke 50 persen hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit. Sementara dari 10 persen ke 80 persen dapat dicapai dalam 50 menit.
Pengisian cepat tersebut dilakukan melalui charging station milik Alpha. Sistem ini menjadi jawaban atas keluhan pengguna motor listrik soal lamanya waktu pengecasan.
Performa Kencang, Jarak Tempuh 125 KM
Alpha Servo X menggunakan motor penggerak mid drive dengan tenaga maksimum 9,8 kW. Performa ini memungkinkan motor melaju hingga kecepatan puncak 103 km/jam.
Untuk sekali pengisian penuh, jarak tempuhnya mencapai 125 kilometer. Cukup untuk kebutuhan mobilitas harian maupun perjalanan luar kota.
Jika memakai charger standar bawaan, waktu pengecasan dari nol hingga penuh sekitar empat jam. Menariknya, charger ini bisa diatur antara 500 watt hingga 800 watt sesuai kebutuhan listrik pengguna.
Alpha Entry Jadi Opsi Murah
Selain Servo X, Alpha juga memperkenalkan Alpha Entry sebagai model yang menyasar konsumen baru.
Motor ini hadir lewat program Entry Bebas, yakni sistem berlangganan baterai sewa. Dengan skema tersebut, harga motor yang awalnya Rp35,5 juta dipangkas menjadi hanya Rp15,5 juta.
Pengguna cukup membayar Rp250 ribu per bulan untuk dua baterai sewaan.
Dengan dua baterai, Alpha Entry mampu menempuh jarak hingga 140 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Bila memakai satu baterai, jarak tempuh sekitar 70 kilometer.
Kecepatan maksimal motor ini mencapai 80 km/jam dengan tenaga puncak 4,5 kW menggunakan sistem hub motor.
Desain Cocok untuk Kota
Alpha Entry mengusung desain skuter kompak yang dinilai cocok untuk penggunaan perkotaan. Tersedia tiga pilihan warna, yakni Butter Scotch, Shadow Black, dan Glacier White.
Warna Butter Scotch menjadi salah satu favorit karena tampil beda dan lebih stylish.
Alpha Entry juga mendukung boost charging. Jika menggunakan charging station Alpha, baterai bisa terisi 0 hingga 50 persen hanya dalam 30 menit.
Siap Ramaikan Pasar Motor Listrik
Dengan hadirnya Alpha Servo X dan Alpha Entry, Alpha menunjukkan keseriusan menggarap pasar kendaraan listrik Indonesia.
Servo X cocok untuk pengguna yang mengutamakan performa dan teknologi, sedangkan Entry menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin beralih ke motor listrik tanpa harus keluar biaya besar.
Jika tren ini berlanjut, persaingan pasar motor listrik Tanah Air dipastikan semakin panas.
Editor : Mohammad Ibnu Syafi