Tes sepeda listrik 50 km/jam, dipakai 44 km baterai masih 30 persen. Simak performa lengkap dan apakah layak dibeli.
RADAR TULUNGAGUNG – Tren sepeda listrik semakin diminati masyarakat karena dinilai hemat biaya operasional dan praktis dipakai harian. Salah satu unit yang dibeli melalui marketplace Shopee baru-baru ini diuji langsung di jalan raya. Hasilnya cukup mengejutkan, sepeda listrik tersebut mampu menempuh jarak 44 kilometer dengan sisa baterai 30 persen.
Dalam ulasan video yang beredar di YouTube, pemilik kendaraan mengaku unit tersebut baru saja datang sehari sebelumnya dan langsung dicas hingga penuh 100 persen. Setelah itu, kendaraan langsung dicoba untuk perjalanan jarak menengah sambil mengecek performa lampu, kecepatan, hingga konsumsi daya baterai.
Dari pengujian awal, lampu bawaan sepeda listrik disebut cukup terang dan memiliki cutoff, sehingga tidak terlalu menyilaukan pengendara dari arah berlawanan. Namun, posisi sorot lampu dinilai masih terlalu dekat dan perlu penyetelan ulang agar lebih optimal saat malam hari.
Dibeli Online, Harga Lebih Murah dari Dealer
Pemilik kendaraan mengungkapkan bahwa unit tersebut dibeli lewat Shopee dengan harga lebih terjangkau dibandingkan dealer. Meski ada penjual yang lebih murah, ia memilih toko yang masih satu provinsi agar ongkos kirim dan pengiriman lebih aman.
Selisih harga disebut sekitar Rp 200 ribuan dari toko termurah, tetapi tetap jauh lebih murah dibandingkan membeli langsung di showroom. Faktor harga inilah yang menjadi salah satu alasan banyak orang mulai melirik pembelian sepeda listrik murah secara online.
Stabil Saat Dikendarai, Top Speed Tembus 50 Km/Jam
Saat mulai digunakan di jalan, kendaraan ini disebut terasa stabil. Bahkan ketika dikendarai dengan satu tangan, setang tidak mudah goyang seperti beberapa sepeda listrik lain.
Stabilitas tersebut diduga berasal dari penggunaan ban yang lebih lebar dan suspensi hidrolis. Kombinasi itu membuat handling terasa lebih mantap, terutama saat melintasi jalan bergelombang.
Dari sisi performa, kecepatan maksimum kendaraan ini mampu menyentuh 50 km/jam ketika baterai masih tinggi. Saat baterai mulai berkurang, top speed sedikit turun menjadi sekitar 48 km/jam hingga 47 km/jam.
Uji Konsumsi Baterai: 44 Km Sisa 30 Persen
Pengujian baterai dilakukan sambil mencatat jarak tempuh. Pada 8 kilometer pertama, baterai tersisa 91 persen. Setelah menempuh 12 kilometer, turun menjadi 84 persen.
Saat jarak mencapai 19 kilometer, baterai berada di angka 71 persen. Ketika perjalanan diteruskan hingga 27 kilometer, daya tersisa 59 persen.
Lalu pada 37 kilometer, baterai tinggal 42 persen. Setelah melewati 42 kilometer, sisa daya menjadi 33 persen. Hingga akhirnya kendaraan menutup perjalanan di angka 44 kilometer dengan sisa baterai 30 persen.
Jika dihitung kasar, unit ini berpotensi menempuh sekitar 60 hingga 70 kilometer dalam sekali cas penuh, tergantung bobot pengendara, kondisi jalan, dan gaya berkendara.
Fitur Cruise Control Jadi Nilai Tambah
Menariknya, kendaraan ini juga dibekali fitur cruise control. Pengendara cukup menekan tombol tertentu selama lima detik, lalu kecepatan akan terkunci secara otomatis.
Fitur ini dinilai membantu saat perjalanan jauh karena tangan kanan bisa beristirahat tanpa terus memutar gas. Dalam pengujian, cruise control dipakai saat melaju konstan di kecepatan 47 km/jam.
Catatan pada Suspensi Belakang
Meski performa cukup memuaskan, penguji memberi catatan pada sektor kenyamanan. Suspensi belakang dianggap masih terlalu keras sehingga hentakan dari jalan berlubang terasa jelas.
Sementara shock depan justru terlalu empuk dan mudah mentok saat menghantam permukaan kasar. Karena itu, pengguna menyarankan upgrade shockbreaker bagi yang mengutamakan kenyamanan.
Layak Dibeli?
Dengan harga lebih murah dari dealer, top speed 50 km/jam, serta estimasi jarak tempuh hingga puluhan kilometer, unit ini dinilai cukup menarik untuk penggunaan harian.
Bagi masyarakat yang mencari kendaraan irit dan praktis, sepeda listrik seperti ini bisa menjadi alternatif. Namun, sektor suspensi tetap perlu perhatian agar pengalaman berkendara makin nyaman.
Editor : Rangga Rizki Saputra