RADAR TULUNGAGUNG - Pasar mobil listrik 2026 di Indonesia dibuka dengan kabar yang cukup mengkhawatirkan. Wacana penghapusan subsidi pajak PPNBM untuk kendaraan listrik mulai mencuat, yang berpotensi membuat harga mobil listrik terjangkau melonjak dalam waktu dekat. Kondisi ini tentu menjadi perhatian serius bagi masyarakat yang sedang mempertimbangkan beralih ke kendaraan ramah lingkungan.
Jika kebijakan tersebut benar-benar diterapkan, maka harga mobil listrik 2026 diprediksi tidak lagi seramah saat ini. Oleh karena itu, momentum membeli mobil listrik terjangkau sebelum harga naik menjadi langkah strategis yang banyak disarankan pengamat otomotif.
Berikut ini lima mobil listrik terjangkau yang layak dipertimbangkan sebelum harga melonjak akibat perubahan kebijakan.
BYD ATTO 1, City Car Listrik Bergaya Premium
BYD ATTO 1 menjadi salah satu sorotan utama di pasar mobil listrik 2026. Di pasar global dikenal sebagai BYD Seagull, mobil ini hadir dengan desain modern yang tajam dan futuristik. Tak heran jika banyak yang menyebutnya sebagai “baby Lamborghini”.
Mengusung platform e-Platform 3.0 dan blade battery, mobil ini menawarkan efisiensi tinggi serta keamanan baterai yang lebih baik dibandingkan kompetitor di kelasnya. Jarak tempuhnya berkisar antara 300 hingga 380 kilometer, cukup untuk kebutuhan harian di perkotaan.
Interiornya juga tidak kalah menarik, dengan layar sentuh 10,1 inci serta fitur NFC car key. Dengan kombinasi desain, teknologi, dan harga yang kompetitif, BYD ATTO 1 berpotensi menjadi pilihan utama mobil listrik terjangkau.
Changan Lumin, Desain Imut dengan Kabin Lega
Changan Lumin hadir dengan pendekatan berbeda lewat desain retro futuristik yang unik dan menggemaskan. Lampu depannya yang khas menjadi daya tarik tersendiri di segmen city car listrik.
Meski tampil mungil, kabinnya cukup luas dibandingkan kompetitor. Mobil ini dibekali baterai lithium iron phosphate yang aman dengan jarak tempuh hingga 301 kilometer.
Interiornya mengusung konsep minimalis modern dengan layar sentuh 10,25 inci. Kombinasi gaya dan fungsi menjadikan Changan Lumin cocok bagi pengguna urban yang menginginkan mobil listrik stylish dan praktis.
Geely EX2, Performa RWD yang Lebih Fun
Geely EX2 tampil sebagai hatchback listrik dengan karakter berbeda. Mengusung sistem penggerak roda belakang (RWD), mobil ini menawarkan sensasi berkendara yang lebih dinamis dibandingkan mayoritas kompetitor yang menggunakan FWD.
Ditenagai motor listrik 85 kW dan baterai 40,8 kWh, Geely EX2 mampu menempuh jarak hingga 395 kilometer. Fitur unggulan seperti kamera 540 derajat, ADAS level 2, serta bagasi depan (frunk) menjadi nilai tambah yang jarang ditemukan di kelasnya.
Mobil ini cocok bagi pengguna yang menginginkan mobil listrik terjangkau dengan performa lebih menyenangkan.
Jaecoo J5, SUV Listrik Ramah Hewan Peliharaan
Jaecoo J5 hadir sebagai SUV listrik entry-level yang menawarkan konsep unik, yakni ramah hewan peliharaan. Interiornya dirancang dengan material khusus yang tahan terhadap goresan dan mudah dibersihkan.
Selain itu, mobil ini dilengkapi sistem filtrasi udara untuk menjaga kenyamanan selama perjalanan bersama hewan peliharaan. Fitur lainnya meliputi layar sentuh 13,2 inci dan panoramic roof yang menambah kesan premium.
Dengan desain stylish dan fitur inovatif, Jaecoo J5 menjadi pilihan menarik di segmen SUV listrik terjangkau.
AION UT, Hatchback Listrik dengan Jarak Tempuh Panjang
AION UT disebut sebagai kuda hitam di pasar mobil listrik 2026. Meski tampil kompak, mobil ini menawarkan kabin luas berkat wheelbase panjang.
Ditenagai motor listrik 100 kW, AION UT mampu menghasilkan performa responsif untuk penggunaan di perkotaan. Yang paling mencolok adalah daya jelajahnya yang diklaim mencapai hingga 600 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Interiornya didominasi layar besar 14,6 inci dengan material premium, menjadikannya salah satu mobil listrik terjangkau dengan fitur paling lengkap di kelasnya.
Momentum Tepat Sebelum Harga Naik
Dengan potensi penghapusan subsidi, harga mobil listrik 2026 diprediksi akan mengalami kenaikan signifikan. Kondisi ini membuat waktu menjadi faktor penting dalam keputusan pembelian.
Bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan listrik, memilih mobil listrik terjangkau saat ini bisa menjadi langkah cerdas sebelum harga benar-benar melonjak. Selain lebih hemat, pilihan unit dan varian juga masih relatif lengkap.
Ke depan, pasar kendaraan listrik di Indonesia diperkirakan tetap tumbuh pesat. Namun tanpa dukungan subsidi, akses terhadap mobil listrik bisa menjadi lebih terbatas bagi sebagian kalangan.
Editor : Ganindha Putri BalqisSumber : Diolah dari berbagai sumber