JAKARTA - Farizon Super Van menjadi sorotan setelah diperkenalkan sebagai salah satu mobil komersial listrik terbaru yang siap masuk pasar Indonesia. Kehadirannya dinilai unik karena belum memiliki pesaing langsung di segmen kendaraan niaga full elektrik dengan dimensi besar dan fitur lengkap. Farizon Super Van pun digadang-gadang menjadi pionir di kelasnya.
Farizon sendiri merupakan merek kendaraan komersial listrik di bawah Geely Group yang fokus mengembangkan truk listrik, bus listrik, hingga van komersial berbasis energi listrik. Di negara asalnya, lini produk Farizon sudah cukup lengkap dan digunakan untuk berbagai kebutuhan industri. Kini, Farizon Super Van menjadi model yang dipersiapkan untuk pasar Indonesia.
Berbeda dari kendaraan niaga listrik lain yang sudah lebih dulu hadir seperti Wuling Mitra EV atau DFSK Gelora, Farizon Super Van tampil jauh lebih besar dan canggih. Dimensinya mencapai panjang hampir 6 meter dengan kabin tinggi yang memungkinkan penumpang berdiri tegak di dalamnya.
Desain Besar dan Fungsional
Secara tampilan, Farizon Super Van mengusung desain modern dengan wajah depan bergaya “smiley face” khas Geely. Lampu depan sudah full LED, memberikan kesan futuristik sekaligus fungsional untuk penggunaan komersial.
Dimensi besar menjadi salah satu keunggulan utama. Panjang kendaraan mencapai 5.995 mm dengan wheelbase 3.850 mm. Hal ini membuat ruang kabin sangat luas, bahkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan seperti angkutan penumpang, logistik, hingga ambulans.
Bagian pintu samping menggunakan model sliding door tanpa pilar, sehingga akses keluar masuk menjadi jauh lebih mudah. Di bagian belakang, pintu model double door juga bisa dibuka lebar untuk memudahkan bongkar muat barang.
Performa dan Jarak Tempuh
Sebagai kendaraan listrik, Farizon Super Van dibekali baterai berkapasitas 83 kWh berbasis Lithium Iron Phosphate (LFP). Dengan kapasitas tersebut, mobil ini mampu menempuh jarak hingga 400 km dalam kondisi ideal.
Namun dalam penggunaan nyata, jarak tempuh diperkirakan berada di kisaran 340 hingga 350 km. Pengisian daya juga tergolong cepat berkat dukungan fast charging DC hingga 140 kW, yang memungkinkan pengisian dari 30% ke 80% hanya dalam waktu sekitar 25 menit.
Baterai ditempatkan di bagian bawah kendaraan, sehingga selain menambah stabilitas, juga membuat lantai kabin menjadi rata tanpa tonjolan.
Fitur Canggih Kelas Atas
Meski berstatus kendaraan komersial, Farizon Super Van dibekali fitur yang tergolong mewah. Mobil ini sudah dilengkapi sistem Advanced Driver Assistance System (ADAS), termasuk adaptive cruise control, lane keeping assist, hingga rear cross traffic alert.
Selain itu, terdapat kamera 540 derajat untuk membantu visibilitas pengemudi. Bahkan, tersedia fitur driver monitoring system yang mampu mendeteksi jika pengemudi mengantuk.
Interiornya juga modern dengan dua layar digital, termasuk head unit 12 inci yang sudah mendukung Apple CarPlay dan Android Auto secara wireless.
Fitur kenyamanan lain juga cukup lengkap, seperti AC dual zone, jok berlapis kulit, hingga ventilasi dan pemanas pada kursi pengemudi.
Kabin Luas dan Multifungsi
Salah satu daya tarik utama Farizon Super Van adalah kabinnya yang sangat lega. Dengan tinggi kabin yang memungkinkan orang dewasa berdiri, mobil ini cocok digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari shuttle, travel, hingga ambulans.
Kapasitas penumpang juga fleksibel dengan beberapa baris kursi. Menariknya, seluruh kursi sudah menggunakan sabuk pengaman tiga titik, termasuk di bagian tengah, yang meningkatkan aspek keselamatan.
Meski demikian, masih ada beberapa catatan seperti belum tersedianya port pengisian daya di setiap baris kursi. Hal ini diharapkan bisa menjadi tambahan pada versi yang akan dijual di Indonesia.
Potensi Harga dan Pasar
Untuk harga, Farizon Super Van diperkirakan akan berada di kisaran Rp700 jutaan, meski angka resminya masih menunggu peluncuran resmi.
Dengan spesifikasi yang ditawarkan, mobil ini berpotensi membuka pasar baru di segmen kendaraan komersial listrik di Indonesia. Apalagi saat ini pilihan di segmen tersebut masih sangat terbatas.
Kehadiran Farizon Super Van diharapkan dapat menjadi awal berkembangnya ekosistem kendaraan niaga listrik di Tanah Air, sekaligus memberikan alternatif yang lebih ramah lingkungan bagi pelaku usaha.
Editor : Dyah Wulandari