JAKARTA - Update harga sepeda listrik Maret 2026 kembali menjadi sorotan, terutama bagi masyarakat yang mencari kendaraan hemat dan ramah lingkungan. Berdasarkan pantauan terbaru di kawasan Transmart Cibubur, berbagai merek sepeda listrik menawarkan harga yang cukup kompetitif, mulai dari Rp3 jutaan hingga hampir Rp10 juta, dengan spesifikasi yang semakin canggih.
Tren penggunaan sepeda listrik terus meningkat seiring naiknya harga bahan bakar dan kebutuhan mobilitas praktis di perkotaan. Update harga sepeda listrik Maret 2026 ini menunjukkan bahwa produsen semakin agresif menghadirkan varian baru dengan fitur modern, seperti baterai lithium, dashboard digital, hingga mode kecepatan beragam.
Dalam daftar update harga sepeda listrik Maret 2026, merek Exotic menjadi salah satu yang paling banyak diminati. Salah satu produknya, Exotic Airbag Evi 929, dibanderol Rp3.999.900. Model ini hadir dengan keranjang berbahan plastik dan desain yang simpel, cocok untuk penggunaan harian. Menariknya, terdapat promo diskon hingga 20 persen untuk transaksi tertentu.
Harga Sepeda Listrik Exotic dan Pacific Mulai Rp3 Jutaan
Selain Exotic Evi 929, ada juga beberapa model lain dari Exotic seperti Exotic Web Revol Pro dengan harga Rp3.827.900 dan Exotic Ebag Refult seharga Rp3.699.900. Keduanya menawarkan fitur standar seperti tiga mode kecepatan (eco, normal, sport) serta desain ergonomis.
Tak ketinggalan, Exotic Eback X650 dibanderol Rp3.759.900 dengan keunggulan keranjang berbahan besi yang lebih kokoh. Sementara itu, Exotic Ebag X670 hadir sedikit lebih mahal di angka Rp3.879.900 dengan pilihan warna yang lebih beragam, mulai dari krem hingga pink.
Dari brand Pacific, harga sepeda listrik juga tergolong terjangkau. Pacific Zrom 300 menjadi salah satu yang termurah dengan harga Rp3.334.000. Model ini sudah dilengkapi lampu LED di semua sisi, termasuk speedometer digital. Selain itu, Pacific Kebike Ventura M2 dijual Rp3.659.900 dengan desain yang cocok untuk kebutuhan harian.
Ada juga Pacific Kebike Nimbus New yang dibanderol Rp3.959.900, menawarkan fitur dashboard modern serta mode kecepatan lengkap. Untuk pengguna yang membutuhkan kapasitas lebih besar, tersedia Pacific Kebek Maximus roda tiga dengan harga Rp9.500.000.
United Tawarkan Fitur Lebih Premium dengan Baterai Lithium
Di segmen menengah, merek United menghadirkan berbagai pilihan dengan teknologi baterai lithium yang lebih awet dan ringan. United Espana P1 dijual dengan harga sekitar Rp6,5 jutaan, dilengkapi box belakang serta holder handphone yang praktis.
Selain itu, United Milano V1 dibanderol Rp6.621.000 dengan fitur serupa, termasuk tiga mode kecepatan dan dashboard digital. Kedua model ini cocok bagi pengguna yang menginginkan kenyamanan lebih dalam berkendara.
Untuk kelas yang lebih tinggi, United Deb Salvador CR hadir dengan harga Rp8.940.000. Model ini menawarkan desain lebih premium serta sistem penguncian modern. Sementara itu, United Rugen DX dijual Rp9.290.000, menyasar pengguna yang membutuhkan performa lebih tinggi.
Fitur Modern Jadi Daya Tarik Utama
Sebagian besar sepeda listrik dalam daftar update harga sepeda listrik Maret 2026 sudah dilengkapi fitur modern. Mulai dari mode kecepatan (eco, normal, sport), dashboard digital, hingga holder handphone yang memudahkan navigasi.
Baca Juga: Universitas Al-Azhar Indonesia Gelar Konferensi Internasional 'Communication for Prosperity'
Penggunaan baterai lithium juga menjadi tren, karena menawarkan daya tahan lebih lama dan waktu pengisian yang relatif cepat dibanding baterai konvensional. Selain itu, beberapa model juga sudah menggunakan sistem penguncian kombinasi antara kunci manual dan kartu.
Dari sisi desain, mayoritas sepeda listrik mengusung tampilan minimalis dengan pilihan warna beragam, sehingga dapat menyesuaikan selera pengguna, baik kalangan muda maupun dewasa.
Dengan banyaknya pilihan dalam update harga sepeda listrik Maret 2026 ini, konsumen memiliki fleksibilitas untuk memilih sesuai kebutuhan dan anggaran. Mulai dari harga ekonomis Rp3 jutaan hingga model premium di kisaran Rp9 jutaan, semuanya menawarkan nilai tambah dari sisi efisiensi dan kemudahan penggunaan.
Editor : Dyah Wulandari