Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Review 2 Tahun Pakai Motor Listrik Winfly T3 Pro, Baterai Mulai Turun tapi Upgrade Controller Bikin Tarikan Lebih Halus

Manda Dwi Agustin • Senin, 20 April 2026 | 18:15 WIB
Review Winfly T3 Pro setelah 2 tahun pemakaian, baterai mulai turun namun upgrade controller bikin tarikan lebih halus dan pajak murah.
Review Winfly T3 Pro setelah 2 tahun pemakaian, baterai mulai turun namun upgrade controller bikin tarikan lebih halus dan pajak murah.

RADAR TULUNGAGUNG - Motor listrik semakin diminati masyarakat karena biaya operasionalnya murah dan perawatannya relatif sederhana. Salah satu model yang cukup banyak digunakan adalah Winfly T3 Pro.

Setelah dua tahun pemakaian, pengalaman pengguna terhadap motor listrik ini menjadi menarik untuk disimak, terutama terkait performa baterai, kenyamanan berkendara, hingga biaya pajak tahunan.

Dalam sebuah ulasan, seorang pengguna membagikan pengalaman menggunakan Winfly T3 Pro yang dibeli sekitar tahun 2023. Setelah dua tahun digunakan, kondisi motor masih cukup baik meskipun tidak mendapatkan perawatan intensif.

Secara tampilan, bodi motor masih layak pakai, meski terlihat kotor karena jarang dicuci. Namun, yang paling terasa adalah penurunan performa baterai yang mulai berkurang dibandingkan saat awal penggunaan.

Baca Juga: Review Uwinfly T70 Versi Terbaru September 2025: Tampilan Makin Mirip Motor, Dinamo Lebih Bertenaga, dan Tanpa Pedal Gowes!

Meski demikian, motor listrik Winfly T3 Pro tersebut sudah didaftarkan dan memiliki pelat nomor resmi, sehingga dapat digunakan secara legal di jalan raya.

Hal ini menjadi salah satu keuntungan bagi pengguna motor listrik, karena legalitas kendaraan kini semakin jelas dan mudah diurus.

Upgrade Controller Tingkatkan Kenyamanan Tarikan

Perubahan paling signifikan pada unit ini terdapat pada bagian controller yang telah di-upgrade. Controller standar diganti dengan Fotol EM504. Upgrade ini diklaim memberikan perbedaan cukup terasa saat berkendara.

Menurut pengguna, tarikan motor menjadi lebih halus dan tidak menyentak. Hal ini penting terutama ketika membawa penumpang, karena tarikan mendadak pada controller standar dapat membuat pembonceng kehilangan keseimbangan. Dengan controller Fotol EM504, akselerasi terasa lebih stabil dan nyaman.

Motor ini juga memiliki tiga mode kecepatan. Mode pertama memberikan akselerasi paling santai, cocok untuk penggunaan dalam area sempit atau jalan padat.

Mode kedua memberikan tenaga lebih besar, sementara mode ketiga menawarkan performa maksimal. Namun, pengguna mengaku tidak mencoba kecepatan penuh karena mempertimbangkan konsumsi baterai yang lebih boros.

Sistem Keamanan dan Pengoperasian

Winfly T3 Pro dilengkapi sistem pengaman berupa mode parkir “P”. Saat indikator ini aktif, motor tidak dapat digas. Untuk mengaktifkan kendaraan, pengguna harus menarik rem terlebih dahulu hingga indikator parkir hilang. Setelah itu motor dapat langsung digunakan.

Fitur ini dinilai cukup membantu untuk menghindari akselerasi tidak sengaja, terutama saat motor berhenti di tanjakan atau parkir.

Baca Juga: Terungkap! Motor Listrik Kurir S Moto X9 dengan Torsi 125 Nm dan Jarak 120 Km, Siap Angkut Beban Berat Tanpa Ngeluh

Selain itu, sistem pengereman pada motor listrik ini sudah menggunakan rem cakram di bagian depan dan belakang, sehingga memberikan keamanan lebih saat berkendara.

Pajak Tahunan Sangat Murah

Salah satu keunggulan motor listrik Winfly T3 Pro adalah biaya pajaknya yang sangat terjangkau. Pengguna menyebutkan bahwa pajak tahunan hanya sekitar Rp35.000. Biaya tersebut merupakan komponen SWDKLLJ, tanpa pajak kendaraan bermotor seperti pada motor bensin.

Dengan biaya sebesar itu, pengguna dapat tetap menggunakan motor listrik secara legal di jalan raya. Hal ini tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang ingin menghemat pengeluaran rutin kendaraan.

Kondisi Baterai Setelah Dua Tahun

Meski performa masih cukup baik, penurunan baterai menjadi catatan setelah dua tahun pemakaian. Tegangan baterai yang ditampilkan pada panel menunjukkan angka sekitar 77,6 volt.

Penurunan ini masih tergolong wajar, mengingat usia pakai baterai motor listrik memang terbatas dan akan berkurang seiring waktu penggunaan.

Pengguna juga menambahkan bahwa motor ini dilengkapi indikator voltase tambahan yang membantu memantau kondisi baterai secara real-time.

Fitur tersebut memudahkan pengendara memperkirakan jarak tempuh dan menghindari kehabisan daya di perjalanan.

Secara keseluruhan, Winfly T3 Pro masih layak digunakan setelah dua tahun pemakaian. Kondisi fisik masih baik, sistem pengereman aman, dan biaya operasional sangat murah.

Penurunan baterai menjadi hal yang wajar, namun dapat diimbangi dengan penggunaan yang efisien.

Baca Juga: Perbandingan Polytron Fox 350 vs TVS iQube: Motor Listrik di Bawah Rp30 Juta Ini Ternyata Punya Keunggulan Berbeda

Upgrade controller ke Fotol EM504 menjadi langkah yang cukup direkomendasikan bagi pengguna yang ingin meningkatkan kenyamanan berkendara.

Tarikan yang lebih halus membuat motor listrik ini lebih nyaman digunakan, baik untuk perjalanan harian maupun membawa penumpang.

Dengan biaya pajak yang murah, legalitas yang jelas, dan performa yang masih memadai, Winfly T3 Pro tetap menjadi pilihan menarik di segmen motor listrik ekonomis untuk penggunaan jangka panjang.

 

Editor : Manda Dwi Agustin
#motor anak muda #motor listrik 1 tahun pemakaian #motor listrik