Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

VinFast Bikin Heboh! Tukar Baterai Motor Listrik Cuma 3 Menit, Siap Masuk Indonesia dan Ancam Motor Bensin

Mohammad Ibnu Syafi • Kamis, 23 April 2026 | 19:24 WIB
VinFast motor listrik hadir dengan teknologi tukar baterai 3 menit. Siap masuk Indonesia dan ancam motor bensin konvensional.
VinFast motor listrik hadir dengan teknologi tukar baterai 3 menit. Siap masuk Indonesia dan ancam motor bensin konvensional.

 

KOTA, Radar Tulungagung – Industri kendaraan listrik dunia kembali diguncang inovasi baru. Pabrikan asal Vietnam, VinFast motor listrik, menghadirkan teknologi tukar baterai super cepat yang diklaim hanya membutuhkan waktu tiga menit.

Gebrakan ini langsung menjadi sorotan karena dianggap mampu menghapus salah satu masalah terbesar pengguna motor listrik, yakni lamanya waktu pengisian daya.

Jika selama ini pengguna harus menunggu berjam-jam saat mengisi baterai, kini VinFast menawarkan sistem praktis layaknya mengisi bensin di SPBU konvensional.

Dengan teknologi ini, VinFast motor listrik disebut siap mempercepat transisi kendaraan listrik di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Baca Juga: Polytron Fox 350 Resmi Diulas, Motor Listrik Rp 15 Jutaan Ini Bisa Tempuh 136 Km, Worth It atau Banyak Minusnya?

Tukar Baterai Cuma 3 Menit

Lewat anak usaha energinya bernama V-Green, VinFast membangun ekosistem battery swap atau penukaran baterai.

Pengguna cukup datang ke kabinet baterai pintar, mencabut baterai kosong dari motor, memasukkannya ke mesin, lalu mengambil baterai penuh yang sudah siap pakai.

Seluruh proses diklaim selesai dalam waktu rata-rata tiga menit.

Inovasi ini menjadi solusi nyata bagi masyarakat urban yang membutuhkan kendaraan praktis tanpa harus menunggu lama.

Bangun Ribuan Stasiun Tukar Baterai

VinFast tidak main-main dalam membangun infrastruktur.

Pada tahap awal tahun 2026, perusahaan disebut telah menyiapkan ribuan kabinet penukaran baterai di berbagai titik strategis.

Lokasi penempatan meliputi kawasan perumahan, pusat perbelanjaan, area komersial, hingga jalur transportasi utama.

Target besarnya bahkan mencapai puluhan ribu titik penukaran baterai dalam waktu singkat.

Jika berhasil, jaringan ini berpotensi melampaui jumlah SPBU konvensional di beberapa wilayah.

Baca Juga: Motor Listrik Tirano Bikin Heboh, Harga Terjangkau Tapi Fitur Melimpah! Desain Adventure Keren dan Rasa Naiknya Mirip Motor Bensin

Andalkan Baterai LFP yang Lebih Aman

Seluruh motor listrik VinFast dalam sistem swap ini menggunakan baterai LFP atau Lithium Ferro Phosphate.

Jenis baterai tersebut dikenal lebih aman, tahan panas, serta memiliki umur pakai lebih panjang dibanding lithium ion biasa.

Keunggulan lain baterai LFP adalah risiko terbakar lebih rendah dan degradasi performa yang lebih lambat meski dipakai bertahun-tahun.

Hal ini penting untuk sistem tukar baterai karena unit baterai akan digunakan secara bergantian oleh banyak pengguna.

VinFast Viper Jadi Andalan

Salah satu produk unggulan yang disorot adalah Motor listrik ini hadir dengan desain agresif dan bodi bongsor bergaya premium. Lampu LED projector ganda memberi kesan modern dan futuristik.

Di sektor tenaga, Viper dibekali motor listrik BLDC 3.000 watt yang mampu melaju hingga 70 km/jam.

Suspensi belakang ganda dengan tabung tambahan juga disiapkan demi kenyamanan berkendara di jalan bergelombang.

Motor ini juga dibekali smart key dan fitur pelacakan kendaraan melalui aplikasi.

Evo Jadi Pilihan Komuter Harian

Baca Juga: Motor Listrik Sprinto EV Resmi Meluncur, Harga Rp25,5 Juta Tapi Tenaganya Bikin Kaget! Mirip Vario dan Fitur Super Lengkap

Selain Viper, model lain yang disebut menarik adalah VinFast Evo.

Motor ini dirancang untuk kebutuhan perkotaan dengan karakter ringan dan efisien.

Dengan dua baterai LFP berkapasitas total sekitar 3 kWh, Evo diklaim mampu menempuh jarak hingga 165 kilometer dalam sekali pemakaian.

Top speed-nya berada di kisaran 70 km/jam, cukup untuk mobilitas harian, kerja, kuliah, hingga aktivitas kota lainnya.

Ada Model untuk Pelajar

VinFast juga menyiapkan model ultra kompak bernama Amio.

Kendaraan ini disebut menyasar pelajar dan pengguna jarak dekat dengan desain kecil, praktis, serta mudah dipakai di gang sempit atau lingkungan perumahan.

Artinya, VinFast tidak hanya mengejar pasar premium, tetapi juga segmen massal.

Siap Ekspansi ke Asia Tenggara

Setelah sukses di Vietnam, VinFast disebut mulai berekspansi ke Filipina dan negara ASEAN lainnya.

Dengan langkah agresif tersebut, Indonesia diprediksi menjadi target berikutnya mengingat pasar sepeda motor nasional merupakan salah satu terbesar di dunia.

Jika masuk ke Indonesia dengan sistem tukar baterai masif, VinFast berpotensi menjadi ancaman serius bagi motor bensin maupun merek listrik lain.

Baca Juga: Motor Listrik Alpha Entry Next Generation Meluncur, Harga Rp30,5 Juta Baterai Baru Tembus 140 Km dan Rasa Naiknya Disebut Selevel Motor Bensin

Bisa Jadi Masa Depan Indonesia?

Masalah utama motor listrik di Indonesia selama ini adalah infrastruktur pengisian daya dan kekhawatiran baterai habis di jalan.

Jika sistem swap baterai VinFast benar-benar hadir luas, dua masalah itu bisa teratasi sekaligus.

Pengguna cukup berhenti sebentar, tukar baterai, lalu melanjutkan perjalanan tanpa menunggu lama.

Dengan kombinasi desain modern, biaya operasional murah, dan teknologi praktis, VinFast motor listrik berpeluang besar mengubah pola transportasi masyarakat Indonesia.

Editor : Mohammad Ibnu Syafi
#motor anak muda #motor lisrtik #VinFast Evo Grand #VinFast Evo 2026 #Motor balap