RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM – Persaingan motor listrik di Indonesia makin panas. Dua model yang ramai diperbincangkan saat ini adalah Polytron Fox 350 dan M100. Keduanya sama-sama menawarkan desain modern, fitur kekinian, serta harga yang masih masuk akal untuk pasar harian.
Dalam sebuah ulasan di kanal YouTube otomotif, kedua motor listrik ini dibandingkan langsung mulai dari harga, performa, fitur, hingga kenyamanan berkendara. Hasilnya cukup menarik, karena masing-masing punya keunggulan yang bisa jadi penentu sebelum membeli.
Jika Anda sedang mencari motor listrik terbaik 2026, duel Polytron Fox 350 vs M100 ini layak jadi referensi.
Harga Polytron Fox 350 vs M100
Dari sisi harga, Polytron Fox 350 dibanderol sekitar Rp15 jutaan on the road, tergantung wilayah registrasi. Sementara M100 berada di kisaran Rp16 jutaan hingga Rp17 jutaan.
Namun Polytron juga menawarkan skema baterai sewa atau beli putus. Jika ingin langsung memiliki baterai, harga Fox 350 bisa naik hingga sekitar Rp27 jutaan.
Artinya, calon konsumen punya pilihan sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.
Adu Kecepatan dan Performa
Untuk performa, keduanya punya angka top speed yang mirip. M100 mampu melaju hingga 95 km/jam dan punya mode boost yang bisa menembus 110 km/jam.
Sedangkan Polytron Fox 350 mentok di 95 km/jam tanpa fitur boost. Meski begitu, kecepatan tersebut dianggap sudah cukup untuk penggunaan dalam kota.
Bagi pengguna harian yang lebih sering terjebak macet, kecepatan tinggi memang bukan faktor utama. Justru akselerasi dan efisiensi baterai lebih penting.
Baterai dan Jarak Tempuh
Salah satu pertimbangan utama membeli motor listrik tentu kapasitas baterai.
M100 memakai baterai 72V 45Ah dengan klaim jarak tempuh sekitar 110 km. Sedangkan Fox 350 dibekali baterai 72V 54Ah yang secara kapasitas lebih besar.
Namun saat diuji menanjak, M100 disebut lebih irit. Dalam perjalanan yang sama, konsumsi baterainya lebih hemat sekitar 5 persen dibanding Fox 350.
Ini menjadi nilai plus bagi M100 untuk pengguna yang sering bepergian jauh.
Fitur Modern Sama-Sama Lengkap
Kedua motor ini sudah dibekali fitur modern seperti:
- Cruise control
- Keyless system
- Aplikasi smartphone
- Hill start assist
- Bagasi luas
M100 unggul dengan fitur NFC untuk menyalakan motor. Sementara Fox 350 menggunakan smart key dan remote.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Motor Listrik Terbaik 2026 yang Bagus dan Awet
Untuk panel instrumen, M100 tampil lebih modern karena layar speedometer berwarna. Sedangkan Fox 350 masih monokrom hitam putih.
Kenyamanan Berkendara dan Boncengan
Jika bicara posisi berkendara, Polytron Fox 350 disebut lebih nyaman untuk pengendara bertubuh tinggi karena pijakan kaki lebih lega dan posisi duduk selonjoran.
Sementara M100 terasa lebih sempit di area kaki bagi pengendara dengan tinggi sekitar 175 cm.
Namun untuk suspensi, M100 justru lebih unggul. Shockbreaker terasa lebih empuk dibanding Fox 350 yang cenderung keras.
Saat boncengan, Fox 350 dinilai lebih nyaman karena posisi duduk penumpang lebih stabil dan tersedia senderan belakang.
Kekurangan yang Dikeluhkan
Setiap motor tentu punya minus.
Pada Fox 350, pengguna menyoroti shockbreaker keras, speedometer yang belum berubah dari generasi lama, serta masalah remote yang mudah lepas. Beberapa unit awal juga disebut sempat mengalami kendala kelistrikan.
Sedangkan M100 dikeluhkan pada jok yang mudah melorot saat touring dan waktu pengisian daya yang cukup lama karena charger bawaan hanya 5 ampere.
Pengisian dari nol ke penuh bisa memakan waktu 7-8 jam.
Mana Lebih Worth It?
Jika Anda mencari motor listrik murah dengan desain skutik konvensional, posisi duduk nyaman, dan fitur cukup lengkap, Polytron Fox 350 layak dipilih.
Namun jika mengutamakan tampilan futuristik, speedometer modern, suspensi empuk, dan efisiensi baterai, M100 jadi pilihan menarik.
Pada akhirnya, pilihan terbaik tergantung kebutuhan pengguna. Mau desain elegan ala skuter harian, atau gaya futuristik dengan performa lebih agresif.
Editor : Rangga Rizki Saputra