Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Motor Listrik VinFast Viper dan Evo 200 Mengancam Dominasi Jepang, Jarak 200 Km dan Harga Bisa Lebih Murah dari Skutik Bensin

Manda Dwi Agustin • Kamis, 23 April 2026 | 19:53 WIB
Motor Listrik VinFast Viper dan Evo 200 Mengancam Dominasi Jepang, Jarak 200 Km dan Harga Bisa Lebih Murah dari Skutik Bensin
Motor Listrik VinFast Viper dan Evo 200 Mengancam Dominasi Jepang, Jarak 200 Km dan Harga Bisa Lebih Murah dari Skutik Bensin

 

RADAR TULUNGAGUNG - Motor listrik VinFast Viper dan Evo 200 mulai mengguncang pasar otomotif Indonesia. Pabrikan asal Vietnam itu tampil agresif dengan langsung menghadirkan empat model sekaligus, yakni Evo 200, Feliz 2, Flash, dan Viper.

Langkah ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa VinFast serius menantang dominasi motor Jepang yang selama puluhan tahun dikuasai Honda dan Yamaha.

Kehadiran motor listrik VinFast Viper dan Evo 200 tidak sekadar memperkenalkan produk baru, tetapi juga membawa strategi berbeda yang berpotensi mengubah peta persaingan.

Dengan menawarkan jarak tempuh tinggi, fitur modern, serta skema harga berbasis sewa baterai, VinFast mencoba menarik perhatian konsumen Indonesia yang semakin tertarik pada kendaraan listrik.

Baca Juga: Penyebab Harga Motor Listrik Bekas Anjlok 2026 Terungkap, Dari Baterai hingga Pasar Jadi Biang Kerok Utama

Dalam beberapa tahun terakhir, tren motor listrik di Indonesia memang terus meningkat. Namun, tantangan seperti harga tinggi, jarak tempuh terbatas, dan kekhawatiran soal baterai masih menjadi hambatan. VinFast mencoba menjawab semua itu sekaligus.

Viper, Skutik Listrik Performa Tinggi

VinFast Viper menjadi salah satu model yang paling menarik perhatian. Motor listrik ini diposisikan sebagai skutik performa tinggi dengan tenaga mencapai 3.000 watt.

Dengan spesifikasi tersebut, Viper mampu melaju hingga kecepatan maksimum 70 hingga 80 km per jam. Angka ini tergolong tinggi untuk kategori motor listrik perkotaan.

Keunggulan lainnya terletak pada torsi instan khas motor listrik. Dengan tenaga besar, akselerasi Viper diklaim mampu menyaingi motor bensin 125 cc, bahkan terasa lebih responsif saat tarikan awal.

Untuk daya jelajah, Viper mampu menempuh jarak sekitar 156 kilometer dalam kondisi ideal. Jarak ini cukup untuk penggunaan harian tanpa perlu sering mengisi ulang daya.

Evo 200, Andalan Jarak Tempuh

Selain Viper, Evo 200 menjadi model yang tidak kalah menarik. Motor ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 200 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Kemampuan tersebut didukung oleh penggunaan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) yang dikenal lebih stabil dan tahan lama.

Penempatan baterai di bagian bawah dek juga membuat pusat gravitasi lebih rendah, sehingga meningkatkan kestabilan saat berkendara.

Dengan jarak tempuh tersebut, Evo 200 berpotensi menghilangkan kekhawatiran pengguna terhadap keterbatasan jarak atau “range anxiety”.

Baca Juga: Alasan Masyarakat Belum Mau Beli Motor Listrik Subsidi Terungkap, Ternyata Bukan Cuma Soal Harga

Secara desain, Evo 200 mengusung gaya skuter elegan khas Eropa, dengan bentuk membulat yang mengingatkan pada Vespa, namun tetap modern.

Feliz 2 dan Flash Lengkapi Segmen Pasar

VinFast juga menghadirkan Feliz 2 sebagai motor listrik serbaguna dengan tenaga 3.000 watt dan kapasitas bagasi sekitar 25 liter.

Model ini cocok untuk penggunaan harian, termasuk kebutuhan pekerja atau pengemudi ojek online.

Sementara itu, Flash menjadi varian entry-level yang lebih ringan dan kompak. Motor ini ditujukan bagi pelajar atau pengguna dengan mobilitas jarak pendek di perkotaan.

Dengan empat model tersebut, VinFast mencoba menjangkau berbagai segmen pasar sekaligus, dari entry-level hingga performa tinggi.

Skema Sewa Baterai Jadi Pembeda

Salah satu strategi utama VinFast adalah penerapan sistem sewa baterai atau battery subscription.

Skema ini memungkinkan harga awal motor menjadi lebih terjangkau, bahkan disebut bisa lebih murah dari skutik bensin entry-level.

Pengguna cukup membayar biaya bulanan untuk penggunaan baterai. Selain itu, VinFast juga menjanjikan penggantian baterai jika kapasitasnya turun di bawah 70 persen.

Strategi ini dinilai sebagai “game changer” karena mengatasi kekhawatiran soal biaya penggantian baterai yang selama ini cukup mahal.

Tahan Air dan Fitur Canggih

VinFast juga mengklaim motor listriknya memiliki standar ketahanan air IP67. Artinya, motor dapat bertahan dalam kondisi terendam air hingga kedalaman 0,5 meter selama 30 menit.

Fitur ini sangat relevan untuk kondisi jalanan di Indonesia yang sering menghadapi banjir.

Baca Juga: Polytron Fox 200 Disorot Lagi, Motor Listrik Rp11 Jutaan Ini Punya Fitur Alarm Unik yang Jarang Ada!

Selain itu, seluruh model dilengkapi teknologi konektivitas berbasis aplikasi. Pengguna dapat melacak lokasi kendaraan, memantau kondisi baterai, hingga melakukan diagnosa sistem melalui smartphone.

Pada model tertentu, fitur keyless berbasis aplikasi juga memungkinkan motor dinyalakan tanpa kunci fisik.

Siapkan Jaringan Dealer di Indonesia

Untuk mendukung ekspansi, VinFast disebut telah menggandeng beberapa grup dealer besar di Indonesia. Mereka akan membangun jaringan 3S (sales, service, spare parts) di berbagai kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Medan.

Langkah ini menjadi kunci penting dalam memenangkan persaingan, karena ketersediaan layanan purna jual menjadi faktor utama bagi konsumen.

Jika seluruh strategi ini berjalan lancar, bukan tidak mungkin dominasi motor Jepang di Indonesia akan mulai tergeser. Kini, publik menunggu realisasi harga resmi dan kesiapan infrastruktur dari VinFast.

 

Editor : Manda Dwi Agustin
#motor anak muda #motor listrik 1 tahun pemakaian #motor listrik