(screenshoot youtube)
JAKARTA - Uji tanjakan ekstrem Polytron Fox 350 kembali menjadi sorotan setelah dilakukan pengujian langsung di tanjakan legendaris Cinomati. Dalam pengujian ini, motor listrik buatan Polytron tersebut diuji dengan dua skenario beban berbeda untuk mengetahui performa sesungguhnya di kondisi jalan menanjak curam.
Pengujian Polytron Fox 350 dilakukan dalam kondisi standar tanpa modifikasi tambahan. Unit yang digunakan bahkan sudah menempuh jarak 282 kilometer dengan sisa baterai 83 persen. Hal ini memberikan gambaran realistis tentang performa motor listrik tersebut dalam pemakaian harian, bukan kondisi baru dari dealer.
Menariknya, pengujian dilakukan di salah satu titik paling menantang, yakni tanjakan Cinomati yang dikenal memiliki kemiringan ekstrem hingga sekitar 13 derajat. Lokasi ini kerap dijadikan tolok ukur kemampuan kendaraan, baik motor bensin maupun listrik.
Baca Juga: HP Gaming Dimensity Harga Terjangkau 2026, Performa Ngebut Mulai 2 Jutaan Bikin Gamer Auto Kepincut
Uji Beban 160 Kg: Nyaris Tembus, Tapi Overheat
Pengujian pertama dilakukan dengan total beban sekitar 160 kilogram, terdiri dari dua pengendara dan tambahan baterai seberat 18 kilogram. Dalam mode S (Sport), Polytron Fox 350 awalnya mampu melibas tikungan demi tikungan dengan cukup mulus.
Motor bahkan masih terlihat bertenaga saat melewati tanjakan awal dan tikungan tajam. Namun, mendekati puncak tanjakan, performa mulai menurun drastis. Tenaga motor terasa melemah hingga akhirnya muncul indikator overheat pada dinamo.
Pengendara pun memutuskan untuk menghentikan percobaan demi menjaga kondisi motor. Meski secara teknis motor masih bisa dipaksakan, kondisi overheat menjadi tanda bahwa batas kemampuan sudah tercapai.
“Untuk beban 160 kilogram, motor hampir berhasil, tapi akhirnya menyerah karena overheat,” ungkap penguji dalam video tersebut.
Uji Beban 140 Kg: Lolos Tanjakan, Tapi Tetap Overheat
Setelah dilakukan pendinginan, pengujian kedua dilakukan dengan mengurangi beban menjadi sekitar 140 kilogram. Kali ini hanya dua pengendara tanpa tambahan baterai.
Baca Juga: 5 HP 5G Murah Spek Kencang 2026 Mulai 1 Jutaan, Performa Gahar untuk Gaming dan Streaming
Hasilnya cukup mengejutkan. Dalam mode S, Polytron Fox 350 mampu menaklukkan seluruh tanjakan hingga puncak. Meskipun tenaga sempat terasa berat di bagian akhir, motor tetap berhasil mencapai garis finish.
Namun demikian, setelah berhasil menanjak, indikator overheat kembali muncul. Artinya, meskipun mampu menyelesaikan tanjakan, motor bekerja dalam kondisi ekstrem yang mendekati batasnya.
Fitur Hill Assist dan Catatan Rem
Dalam pengujian ini, fitur hill assist pada Polytron Fox 350 juga turut diuji. Fitur ini berfungsi menahan motor agar tidak mundur saat berhenti di tanjakan. Cara kerjanya cukup sederhana, yakni dengan menahan rem selama beberapa detik hingga sistem aktif otomatis.
Fitur ini terbukti membantu, terutama saat harus berhenti di tanjakan curam sebelum kembali melaju.
Namun, ada catatan penting pada sektor pengereman. Rem depan dinilai kurang pakem karena masih mengalami gejala meluncur saat digunakan di tanjakan. Sementara rem belakang justru terasa lebih optimal dalam menahan laju motor.
Kesimpulan: Ideal di 130–140 Kg untuk Tanjakan Ekstrem
Dari hasil pengujian tersebut, dapat disimpulkan bahwa Polytron Fox 350 masih mampu menghadapi tanjakan ekstrem seperti Cinomati, tetapi dengan batasan tertentu.
Baca Juga: Daftar HP Chipset Dimensity Terbaik 2026 Harga 2–3 Jutaan, Performa Ngebut dengan Baterai Jumbo!
Beban ideal yang direkomendasikan berada di kisaran 130 hingga 140 kilogram untuk menjaga performa tetap optimal tanpa risiko overheat berlebihan. Sementara untuk beban 160 kilogram, motor dinilai sudah berada di ambang batas kemampuannya.
Pengujian ini memberikan gambaran penting bagi calon pengguna motor listrik, khususnya yang sering melintasi medan berat. Performa bukan hanya soal tenaga, tetapi juga daya tahan sistem dalam menghadapi tekanan ekstrem.
Dengan fitur modern seperti hill assist dan performa yang cukup kompetitif, Polytron Fox 350 tetap menjadi salah satu pilihan menarik di segmen motor listrik. Namun, pengguna tetap perlu memahami batas kemampuan kendaraan agar penggunaan tetap aman dan optimal.
Baca Juga: 10 HP Chipset Dimensity Terbaik 2026 di Harga 2–3 Jutaan, Performa Kencang untuk Gaming dan Harian
Editor : Dyah Wulandari