(screenshoot youtube)
JAKARTA - Kemampuan Polytron Fox R kembali diuji di medan ekstrem. Kali ini, motor listrik tersebut dicoba menaklukkan tanjakan legendaris Cinomati, Yogyakarta, yang dikenal curam dan berbahaya. Hasilnya cukup mengejutkan, terutama saat pengujian dilakukan hanya menggunakan mode D tanpa bantuan mode S.
Uji coba Polytron Fox R ini dilakukan langsung di jalur Piungan menuju Cinomati, salah satu rute favorit sekaligus menantang bagi para pengendara. Jalur ini sempat viral karena menawarkan pemandangan indah, namun juga terkenal dengan kondisi jalan yang sempit, rusak, dan penuh lubang.
Dengan kondisi motor yang masih standar pabrik, Polytron Fox R dibekali dinamo 3000 watt serta baterai 72 volt 52 Ah. Tanpa modifikasi apa pun, motor ini diuji untuk mengetahui kemampuan aslinya saat menghadapi tanjakan ekstrem yang sering membuat kendaraan lain kesulitan.
Uji Mode D: Tetap Mampu Nanjak
Pengujian dilakukan dengan satu pengendara tanpa boncengan. Menariknya, sepanjang perjalanan menuju tanjakan utama, motor hanya menggunakan mode D. Dalam beberapa tanjakan awal, kecepatan sempat turun hingga kisaran 23–25 km/jam, namun motor tetap mampu melaju stabil.
Baca Juga: HP Gaming Dimensity Harga Terjangkau 2026, Performa Ngebut Mulai 2 Jutaan Bikin Gamer Auto Kepincut
Saat memasuki tanjakan Cinomati yang terkenal curam dan berliku, Polytron Fox R tetap dipacu dalam mode D penuh. Hasilnya, motor mampu menanjak hingga ke atas tanpa harus berpindah ke mode S.
Meski kecepatan menurun hingga sekitar 15–20 km/jam di titik paling curam, motor tetap menunjukkan performa yang konsisten. Hal ini membuktikan bahwa tenaga motor listrik tersebut cukup mumpuni untuk kondisi jalan ekstrem, setidaknya dalam kondisi tanpa beban tambahan.
Medan Berat Jadi Tantangan Utama
Selain kemiringan jalan, kondisi aspal menjadi faktor penentu dalam pengujian ini. Jalur Cinomati dikenal memiliki permukaan jalan yang tidak rata, banyak tambalan, serta lubang di berbagai titik.
Situasi ini membuat pengendara harus sering mengatur gas dan rem, sehingga momentum saat menanjak kerap terganggu. Bahkan, kondisi ini juga menjadi salah satu penyebab banyak kendaraan gagal menanjak di jalur tersebut.
Dalam pengujian, terlihat beberapa kendaraan lain, termasuk mobil, mengalami kesulitan. Ada yang bannya selip hingga tidak mampu melanjutkan perjalanan. Bahkan, disebutkan juga adanya insiden kecelakaan sebelumnya akibat rem blong di jalur ini.
Dibanding Motor Lain, Masih Kompetitif
Dalam pengujian tersebut, Polytron Fox R juga ditemani motor listrik lain, yakni Davigo Dragon Lithium yang sudah dimodifikasi. Motor tersebut bahkan sempat menyalip di jalur menanjak, menunjukkan adanya perbedaan performa akibat modifikasi komponen seperti controller.
Baca Juga: 5 HP 5G Murah Spek Kencang 2026 Mulai 1 Jutaan, Performa Gahar untuk Gaming dan Streaming
Meski begitu, dalam kondisi standar, performa Polytron Fox R tetap dinilai kompetitif. Motor ini mampu menyelesaikan tanjakan tanpa kendala berarti, selama tidak membawa beban berlebih.
Cocok untuk Penggunaan Harian, Tapi Perlu Antisipasi
Hasil pengujian ini memberikan gambaran bahwa Polytron Fox R cukup andal untuk digunakan di daerah dengan kontur perbukitan, selama digunakan secara bijak. Mode D saja sudah cukup untuk menaklukkan tanjakan ekstrem, meski dengan kecepatan terbatas.
Namun, penting untuk dicatat bahwa pengujian dilakukan tanpa boncengan. Artinya, performa bisa berbeda jika motor digunakan dengan beban tambahan. Pengujian lanjutan dengan boncengan pun direncanakan untuk mengetahui batas kemampuan maksimal motor ini.
Bagi pengguna motor listrik, pemahaman terhadap kondisi jalan dan kemampuan kendaraan menjadi kunci utama. Terlebih di jalur seperti Cinomati yang dikenal berisiko tinggi.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, Polytron Fox R membuktikan diri mampu menaklukkan tanjakan ekstrem Cinomati hanya dengan mode D dan tanpa modifikasi. Ini menjadi nilai plus bagi motor listrik tersebut, khususnya bagi pengguna di wilayah dengan medan berat.
Baca Juga: Daftar HP Chipset Dimensity Terbaik 2026 Harga 2–3 Jutaan, Performa Ngebut dengan Baterai Jumbo!
Meski demikian, faktor keselamatan tetap harus diutamakan. Pengendara disarankan untuk memahami medan serta kondisi kendaraan sebelum mencoba jalur ekstrem seperti ini
Editor : Dyah Wulandari