BANDUNG - Perjalanan jarak jauh menggunakan motor listrik kembali dibuktikan lewat touring Polytron Fox 350 Bogor–Bandung sejauh 158 kilometer. Uji coba ini menunjukkan kemampuan motor listrik dalam menempuh rute antarkota dengan kombinasi tanjakan ekstrem dan jalur menurun.
Perjalanan Polytron Fox 350 Bogor–Bandung dimulai dari Karadenan, Cibinong, Kabupaten Bogor, dengan kondisi baterai penuh 100 persen dan trip meter direset. Pengendara membawa beban total sekitar 107 kilogram, terdiri dari bobot tubuh 87 kg serta barang bawaan sekitar 20 kg.
Target awal perjalanan adalah mencapai SPKLU PLN UP3 Cianjur sebagai titik pengisian pertama. Jalur yang dilalui bukan rute ringan, melainkan melewati kawasan Puncak yang dikenal dengan tanjakan panjang seperti Megamendung, Cisarua, hingga Gunung Mas.
Baca Juga: Daftar HP Gaming Dimensity Harga Terjangkau 2026, Spek Gahar 2 Jutaan dengan Skor Antutu Tinggi!
Tanjakan Puncak Jadi Ujian Berat
Memasuki kawasan Puncak, performa Polytron Fox 350 mulai diuji. Pada jarak tempuh sekitar 41 km, sisa baterai turun drastis menjadi 35 persen. Suhu dinamo juga meningkat hingga 141 derajat Celcius, memicu indikator panas menyala.
Meski demikian, motor tetap mampu melaju tanpa penurunan performa signifikan. Pengendara tetap melanjutkan perjalanan sambil memantau suhu agar tidak melewati batas aman.
Menariknya, suhu baterai tetap stabil di kisaran 29 derajat, sementara controller berada di angka 44 derajat Celcius. Ini menunjukkan sistem manajemen baterai masih bekerja optimal meski menghadapi tekanan berat.
Tiba di Cianjur dengan Sisa 22 Persen
Setelah menempuh sekitar 68 km, motor akhirnya tiba di SPKLU PLN UP3 Cianjur dengan sisa baterai 22 persen. Dalam kondisi ini, mode S otomatis tidak bisa digunakan dan motor hanya berjalan di mode D untuk menghemat daya.
Baca Juga: HP Gaming Dimensity Harga Terjangkau 2026, Performa Ngebut Mulai 2 Jutaan Bikin Gamer Auto Kepincut
Pengisian dilakukan hingga penuh sambil beristirahat dan menjalankan ibadah salat Jumat. Setelah baterai kembali 100 persen, perjalanan dilanjutkan menuju Bandung.
Perjalanan Lanjut dan Efisiensi di Jalur Menurun
Dari Cianjur menuju Bandung, kondisi jalan relatif lebih bersahabat meski tetap didominasi tanjakan di beberapa titik. Saat mencapai Padalarang, total jarak tempuh sudah 114 km dengan sisa baterai 53 persen.
Baca Juga: HP Gaming Dimensity Harga Terjangkau 2026, Performa Ngebut Mulai 2 Jutaan Bikin Gamer Auto Kepincut
Selanjutnya, pengendara memutuskan melakukan pengisian tambahan di Soreang untuk memastikan perjalanan ke tujuan akhir lebih aman. Pengisian selama sekitar 25 menit berhasil menaikkan baterai dari 25 persen menjadi 62 persen.
Finish di Bandung dengan Sisa Baterai 36 Persen
Perjalanan akhirnya selesai di Arjasari, Kabupaten Bandung, dengan total jarak tempuh 158,2 km. Sisa baterai tercatat masih 36 persen, angka yang cukup impresif untuk perjalanan jarak jauh dengan medan menanjak.
Hal ini menunjukkan bahwa Polytron Fox 350 mampu menjadi pilihan untuk touring antarkota, asalkan perencanaan titik pengisian dilakukan dengan baik.
Catatan Penting: Hub Drive dan Tanjakan
Meski performa keseluruhan cukup memuaskan, ada catatan pada sektor penggerak. Sistem hub drive dinilai kurang optimal saat menghadapi tanjakan panjang karena cepat menghasilkan panas.
Hal ini terlihat dari peningkatan suhu dinamo yang signifikan saat melintasi jalur Puncak. Oleh karena itu, pengendara disarankan untuk mengatur ritme perjalanan dan memberi waktu istirahat saat suhu mulai tinggi.
Kesimpulan
Touring Polytron Fox 350 Bogor–Bandung membuktikan bahwa motor listrik kini semakin siap untuk perjalanan jarak menengah hingga jauh. Dengan manajemen baterai yang baik dan strategi pengisian yang tepat, perjalanan 150 km lebih bukan lagi hal mustahil.
Namun, pengguna tetap harus memahami karakter kendaraan, terutama dalam menghadapi tanjakan ekstrem yang bisa memicu overheat pada dinamo.
Editor : Dyah Wulandari