OXFORD – Honda semakin serius menggarap pasar kendaraan elektrifikasi global. Langkah terbaru mereka ditandai dengan peluncuran model motor listrik terbaru untuk tahun 2025, Honda CUV e:. Motor ini dikembangkan sebagai bagian dari target besar Honda untuk mencapai netralitas karbon pada tahun 2050, dengan rencana ambisius menjual satu juta unit motor listrik per tahun mulai 2027 mendatang.
Dalam peluncuran pers di Oxford, Honda CUV e: diperkenalkan sebagai solusi mobilitas perkotaan yang fokus pada kepraktisan dan kemudahan penggunaan. Motor ini ditenagai oleh motor listrik yang terpasang di lengan ayun (swing arm) dengan output tenaga sebesar 6 kW atau setara dengan 8 horsepower. Meski angka tenaganya terdengar moderat, performa motor listrik ini diklaim setara dengan skuter bensin berkapasitas 110cc, bahkan hingga 125cc saat berada dalam mode Sport.
Teknologi Baterai Swap yang Menjanjikan Keunggulan utama dari Honda CUV e: terletak pada sistem baterai yang digunakan, yaitu Mobile Power Pack (MPP). Baterai ini dirancang agar dapat dilepas-pasang dengan mudah, memberikan fleksibilitas bagi pengguna yang tinggal di apartemen atau rumah tanpa akses pengisian daya langsung di parkiran. Pengguna cukup melepas baterai yang berbobot sekitar 10 kg ini dan mengisi dayanya menggunakan docking khusus di dalam ruangan.
Baca Juga: Langgar Marka Jalan, Bus Harapan Jaya Adu Banteng dengan Truk di Jembatan Ngujang Tulungagung
Honda menekankan bahwa teknologi baterai ini telah teruji di berbagai aplikasi industri, mulai dari perangkat konstruksi hingga power bank skala besar. Untuk memberikan ketenangan pikiran bagi konsumen, Honda melengkapi komponen ini dengan garansi standar 6 tahun, serta mengklaim bahwa baterai telah melalui serangkaian pengujian ketat terhadap air, debu, getaran, hingga ketahanan benturan.
Fitur Modern dan Kenyamanan Urban Honda CUV e: dirancang sebagai kendaraan yang sangat ramah bagi pengendara pemula. Dengan bobot hanya 120 kg, motor ini sangat lincah untuk bermanuver di tengah kemacetan kota. Kenyamanan pengendara didukung dengan tinggi jok 760 mm, serta fitur-fitur pintar seperti mode mundur (reverse mode) berkecepatan 3 km/jam yang memudahkan proses parkir di ruang sempit. Sebagai fitur keselamatan tambahan, motor ini juga menyertakan rem parkir.
Di area kokpit, terdapat layar dasbor TFT 7 inci yang menampilkan grafis informatif, termasuk fitur konektivitas untuk navigasi. Sistem navigasi ini bahkan mampu menghitung kebutuhan daya yang diperlukan untuk mencapai destinasi tertentu, sehingga pengendara dapat menyesuaikannya dengan sisa kapasitas baterai. Selain itu, Honda juga memberikan sentuhan desain premium dengan lampu daytime running light (DRL) yang lebar untuk meningkatkan visibilitas pengendara di jalan raya.
Target Pasar dan Harga Honda CUV e: memang bukan dirancang untuk perjalanan jarak jauh atau petualangan lintas kota, mengingat keterbatasan jarak tempuh sekitar 44 mil (sekitar 70 km) dalam kondisi berkendara normal. Motor ini ditujukan bagi mereka yang memiliki rute komuter tetap setiap harinya. Dengan harga kompetitif di pasar Eropa, yakni £3.800 (sekitar Rp76 juta), motor ini menjadi alternatif menarik untuk menghindari biaya emisi kendaraan di kawasan pusat kota.
Meski tidak menawarkan sensasi kecepatan tinggi layaknya motor bensin performa tinggi, Honda CUV e: berhasil menjawab tantangan kebutuhan mobilitas urban yang efisien, mudah dirawat, dan ramah lingkungan. Motor ini akan mulai tersedia di jaringan dealer pada September mendatang, memperkuat komitmen Honda dalam menghadirkan ekosistem transportasi listrik yang praktis bagi jutaan pengguna di seluruh dunia.
Editor : Natasha Eka Safrina