RADAR TULUNGAGUNG - Felo FW06 resmi diperkenalkan dan langsung mencuri perhatian pecinta otomotif roda dua. Motor listrik bergaya ayam jago ini hadir dengan desain futuristik yang anti-mainstream, sekaligus menawarkan performa dan teknologi modern yang siap bersaing di segmen skutik listrik.
Felo FW06 menjadi perbincangan karena tampil beda dari kebanyakan motor listrik yang ada di pasaran.
Jika umumnya skutik listrik mengusung desain konvensional, motor ini justru hadir dengan konsep ayam jago yang mengingatkan pada Honda Nova Dash atau motor bebek sport, namun dengan sentuhan modern yang lebih agresif.
Tak hanya desain, Felo FW06 juga menawarkan spesifikasi yang cukup mengesankan.
Mulai dari performa, fitur, hingga jarak tempuh, motor ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas harian hingga perjalanan jarak menengah.
Desain Futuristik Bergaya Ayam Jago
Secara tampilan, Velo FV06 mengusung desain yang unik dan sporty. Body ramping dengan fairing tajam memberikan kesan agresif sekaligus modern.
Motor ini memiliki dimensi panjang 1.755 mm, lebar 740 mm, dan tinggi sekitar 1.050 mm. Dengan bobot hanya 107 kg, Velo FV06 tergolong ringan sehingga mudah dikendalikan di berbagai kondisi jalan.
Penggunaan velg berbahan aluminium alloy berdiameter 14 inci semakin memperkuat kesan premium. Selain itu, pencahayaan sudah menggunakan full LED dengan desain lampu depan sipit yang futuristik.
Performa Setara Motor 125–150 cc
Di sektor performa, Velo FV06 dibekali motor listrik bertenaga 10 kW atau setara dengan 13,4 tenaga kuda. Tenaga tersebut membuat motor ini mampu melaju hingga kecepatan maksimum 110 km/jam.
Performa ini diklaim setara dengan motor konvensional berkapasitas 125 cc hingga 150 cc. Bedanya, motor listrik ini menawarkan akselerasi instan, suara lebih senyap, dan getaran yang jauh lebih halus.
Menariknya, Velo FV06 juga dilengkapi transmisi dua kecepatan. Fitur ini memungkinkan pengendara memilih mode akselerasi sesuai kebutuhan, baik untuk kelincahan di dalam kota maupun efisiensi saat melaju di jalanan yang lebih lengang.
Jarak Tempuh Hingga 140 Km
Salah satu keunggulan utama Velo FV06 adalah jarak tempuhnya. Motor ini hadir dalam dua varian, yakni GL dan DX, yang dibedakan dari kapasitas baterainya.
Varian standar GL menggunakan baterai lithium 80 Ah yang mampu menempuh jarak hingga 110 kilometer. Sementara varian tertinggi DX dibekali baterai 88 Ah dengan jarak tempuh mencapai 140 kilometer dalam sekali pengisian.
Dengan kemampuan tersebut, Velo FV06 tidak hanya cocok untuk penggunaan harian, tetapi juga untuk perjalanan jarak menengah tanpa perlu sering mengisi daya.
Fitur Modern dan Keamanan Lengkap
Di sektor fitur, Velo FV06 sudah dibekali berbagai teknologi modern. Panel instrumen menggunakan layar TFT 5 inci yang mendukung konektivitas smartphone, sehingga memudahkan pengendara dalam mengakses berbagai informasi.
Motor ini juga sudah menggunakan sistem keyless, memberikan kemudahan sekaligus keamanan saat digunakan.
Untuk sistem pengereman, Velo FV06 dilengkapi rem cakram di roda depan dan belakang serta sistem ABS single channel. Kombinasi ini memberikan kontrol pengereman yang lebih stabil dan aman.
Sementara itu, sektor suspensi mengandalkan garpu teleskopik di bagian depan dan monosok di belakang, yang dirancang untuk memberikan kenyamanan saat melintasi berbagai kondisi jalan.
Harga dan Pilihan Warna
Di pasar China, Velo FV06 dipasarkan dalam dua varian dengan harga yang cukup kompetitif. Varian GL dibanderol sekitar 26.800 yuan atau setara Rp59 jutaan, sedangkan varian DX dijual sekitar 28.800 yuan atau sekitar Rp64 jutaan.
Motor ini tersedia dalam dua pilihan warna menarik, yaitu Fluorite Green dan Graphite Grey, yang semakin menegaskan karakter futuristiknya.
Dengan desain unik, performa mumpuni, serta fitur lengkap, Velo FV06 berpotensi menjadi pilihan menarik di pasar motor listrik global, termasuk Indonesia.
Namun, hingga saat ini belum ada informasi resmi terkait kehadiran motor ini di Tanah Air. Jika masuk, Velo FV06 bisa menjadi alternatif baru bagi konsumen yang menginginkan motor listrik dengan desain berbeda dan performa setara motor konvensional.
Editor : Manda Dwi Agustin