RADAR TULUNGAGUNG - Alva One XP resmi diperkenalkan dalam ajang Indonesia Motorcycle Show (IMS) di JIExpo Kemayoran sebagai versi terbaru dari Alva One. Motor listrik ini hadir dengan sejumlah pembaruan penting yang membuatnya semakin modern dan kompetitif di segmen motor listrik premium.
Kehadiran Alva One XP menjadi bukti bahwa pasar motor listrik di Indonesia terus berkembang. Dengan berbagai peningkatan fitur dan teknologi, motor ini diharapkan mampu menarik minat konsumen yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan.
Desain Segar dengan Pilihan Warna Baru
Secara tampilan, Alva One XP masih mempertahankan desain dasar dari generasi sebelumnya. Namun, perbedaan paling mencolok terletak pada pilihan warna baru yang lebih segar dan menarik.
Terdapat lima pilihan warna yang ditawarkan, yaitu Turquoise, Supernova Black, Casual Blue, Indie Red, dan Hello White. Kombinasi warna ini memberikan kesan lebih modern dan stylish, sehingga lebih eye-catching di jalan.
Speedometer TFT Digital Lebih Canggih
Salah satu peningkatan signifikan pada Alva One XP adalah penggunaan speedometer digital TFT. Layar ini bersifat adaptif, mampu menyesuaikan tampilan antara kondisi siang dan malam.
Saat siang hari, layar akan berubah menjadi lebih terang dengan latar putih, sedangkan saat malam akan menjadi gelap agar nyaman di mata. Informasi yang ditampilkan juga cukup lengkap, mulai dari kecepatan, suhu lingkungan, tegangan baterai, hingga mode berkendara.
Tiga Riding Mode, Performa Lebih Fleksibel
Alva One XP dilengkapi tiga riding mode, yaitu Eco, Normal, dan Sport. Masing-masing mode menawarkan karakter berbeda, baik dari sisi kecepatan maupun efisiensi energi.
Mode Eco memiliki kecepatan maksimal sekitar 47 km/jam dengan jarak tempuh hingga 131 km. Mode Normal mampu mencapai sekitar 72 km/jam dengan jarak tempuh sekitar 84 km. Sementara mode Sport menjadi yang paling bertenaga dengan top speed lebih dari 100 km/jam, meski klaim resminya berada di kisaran 90 km/jam.
Jarak Tempuh Hingga 140 Km dengan Dua Baterai
Motor listrik ini juga menawarkan fleksibilitas penggunaan baterai. Dengan satu baterai, pengguna bisa mendapatkan jarak tempuh yang cukup jauh. Namun, jika menggunakan dua baterai, jaraknya bisa mencapai hingga 140 km.
Baterai ditempatkan di bawah jok dengan tambahan slot untuk baterai kedua. Jika tidak digunakan, ruang tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bagasi tambahan yang cukup luas.
Motor Listrik Lebih Tangguh dan Tahan Cuaca
Perubahan lainnya terletak pada sektor penggerak atau motor listriknya. Meski secara spesifikasi masih sama dengan tenaga maksimal 4 kW dan torsi 46,5 Nm, komponen internalnya telah ditingkatkan.
Perbaikan ini membuat motor lebih tahan terhadap kondisi cuaca ekstrem seperti panas dan hujan, sehingga diharapkan lebih awet dan minim masalah dalam penggunaan jangka panjang.
Fitur Lengkap dan Teknologi Modern
Alva One XP juga dibekali berbagai fitur modern seperti rem cakram dengan sistem Combi Brake System (CBS), lampu LED proyektor, serta konektivitas aplikasi.
Melalui aplikasi, pengguna dapat mengakses berbagai fitur seperti GPS locator, battery monitoring, hingga mencari lokasi charging station. Selain itu, tersedia juga port USB untuk mengisi daya smartphone.
Harga Naik, Tapi Masih Kompetitif
Untuk harga, Alva One XP mengalami kenaikan dibanding generasi sebelumnya. Motor ini dibanderol sekitar Rp38,5 juta on the road Jakarta sebelum subsidi.
Namun, dengan adanya subsidi pemerintah sebesar Rp7 juta, harga yang harus dibayar konsumen menjadi sekitar Rp31,5 juta. Angka ini membuat Alva One XP masih kompetitif dibandingkan motor skutik premium berbahan bakar bensin.
Catatan pada Build Quality
Meski mengalami banyak peningkatan, beberapa catatan masih ditemukan, terutama pada bagian kerapian sambungan bodi yang dinilai belum sepenuhnya presisi.
Namun secara keseluruhan, Alva One XP tetap menjadi salah satu pilihan menarik di segmen motor listrik berkat kombinasi fitur, performa, dan harga yang ditawarkan.
Baca Juga: DPRD Tulungagung Tekankan Kesejahteraan Guru dan Peran Orang Tua untuk Wujudkan Pendidikan Bermutu
Editor : Fadhilah Salsa Bella